OPTIMALISASI FUNGSI LEMBAGA SOSIAL DI KOTA BANDUNG DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENYANDANG DISABILITAS NETRA: Studi Deskriptif di PSBN Wyata Guna Bandung

Farhan Adhitia Warman, - (2018) OPTIMALISASI FUNGSI LEMBAGA SOSIAL DI KOTA BANDUNG DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENYANDANG DISABILITAS NETRA: Studi Deskriptif di PSBN Wyata Guna Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SOS_1405867_Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_SOS_1405867_Table_of_Content.pdf

Download (86kB)
[img] Text
S_SOS_1405867_Abstract.pdf

Download (74kB)
[img] Text
S_SOS_1405867_Chapter1.pdf

Download (168kB)
[img] Text
S_SOS_1405867_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (264kB)
[img] Text
S_SOS_1405867_Chapter3.pdf

Download (202kB)
[img] Text
S_SOS_1405867_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (332kB)
[img] Text
S_SOS_1405867_Chapter5.pdf

Download (118kB)
[img] Text
S_SOS_1405867_Bibliography.pdf

Download (171kB)
[img] Text
S_SOS_1405867_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (73kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya masyarakat penyandang disabilitas netra di Kota Bandung yang belum terberdayakan dan terdapat lembaga yang berperan dalam pemberdayaan yakni PSBN Wyata Guna. Penelitian ini mengungkapkan bagaimana PSBN Wyata Guna menjalankan dan mengoptimalkan fungsinya sebagai lembaga sosial. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan fungsi lembaga sosial dalam pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas netra; 2) Mengetahui proses pelaksanaan pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas netra oleh lembaga sosial di Kota Bandung; 3) Menganalisis kendala-kendala optimalisasi fungsi lembaga sosial di Kota Bandung dalam pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas netra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitif dengan Teknik pengumpulan cara dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa 1) Fungsi dari lembaga sosial PSBN Wyata Guna dalam pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas netra adalah memberikan bimbingan kemampuan keterampilan melalui program rehabilitasi untuk memberdayakan penyandang disabilitas netra; 2) Proses pemberdayaan yang dilakukan oleh PSBN Wyata Guna meliputi beberapa tahap yaitu penyadaran yang dilakukan di kelas dasar observasi, transformasi di kelas lanjutan, dan peningkatan kelas kejuruan. Tahap penyadaran adalah pembentukan perilaku sadar sehingga penyandang disabilitas netra merasa membutuhkan peningkatan kapasitas diri, tahap transformasi adalah tahap pemberian kemampuan serta berbagai macam keterampian yang diperlukan oleh penyandang disabilitas netra, dan tahap peningkatan adalah peningkatan intelektual dan keterampilan sehingga terbentuk kemampuan yang menghantarkan pada kemandirian; 3) Berbagai kendala terjadi sebelum program rehabilitasi sosial dilakukan (kendala sosialisasi), ketika proses pelaksanaan program (kemampuan dan kedisiplinan), serta setelah program selesai dilakukan (penyaluran). ..... This research is motivated by the existence of people with visual disabilities in the city of Bandung that have not been empowered and there are institutions that play a role in empowerment namely PSBN Wyata Guna. This study reveals how PSBN Wyata can run and optimize its function as a social institution. This study aims to 1) Describe the function of social institutions in empowering people with visual disabilities; 2) Knowing the implementation process of empowering people with disabilities by social institutions in Bandung City; 3) Analyzing the constraints of optimizing the function of social institutions in the city of Bandung in empowering people with visual disabilities. This study uses a qualitative approach to the technique of collecting methods with interviews, observation and documentation studies. The results of this study note that 1) the function of the PSBN Wyata social institution to empower people with disabilities is to provide skills skills guidance through rehabilitation programs to empower people with visual disabilities; 2) The empowerment process carried out by PSBN Wyata Guna includes several stages, namely awareness raising in the observation base class, transformation in advanced classes, and improvement of vocational classes. The awareness stage is the formation of conscious behavior so that people with visual disabilities feel they need to increase their self capacity, the transformation stage is the stage of giving abilities and various types of skills needed by people with visual disabilities, and the increasing stage is intellectual and skill enhancement so that the ability to deliver independence is developed; 3) Various obstacles occur before the social rehabilitation program is carried out (socialization constraints), when the program implementation process (ability and discipline), and after the program is completed (distribution).

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S SOS FAR o-2018; Pembimbing I. Achmad Hufad, II. Udin Supriadi; NIM : 1405867
Uncontrolled Keywords: Lembaga sosial PSBN Wyata Guna, Pemberdayaan masyarakat, Penyandang disabilitas netra, The Social institutions PSBN Wyata Guna, community empowerment, People with blind disability
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr Tatang Saja
Date Deposited: 18 Sep 2019 02:18
Last Modified: 18 Sep 2019 02:18
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/41627

Actions (login required)

View Item View Item