PENGARUH LATIHAN DRILL SINGLE SHUTTLECOCK DENGAN DRILL MULTI SHUTTLECOCK TERHADAP HASIL PERTANDINGAN NOMOR TUNGGAL PUTERA PADA OLAHRAGA BULUTANGKIS: Studi Eksperimen Pada Usia Latih Pemula di Klub SGS PLN Bandung

Riko Rusdian, - (2018) PENGARUH LATIHAN DRILL SINGLE SHUTTLECOCK DENGAN DRILL MULTI SHUTTLECOCK TERHADAP HASIL PERTANDINGAN NOMOR TUNGGAL PUTERA PADA OLAHRAGA BULUTANGKIS: Studi Eksperimen Pada Usia Latih Pemula di Klub SGS PLN Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_KOR_1304343_Title.pdf

Download (90kB)
[img] Text
S_KOR_1304343_Abstract.pdf

Download (136kB)
[img] Text
S_KOR_1304343_Table_Of_Content.pdf

Download (225kB)
[img] Text
S_KOR_1304343_Chapter1.pdf

Download (169kB)
[img] Text
S_KOR_1304343_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (270kB)
[img] Text
S_KOR_1304343_Chapter3.pdf

Download (336kB)
[img] Text
S_KOR_1304343_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (406kB)
[img] Text
S_KOR_1304343_Chapter5.pdf

Download (135kB)
[img] Text
S_KOR_1304343_Bibliography.pdf

Download (135kB)
[img] Text
S_KOR_1304343_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (320kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini berawal dari gambaran dan analisis penulis mengenai pentingnya menguasi teknik pukulan dalam olahraga bulutangkis. Seorang atlet bulutangkis membutuhkan kemampuan teknik pukulan yang baik untuk mengembalikan shuttlecock ke bidang permainan lawan. Permasalahan yang sering terjadi adalah seorang atlet banyak melakukan kesalahan sendiri, diantaranya pukulannya menyangkut di net, pukulannya keluar dari garis batas permainan lawan sehingga masalah tersebut menjadi keuntungan untuk lawan sendiri. Untuk meminimalisir kesalahan dan meningkatkan jumlah pukulan penulis memberikan treatment berupa bentuk latihan drill single shuttlecock dengan drill multi shuttlecock. Metode yang digunakan dalam proses penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pengujian hipotesis uji beda. Sampel pada penelitian ini sebanyak 12 atlet. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah tes bermain dengan cara dipertandingkan, dengan menerapkan sistem setengah kompetisi. Sedangkan teknik pengolahan data dan analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif yaitu nilai rata-rata, simpangan baku dan variansi serta uji hipotesis pre test dengan post test. Berdasarkan rata-rata jumlah pukulan kedua bentuk latihan tersebut pada saat pre test ke post test, menunjukkan peningkatan secara signifikan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa latihan drill single shuttlecock dengan drill multi shuttlecock berpengaruh secara signifikan terhadap hasil pertandingan nomor tunggal putra pada olahraga bulutangkis. penelitian ini sudah dilakukan dengan harapan berguna bagi pelatih atau pembina olahraga bulutangkis.;--- This research originated from the writer's description and analysis of the importance of controlling the blow technique in badminton sport. A badminton athlete needs good blow technique skills to restore the shuttlecock to the opponent's playing field. The problem that often happens is that many athletes make their own mistakes, including the blows on the net, the blow out of the opposing game border so that the problem becomes an advantage for the opponent himself. To minimize errors and increase the number of strokes the author provides treatment in the form of drills single shuttlecock drills with multi-shuttlecock drill. The method used in this research process is experimental method by testing the different test hypothesis. The sample in this study were 12 athletes. The measuring tool used in this research is the play test by way of comparison, by applying a half-competition system. While the technique of data processing and analysis used is descriptive technique that is mean value, standard deviation and variance and test of pre test hypothesis with post test. Based on the average number of blows both forms of exercise during pre test to post test, showed a significant increase. The results of this study states that drill training single shuttlecock with multi-shuttlecock drill significantly affect the results of the men's singles number match on badminton sport. this research has been done with hope useful for coach or builder of badminton sport.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S KOR RIK p-2018; Pembimbing: I. Berliana; NIM: 1304343;
Uncontrolled Keywords: bulu tangkis, drill shuttlekock
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi > Program Studi IKOR
Depositing User: Eva Rufaida Rahman
Date Deposited: 24 Sep 2019 03:13
Last Modified: 24 Sep 2019 03:13
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/41366

Actions (login required)

View Item View Item