SINGKONG DALAM PERSEPSI MASYARAKAT ADAT KAMPUNG CIREUNDEU - CIMAHI : Kajian Antropolinguistik

Nadia Fauzia Yahya, - (2019) SINGKONG DALAM PERSEPSI MASYARAKAT ADAT KAMPUNG CIREUNDEU - CIMAHI : Kajian Antropolinguistik. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_BSI_1503929_Title.pdf

Download (376kB)
[img] Text
S_BSI_1503929_Chapter1.pdf

Download (235kB)
[img] Text
S_BSI_1503929_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (245kB)
[img] Text
S_BSI_1503929_Chapter3.pdf

Download (356kB)
[img] Text
S_BSI_1503929_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (699kB)
[img] Text
S_BSI_1503929_Chapter5.pdf

Download (211kB)
[img] Text
S_BSI_1503929_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (187kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Masyarakat adat Kampung Cireundeu merupakan masyarakat yang berada di Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Kampung Cireundeu ini unik karena menggunakan singkong sebagai makanan pokoknya. Tujuan diadakannya penelitian ini agar masyarakat lain tahu bahwa Kampung Cireundeu memiliki leksikon yang berkaitan dengan singkong, penggunaan leksikon yang berkaitan dengan singkong mencerminkan nilai-nilai kebudayaan, dan agar alat-alat pengolahan singkong tidak punah. Alasan memilih penelitian ini karena di Kampung Cireundeu banyak terdapat leksikon-leksikon yang berkaitan dengan singkong, di antaranya leksikon jenis-jenis singkong, bagian tumbuhan singkong, olahan makanan yang terbuat dari singkong, proses menanam singkong hingga menjadi beras singkong (rasi), dan alat-alat yang digunakan untuk pengolahan singkong yang dapat diteliti karena memiliki nilai-nilai kebudayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropolinguistik dan menggunakan metode kualitatif, yaitu penelitian yang tidak menggunakan angka-angka sebagai inti penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik simak libat cakap dan wawancara. Penelitian ini berisi tahapan analisis data, yaitu mengklasifikasikan data, mendeskripsikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini memuat tiga hal. Pertama, pengklasifikasian bentuk lingual dari leksikon yang berkaitan dengan singkong, yaitu leksikon jenis-jenis singkong, bagian tumbuhan singkong, olahan makanan yang terbuat dari singkong, proses menanam singkong hingga menjadi beras singkong (rasi), dan alat-alat pengolahan singkong berdasarkan bentuk kata dasar, kata berimbuhan, dan frasa yang berkategori nomina dan verba. Kedua, pendeskripsian makna leksikal dan makna kontekstual dari leksikon yang berkaitan dengan singkong. Ketiga, nilai kebudayaan yang muncul berdasarkan leksikon yang berkaitan dengan singkong dalam bahasa Sunda bagi masyarakat adat Kampung Cireundeu.;--The indigenous people of Kampung Cireundeu are people who are in Leuwigajah, South Cimahi District, Cimahi City. Cireundeu village is unique because it uses cassava as its main food. The purpose of this research is to let other people know that Cireundeu Village has a lexicon related to cassava, the use of lexicon related to cassava reflects cultural values, and so that cassava processing tools are not extinct. The reason for choosing this research is because in Cireundeu Village there are many lexicons related to cassava, including lexicon types of cassava, parts of cassava plants, processed foods made from cassava, the process of growing cassava into cassava rice (rasi), and tools of cassava tools used for processing cassava which can be investigated because it has cultural values. This study uses an anthropolinguistic approach and uses qualitative methods, namely research that does not use numbers as the core of the study. This research uses interview and interview. This study contains the stages of data analysis, namely classifying data, describing data, and drawing conclusions. The results of this study include three things. First, the classification of the lingual form of the lexicon associated with cassava, namely lexicon types of cassava, parts of cassava plants, food preparations made from cassava, the process of growing cassava into cassava rice (rasi), and cassava processing tools based on word forms basic, affixed words, and phrases categorized by nouns and verbs. Second, the description of the lexical meaning and contextual meaning of the lexicon related to cassava. Third, cultural values that emerged based on the lexicon associated with cassava in Sundanese for the indigenous people of Kampung Cireundeu.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Uncontrolled Keywords: bahasa, antropolinguistik, leksikon, language, anthropolinguistics, lexicon.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (nonpendidikan)
Depositing User: Nadia Fauzia Yahya
Date Deposited: 23 Jul 2020 09:16
Last Modified: 23 Jul 2020 09:18
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/40582

Actions (login required)

View Item View Item