PENGARUH MODEL CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING) DENGAN LATAR BELAKANG KEMAHIRAN BERBAHASA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS OPINI

Vita Marlina, - (2019) PENGARUH MODEL CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING) DENGAN LATAR BELAKANG KEMAHIRAN BERBAHASA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS OPINI. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_B.IND_1706641_Title.pdf

Download (808kB)
[img] Text
T_B.IND_1706641_Chapter 1.pdf

Download (205kB)
[img] Text
T_B.IND_1706641_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (323kB)
[img] Text
T_B.IND_1706641_Chapter 3.pdf

Download (246kB)
[img] Text
T_B.IND_1706641_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (6MB)
[img] Text
T_B.IND_1706641_Chapter 5.pdf

Download (119kB)
[img] Text
T_B.IND_1706641_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (6MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan menulis opini mahasiswa yang terlihat pada penyusunan argumen dan penggunaan diksi yang kurang tepat. Oleh sebab itu, penelitian dilakukan untuk meningkatkan kemampuan menulis opini mahasiswa menggunakan model CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dengan latar belakang kemahiran berbahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen desain faktorial. Data penelitian dikumpulkan melalui hasil tes menulis opini, lembar tes kemahiran berbahasa, lembar angket menulis dan model pembelajaran, lembar angket kemahiran berbahasa, dan lembar observasi proses penerapan model. Model CORE diterapkan melalui empat tahapan pembelajaran; mengaitkan pengetahuan, mengorgaisasian pengetahuan, mengatur ulang pengetahuan yang didapat, dan memperluas/mengkonstruksi pengetahuan. Penelitian diawali dengan tes kemahiran berbahasa, hasilnya menunjukkan bahwa 48% mahasiswa di kelas eksperimen memiliki kemahiran berbahasa dan 60% mahasiswa di kelas kontrol memiliki kemahiran berbahasa. Hasil temuan penelitian didapatkan dengan tiga kali perlakuan yang menunjukkan bahwa model CORE memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis opini mahasiswa di kelas eksperimen. Pengaruh yang signifikan terlihat pada argumentasi yang sudah terdapat pada tulisan opini mahasiswa. Selain itu, terdapat pula pengaruh kemahiran berbahasa terhadap kemampuan menulis opini, hal tersebut dibuktikan oleh minimnya kesalahan pada aspek kaidah kebahasaan dalam tulisan opini mahasiswa. Namun, tidak terdapat korelasi antara model CORE dengan kemahiran berbahasa yang dimiliki mahasiswa, hal tesebut dibuktikan oleh hasil menulis kelas eksperimen di kelompok kemahiran berbahasa tinggi yang tetap memiliki nilai lebih besar dibandingkan hasil menulis opini kelas eksperimen di kelompok kemahiran berbahasa tinggi. This reasearch is motivated by the lack of skills on students to write opinion that is visible in the preparation of arguments and incorrect use of diction. Therefore this research was conducted to improve the ability to write students’ opinion using CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) model with a background in language proficiency. The methods have been used in this research is factorial design experiment. The research data was collected through the results of an opinion writing test, language proficiency test sheet, a writing questionnaire sheer and a learning model, and an observation sheet for the process of applying the model. The Core model is applied through four steps of learning; linking knowledge, organizing knowledge, re- arranging acquired knowledge, and expanding or constructing knowledge. The research began with language proficiency test; the results showed that 48% students in the experimental class had language proficiency, and students in the control class had 60% language proficiency. The reasearch findings were obtained with three treatments which showed that the CORE model had significant effect on students’ ability to write opinion inside the experimental class. Significant influence is seen on the arguments that are already contained on writing student’s opinion. In addition, there is also the influence of language proficiency on the ability to write opinions, this has been proven by the lack of error on language aspects on writing student’s opinion. However, there is no correlation between the CORE model and language proficiency of the students, this has been proven by the writing results in the experimental class on language proficiency group which still holds greater value than in the control class.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Uncontrolled Keywords: Model CORE, Menulis Opini, Kemahiran Berbahasa.
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Indonesia S-2
Depositing User: vita marlina
Date Deposited: 29 Apr 2020 10:15
Last Modified: 29 Apr 2020 10:15
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/40453

Actions (login required)

View Item View Item