PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN ROUND ROBIN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA JEPANG PADA SISWA KELAS XI SMAN 10 BANDUNG

Tasya Silvia, - (2019) PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN ROUND ROBIN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA JEPANG PADA SISWA KELAS XI SMAN 10 BANDUNG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_JEP_1506512_Title.pdf

Download (383kB)
[img] Text
S_JEP_1506512_Chapter1.pdf

Download (339kB)
[img] Text
S_JEP_1506512_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (540kB)
[img] Text
S_JEP_1506512_Chapter3.pdf

Download (661kB)
[img] Text
S_JEP_1506512_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (939kB)
[img] Text
S_JEP_1506512_Chapter5.pdf

Download (220kB)
[img] Text
S_JEP_1506512_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Bagi pembelajar bahasa Jepang, berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang harus dikuasai. Dalam pembelajaran bahasa Jepang tidak sedikit pembelajar yang kesulitan dalam menguasai keterampilan berbicara. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan mengenai tata bahasa Jepang yang baik, pelafalan yang belum tepat, minimnya penguasaan kosakata dll. Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya keterampilan berbicara bahasa Jepang kelas XI SMAN 10 Bandung. Karena itu diperlukan sebuah model pembelajaran untuk membantu meningkatkan penguasaan keterampilan berbicara tersebut. tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berbicara pembelajar dikelas eksperimen dan kelas kontrol sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran round robin. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni dengan menggunakan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah 24 siswa kelas XI Lintas Minat SMAN 10 Bandung. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan tes lisan dan angket. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (pada taraf signifikan 5%) maka terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kemampuan berbicara bahasa Jepang pembelajar yang menggunakan model pembelajaran round robin dengan pembelajar yang tidak menggunakan model pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil analisis angket dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memberikan tanggapan positif mengenai model pembelajaran round robin dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Jepang.;--For students, speaking skill is one of the language skills that must be mastered. In Japanese learning, many students have difficulty in mastering speaking ability. This problem occurred due to a lack of knowledge about Japanese grammar, mispronounce a word, leak of vocabulary, etc. Therefore, the learning model is essential to improve the mastery of speaking skill. The purposes of this research are to describe students Japanese speaking skill ability in both of experiment class and control class before and after using model round robin. Furthermore, to know students opinion about model round robin after using model round robin. The method used in this research is an actual experiment using pretest-posttest control group design. The sample of this research is 11th graders student in SMAN 10 Bandung. The data of this research are collected using the test and questionnaire. From the analysis which has been done, it can be concluded tcount is higher than ttable (at 5% of significant standard) than there are substantial differences between students Japanese skill ability who using model round-robin and students who didn’t use the model. Based on questionnaire analysis, it can be concluded most of respondents give positive response toward the use model round-robin in improving the ability of Japanese speaking skill.;--日本語学習者にとして、話すのは身につかなければならない言語技能であ る。日本語学習者の中に話す技能を習得しにくい学習者が多い。なぜなら、 学習者の文法力が足りなく、発音が正しくなく、語量力が低いなどである。 そのため、話す技能を向上させるために学習モデルが必要である。本究の 日的はラウンドロビンのモデル使用前と使用後の実験クラスとラウンドロ ビンモデルの学習者の話す能力の比較を説明しようとする。さらに、ラウ ンドロビンのモデルについての学習者の反応も調べる。デザインは pretest-posttest control group を使用した。サンプルは 24 名の SMAN 10 Bandung 二年生である。データ収集はテストとアンケートを使用する。 データ分析によると t-特典は t-表より高いためラウンドロビンのモデルを使 用しない学習者の日本語の話す技能の学習結果の間に相違があるというこ とが分かってきた。アンケートの結果によると、日本語の話す技能を向上 させるためにラウンドロビンのモデル使用は大半の学習者良い反応を得た。

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Round robin; berbicara, bahasa Jepang, speaking skills, Japanese language, ラウンドロビン、話す技能、日本語。
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra > Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang
Depositing User: Tasya Silvia
Date Deposited: 22 Jul 2020 06:56
Last Modified: 22 Jul 2020 06:56
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/40139

Actions (login required)

View Item View Item