KAJIAN KEDIDAKTISAN PADA BUKU ANTOLOGI CERITA RAKYAT ACEH BERNUANSA DAMAI DAN PEMANFAATAN HASILNYA SEBAGAI BUKU PENGAYAAN PENGETAHUAN

Lina Sundana, - (2019) KAJIAN KEDIDAKTISAN PADA BUKU ANTOLOGI CERITA RAKYAT ACEH BERNUANSA DAMAI DAN PEMANFAATAN HASILNYA SEBAGAI BUKU PENGAYAAN PENGETAHUAN. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_PBI_1706769_Title.pdf

Download (503kB)
[img] Text
T_PBI_1706769_Chapter 1.pdf

Download (163kB)
[img] Text
T_PBI_1706769_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (322kB)
[img] Text
T_PBI_1706769_Chapter 3.pdf

Download (168kB)
[img] Text
T_PBI_1706769_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (829kB)
[img] Text
T_PBI_1706769_Chapter 5.pdf

Download (288kB)
[img] Text
T_PBI_1706769_Chapter 6.pdf

Download (110kB)
[img] Text
T_PBI_1706769_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (10MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

ABSTRAK KAJIAN KEDIDAKTISAN PADA BUKU ANTOLOGI CERITA RAKYAT ACEH BERNUANSA DAMAI DAN PEMANFAATAN HASILNYA SEBAGAI BUKU PENGAYAAN PENGETAHUAN Lina Sundana NIM 1706769 Latar belakang yang mendasari penelitian ini karena rendahnya moral atau karakter anak saat ini yang menjadi perhatian publik. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengatasi fenomena tersebut menggunakan kedidaktisan. Kedidaktisan merupakan bentuk nomina dari kata sifat “didaktis” yang artinya ‘bersifat mendidik’ sehingga kedidaktisan ada kaitannya dengan pendidikan. Apabila kata didaktis dikaitkan dengan kata sastra, maka didapatkan istilah sastra didaktis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu cerita rakyat yang terdapat pada buku antologi Cerita Rakyat Aceh Bernuansa Damai, sedangkan data penelitian ini adalah bagian-bagian teks yang memuat ungkapan kedidaktisan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi. Hasil analisis ditemukan bahwa (1) cara mengungkapkan kedidaktisan terdiri atas dua cara, yaitu teknik pengungkapan kedidaktisan dan penyajian kedidaktisan. Teknik pengungkapan menggunakan struktur faktual yang baik dan lengkap, meliputi fakta cerita, tema, sarana cerita, sementara penyajian kedidaktisan terdiri atas penyajian yang logis, fokus, konseptual, dan faktual. (2) Isi/ungkapan kedidaktisan berkesesuaian dengan tujuan pendidikan nasional, dimensi budaya, dimensi pengetahuan, dan penggunaan sumber pengetahuan sebagai konflik dan solusi dalam cerita. Cerita rakyat Aceh yang telah dikaji memiliki kadar kedidaktisan II, yaitu ada bagian yang mengandung ungkapan didaktis (ada masalah dan ada solusi didaktis). (3) Keseluruhan isi cerita sudah menggunakan bahasa yang baik, tetapi masih terdapat beberapa kesalahan tata bahasa yang tidak memengaruhi pada perubahan makna. (4) Pemanfaatan hasil kajian kedidaktisan menghasilkan sebuah produk berupa buku pengayaan pengetahuan. Kata kunci: Kedidaktisan, Cerita Rakyat Aceh, Buku Pengayaan Pengetahuan   ABSTRACT RESEARCH OF DIDACTIC LITERATURE IN THE ANTOLOGY BOOK CERITA RAKYAT ACEH BERNUANSA DAMAI AND USE OF THE RESULTS AS A BOOK OF KNOWLEDGE ENRICHMENT Lina Sundana NIM 1706769 The background of this research is due to the low moral or character of the children at this time that is of public concern. Therefore, this research was conducted as a way to overcome this phenomenon using didactical research. Didactical research is a phrase form of the adjective "didactic" which means "to be educational" so that it has something to do with education. If the word didactic associated with the word literature, the term didactic literary is obtained. This type of research is qualitative research. The data sources in this research are folklore texts that found in anthology book of Cerita Rakyat Aceh Bernuansa Damai, while the data of this research are parts of the text which contain an expression of didactic. Data collection technique was carried out by documentation technique. Data analysis method used is content analysis method. The results of the analysis found that (1) the way to express the didactics consists of two ways, namely the technique of disclosing the didactic and the presentation of the didactic. The disclosure technique uses a good and complete factual structures, including the facts of the story, the theme, the means of the story, while the presentation of didactic consists of a logical, focused, conceptual, and factual presentation. (2) The contents/expressions of didactic are in accordance with the objectives of national educations, cultural dimensions, knowledge dimensions, and the use of sources of knowledge as conflicts and solutions in stories. The folklore of Aceh that has been studied has a level of didactic II, that is, there are parts that contain didactic expressions (there are problems and there are didactic solutions). (3) The entire contents of the story already use good language, but there are still some grammatical errors that do not affect the change in meaning. (4) Utilization of the results of this research is a product in the form of a knowledge enrichment book. Keywords: Didactic Literature, Aceh Folklore, Book of Knowledge Enrichment

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Uncontrolled Keywords: Kedidaktisan, Cerita Rakyat Aceh, Buku Pengayaan Pengetahuan
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Indonesia S-2
Depositing User: Lina Sundana
Date Deposited: 11 Mar 2020 09:12
Last Modified: 11 Mar 2020 09:12
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/39313

Actions (login required)

View Item View Item