PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN TUMBUHAN: Penelitian Tindakan Kelas Dilaksanakan di SDN Pengasinan 01 Kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 Kecamatan Sawangan Kota Depok

Satriani, Tiktik Meika (2013) PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN TUMBUHAN: Penelitian Tindakan Kelas Dilaksanakan di SDN Pengasinan 01 Kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 Kecamatan Sawangan Kota Depok. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PGSD_1106778_TITLE.pdf

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1106778_ABSTRACT.pdf

Download (306kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1106778_TABLE OF CONTENT.pdf

Download (266kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1106778_CHAPTER1.pdf

Download (285kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1106778_CHAPTER2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (331kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1106778_CHAPTER3.pdf

Download (410kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1106778_CHAPTER4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (678kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1106778_CHAPTER5.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1106778_BIBLIOGRAPHY.pdf

Download (186kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1106778_APPENDIX.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (354kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil ulangan harian pertama pada mata pelajaran IPA semester I tahun pelajaran 2012/2013 di kelas IV SD Negeri Pengasinan 01 Kecamatan Sawangan Depok yakni hanya 45% siswa yang mendapat nilai di atas KKM yang telah ditentukan, yaitu 65,0. Minat siswa terhadap pelajaran IPA kurang karena dalam proses pembelajaran guru menggunakan pendekatan yang kurang melibatkan siswa sehingga siswa tidak aktif terlibat selama proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan hasil belajar siswa serta meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model cooperative learning tipe make a match. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrument yang digunakan berupa LKS, tes siklus I, tes siklus II, lembar observasi guru, dan lembar observasi keaktifan siswa. hasil dari pelaksanaan PTK ini adalah terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa ditunjukkan dengan perubahan nilai rata-rata kelas dan ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Terlihat dengan hasil tes pada siklus I nilai rata-rata kelas 63,5 atau sebanyak 57% siswa mencapai nilai KKM dan pada siklus II nilai rata-rata kelas 73,2 atau sebanyak 93% siswa mencapai nilai KKM. Dengan demikian pelaksanaan pembelajaran IPA tentang struktur dan fungsi bagian tumbuhan telah tuntas, karena sudah lebih dari 80% siswa mencapai ketuntasannya. Disarankan bagi teman sesama guru diharapkan dapat menggunakan model cooperative learning tipe make a match sebagai salah satu alternatif untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Sekolah Dasar. This research is motivated low first daily test results in science subjects the first semester of academic year 2012/2013 in the fourth grade at SDN Pengasinan 01 Sawangan Depok where only 45% of students who scored above a predetermined KKM, which is 65.0. Students interest towards science teaching in the learning process less because teachers use less approach engages students so that students are not actively involved during the learning process. The purpose of this research is to improve and enhance the student learning outcomes and increasing student activity in learning process. Learning model used in this study is a type of cooperative learning models make a match. the research method used was Classroom Action Research (CAR), which is conducted in two cycles, each cycle consisting of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Instruments used in the form of worksheets, first cycle test, second cycle test, teacher’s observation sheets, observation and student activity sheet. Result of the implementation of this CAR is an increasing student learning outcomes from the first cycle to the second cycle. Improving student learning outcomes indicated by changes in the value of the average grade and completeness of student learning outcomes from the first cycle to the second cycle. Seen with the results of the tests on the first cycle class average value is 63.5 or as many as 57% of students

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 12 Dec 2013 02:23
Last Modified: 12 Dec 2013 02:23
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/4068

Actions (login required)

View Item View Item