PERAN PENGELOLA LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (LPM) DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PEMBANGUNAN RUMAH LAYAK HUNI BAGI MASYARAKAT MISKIN :Studi di Kelurahan Setiamanah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi

Argyarini, Devy Swasti (2013) PERAN PENGELOLA LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (LPM) DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PEMBANGUNAN RUMAH LAYAK HUNI BAGI MASYARAKAT MISKIN :Studi di Kelurahan Setiamanah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PLS_0806897_Title.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PLS_0806897_Abstract.pdf

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PLS_0806897_Table_of_Content.pdf

Download (358kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PLS_0806897_Chapter1.pdf

Download (276kB) | Preview
[img] Text
S_PLS_0806897_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (469kB)
[img]
Preview
Text
S_PLS_0806897_Chapter3.pdf

Download (423kB) | Preview
[img] Text
S_PLS_0806897_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (831kB)
[img]
Preview
Text
S_PLS_0806897_Chapter5.pdf

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PLS_0806897_Bibliography.pdf

Download (183kB) | Preview
[img] Text
S_PLS_0806897_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (260kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran yang dilakukan pengelola LPM Setiamanah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sebagai upaya untuk menciptakan rumah layak huni dengan sasaran masyarakat miskin. Hal ini dikarenakan masih banyaknya kepala keluarga yang belum memiliki rumah layak huni dan mayoritas masyarakat tersebut bermata pencaharian buruh dan pedagang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program pembangunan rumah layak huni melalui: 1) kondisi objektif LPM Kelurahan Setiamanah dalam program pembangunan rumah layak huni, 2) strategi pengelola LPM dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat miskin, 3) langkah-langkah pengelola LPM dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat miskin, dan 4) faktor pendukung dan penghambat dialami oleh pengelola LPM dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat miskin Konsep dan teori yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat, organisasi masyarakat, partisipasi masyarakat, pembangunan rumah layak huni, dan PLS sebagai pendekatan pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa angket diberikan kepada 20 orang sasaran, wawancara dilakukan kepada tiga orang, observasi, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kondisi objektif LPM sudah memenuhi kelengkapan administrasi yang cukup baik, hanya visi misi yang belum lengkap. Strategi pengelola LPM adalah menciptakan suasana partisipasi melalui kepercayaan masyarakat untuk terlibat dalam program serta pelibatan perangkat masyarakat.untuk itu dibuat kontrak kerja agar sumber daya manusia dapat bekerja lebih efektif. Langkah-langkah pengelola LPM dilakukan melalui: 1) perencanaan yaitu peran edukasional pengelola LPM melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan hak dan kewajiban dalam pelaksanaan program dan pelibatan dalam segala aspek kebutuhan program, 2) pelaksanaan yaitu peran fasilitatif pengelola LPM dengan memotivasi masyarakat untuk mencari dana tambahan merenovasi rumah dan keterlibatan organisasi sosial sebagai wadah pemeliharaan program, dan 3) evaluasi yaitu peran pengelola LPM melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat sehingga terlihat masyarakat yang sudah dan belum siap menerima bantuan program. Faktor pendukung pengelola LPM berasal dari SDM pengelola LPM dan kerja sama dengan networking yang sudah lama terjalin. Faktor penghambat berasal dari kepengelolaan yang berpusat pada ketua, program yang berjalan apabila bantuan turun, dan masyarakat tertentu belum siap menerima bantuan program. Dengan demikian program pembangunan rumah layak huni berhasil dilaksanakan. This study examines the role that made Setiamanah LPM managers in increasing public participation in an effort to create livable homes targeting the poor. This is because there are many families who do not have appropriate housing and the majority of the community livelihood of workers and traders. The purpose of this study was to obtain data and information to improve community participation in development programs appropriate housing through: 1) objective conditions LPM Sub Setiamanah development programs appropriate housing, 2) LPM management strategies to improve community participation in the development of appropriate housing for the poor, 3) LPM management measures to improve community participation in the development of appropriate housing for the poor, and 4) supporting factors and obstacles experienced by LPM manager to improve community participation in the development of appropriate housing for the poor. Concepts and theories used is community empowerment, community organizations, community participation, livable housing, and PLS as a community empowerment approach. The method used in this study is a qualitative method. Data collection techniques such as questionnaires given to 20 people targeted, interviews were conducted at three people, observation, documentation studies, and literature study. Based on these results it is concluded that the objective conditions LPM meets the administrative requirements were pretty good, just a vision, mission incomplete. LPM management strategy is to create an atmosphere of participation through public trust to be involved in the program as well as the involvement of the employment contract was made masyarakat.untuk human resources in order to work more effectively. LPM management measures through: 1) the role of educational planning manager LPM through increasing public awareness of rights and responsibilities in the implementation of programs and involvement in all aspects of program needs, 2) implementation of the facilitative role of the LPM managers motivate people to seek additional funding to renovate the house and the involvement of social organizations as a means of maintenance program, 3) evaluation of the role of managers LPM direct approach to the public so it looks communities that already and not yet ready to accept assistance program. Factors supporting managers from HR managers LPM LPM networking and cooperation with long-established. Inhibitory factor derived from kepengelolaan centered chairman, who runs an aid program down, and some people not ready to accept aid program. Thus, appropriate housing development program is successfully implemented.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 09 Dec 2013 05:23
Last Modified: 09 Dec 2013 05:23
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/3894

Actions (login required)

View Item View Item