ISOLASI DAN IDENTIFIKASI MOLEKULER BAKTERI SELULOLITIK PENCERNAAN RAYAP (Cryptotermes sp.) MENGGUNAKAN GEN 16S rRNA

Cipta Adi Nugraha, - (2019) ISOLASI DAN IDENTIFIKASI MOLEKULER BAKTERI SELULOLITIK PENCERNAAN RAYAP (Cryptotermes sp.) MENGGUNAKAN GEN 16S rRNA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_BIO_1504609_Title.pdf

Download (3MB)
[img] Text
S_BIO_1504609_Chapter1.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_BIO_1504609_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (586kB)
[img] Text
S_BIO_1504609_Chapter3.pdf

Download (684kB)
[img] Text
S_BIO_1504609_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_BIO_1504609_Chapter5.pdf

Download (316kB)
[img] Text
S_BIO_1504609_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Enzim selulase pada saat ini dibutuhkan dalam berbagai bidang industri seperti tekstil, kertas, dan sakarifikasi selulosa. Enzim selulase merupakan enzim yang dihasilkan oleh bakteri selulolitik. Bakteri selulolitik merupakan bakteri yang bersimbiosis pada pencernaan rayap (Cryptotermes sp.). Identifikasi bakteri selulolitik dilakukan untuk mengetahui spesies bakteri yang mampu menghasilkan enzim selulase. Tujuan penelitian ini untuk mengisolasi bakteri selulolitik dari pencernaan rayap (Cryptotermes sp.) dan mengidentifikasinya secara molekuler. Metode seleksi bakteri selulolitik dilakukan pada medium CMC 1%. Isolat dengan nilai indeks selulolitik kategori sedang dan tinggi diidentifikasi melalui tahapan isolasi DNA, amplifikasi gen 16S rRNA, sekuensing, dan analisis hasil sekuensing dengan tes homologi pada laman NCBI dan EzBiocloud, juga dilakukan analisis pohon filogenetik menggunakan software PAUP. Hasil seleksi pada medium CMC 1% didapatkan semua isolat (15 isolat) merupakan bakteri selulolitik dengan pembentukan zona bening dan lima isolat dengan nilai indeks selulolitik tertinggi yaitu isolat R7-3 (3.72), R4-3 (2.67), R5-3 (2,05), R3-1 (2), dan R1-3 (1,5). Hasil analisis sekuensing gen 16S rRNA menunjukan bahwa isolat R7-3 merupakan Pseudomonas stutzeri, R4-3 dan R1-3 merupakan Achromobacter xylosoxidans, R3-1 dan R5-3 merupakan Achromobacter sp. Kesimpulan yang didapatkan yaitu spesies Pseudomonas stutzeri, Achromobacter xylosoxidans, dan Achromobacter sp. merupakan bakteri selulolitik yang berhasil diisolasi dari pencernaan rayap Cryptotermes sp. Manfaat penelitian ini yaitu mendapatkan spesies bakteri selulolitik yang berpotensi untuk dimanfaatkan dalam proses produksi enzim selulase.;--Cellulase enzymes are currently needed in various industries such as textiles, paper, and cellulose saccharification. Cellulase enzymes are produced by cellulolytic bacteria. Cellulolytic bacteria are symbiotic bacteria in termite (Cryptotermes sp.) gut. The identification of cellulolytic bacteria was performed to determine the species of bacteria that can produce cellulase enzymes. This study was aimed to isolate cellulolytic bacteria of termite digestion (Cryptotermes sp.) and identify them molecularly. Cellulolytic bacterial selection method was performed on 1% CMC medium. Isolates with medium and high cellulolytic index values were identified through the stages of DNA isolation, 16S rRNA gene amplification, sequencing, and analysis of sequencing results with homology tests on NCBI and EzBiocloud pages, also phylogenetic tree analysis using PAUP software. Selection results on 1% CMC medium obtained all isolates (15 isolates) were cellulolytic bacteria with the formation of clear zones and five isolates with the highest cellulolytic index values are R7-3 (3.72), R4-3 (2.67), R5-3 (2 ,05), R3-1 (2), and R1-3 (1.5). The 16S rRNA gene sequencing analysis results showed that isolate R7-3 was Pseudomonas stutzeri, R4-3 and R1-3 were Achromobacter xylosoxidans, R3-1 and R5-3 were Achromobacter sp. The conclusions obtained that the species Pseudomonas stutzeri, Achromobacter xylosoxidans, and Achromobacter sp. are cellulolytic bacteria that have been successfully isolated from the digestion of termites Cryptotermes sp. The benefit of this research is getting cellulolytic bacterial species that have the potential to be utilized in the process of cellulase enzymes production.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: Cryptotermes sp., Bakteri selulolitik, Enzim selulase, Gen 16S rRNA, CMC 1%, Cellulolytic bacteria, Cellulase enzymes, 16S rRNA genes.
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QH Natural history > QH426 Genetics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Biologi > Program Studi Biologi (non kependidikan)
Depositing User: Cipta Adi Nugraha
Date Deposited: 22 Jul 2020 06:41
Last Modified: 22 Jul 2020 06:41
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/40614

Actions (login required)

View Item View Item