PERANCANGAN PASAR KULINER

Jeffriyono Sipahutar, - (2018) PERANCANGAN PASAR KULINER. D3 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_TA_1102937_Title.pdf

Download (58kB)
[img] Text
S_TA_1102937_Tabel_of_Content.pdf

Download (87kB)
[img] Text
S_TA_1102937_Abstract.pdf

Download (92kB)
[img] Text
S_TA_1102937_Chapter1.pdf

Download (78kB)
[img] Text
S_TA_1102937_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (396kB)
[img] Text
S_TA_1102937_Chapter3.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_TA_1102937_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img] Text
S_TA_1102937_Chapter5.pdf

Download (541kB)
[img] Text
S_TA_1102937_Bibliography.pdf

Download (64kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Sebagai kota yang dikenal dengan produk kuliner, Bandung memerlukan adanya sebuah pusat kuliner sebagai sarana untuk mempromosikan berbagai jenis produk kuliner. Perkembangan tempat penjualan produk kuliner di Kota Bandung masih bersifat sporadik. Pembuatan pusat kuliner dalam wujud pasar tradisional berdasar pada alasan bahwa Pasar Kuliner Bandung harus mampu mewadahi kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat secara bersamaan karena kegiatan di dalam sebuah kawasan pusat kuliner bukan hanya terbatas pada jual beli makanan tetapi juga interaksi antara orang-orang yang ada di dalamnya. Konsep besar tapak Pasar Kuliner secara umum adalah menciptakan sebuah wadah selebrasi kuliner lokal Bandung dalam wujud sebuah Pasar yang berfungsi sebagai ruang publik dan memiliki nilai wisata. Sebagai sebuah pasar yang secara khusus menjual komoditas kuliner, kegiatan utama yang direncanakan di dalam Pasar Kuliner adalah jual-beli dan memakan berbagai jenis produk makanan. Sebagai ruang publik, kawasan pasar kuliner menampung banyak orang sekaligus dengan alur pergerakan yang beragam. Kuliner adalah faktor atraksi utama kawasan didukung oleh ruang publik yang dirancang dengan bentuk yang atraktif dan memiliki pengalaman ruang yang menarik. ..... Despite being popular for it’s culinary scene, Bandung doesn’t have it’s own culinary market place that represent all kind of foods and the city itself. Culinary business development in Bandung has always been and still spreads and grows sporadically. Creating a culinary market place that represent Bandung means creating a place where economic and social activities happen simultaneously. Bandung Culinary Market Place is not just a place for culinary commerce, as long as many people are involved, it will be a public place. Bandung Culinary Market Place is a form of celebration of it’s various kind of culinary commodities as well as a public place with recreation value. As a culinary market place, it’s main function will be culinary product trade and as public place it will provide many space designed with multiple spatial experiences.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (D3)
Additional Information: No. Panggil : S TA JEF p-2018 ; Pembimbing I. Irawan Surasetja, II. Tjahjani Busono ; NIM: 1102937
Uncontrolled Keywords: Pasar Kuliner, Bandung, Pasar, Kuliner, Ruang Publik, Culinary Market Place, Bandung, Culinary, Market Place, Public Space
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan > Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur > D3 Teknik Arsitektur dan Perumahan
Depositing User: Mr Tatang Saja
Date Deposited: 04 Sep 2019 04:54
Last Modified: 04 Sep 2019 04:54
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/38817

Actions (login required)

View Item View Item