PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS III SD MELALUI PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DI BANDUNG

Dinan Hanifa Nugrahaeni, - (2019) PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS III SD MELALUI PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DI BANDUNG. S1 thesis, universitas pendidikan indonesia.

[img] Text
S_PGSD_1502152_Title.pdf

Download (468kB)
[img] Text
S_PGSD_1502152_Chapter1.pdf

Download (219kB)
[img] Text
S_PGSD_1502152_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (271kB)
[img] Text
S_PGSD_1502152_Chapter3.pdf

Download (502kB)
[img] Text
S_PGSD_1502152_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (374kB)
[img] Text
S_PGSD_1502152_Chapter5.pdf

Download (59kB)
[img] Text
S_PGSD_1502152_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (3MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS III SD MELALUI PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DI BANDUNG Oleh Dinan Hanifa Nugrahaeni 1502152 ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi dari kegiatan observasi dan wawancara kepada wali kelas III D di salah satu sekolah negri di Bandung, yaitu lemahnya keterampilan berbicara pada siswa. Data awal yang diperoleh dari hasil observasi baru 10% siswa mampu berbicara, hal ini terlihat pada saat kegiatan pembelajaran siswa lebih banyak diam, ketika guru bertanya siswa tidak merespon, siswa menjawab hanya ketika guru menunjuk siswa tersebut untuk menjawab. Hal tersebut membuat peneliti merasa perlu meningkatkan keterampilan berbicara dengan cara menggunakan metode bermain peran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak II siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi yang dilakukan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini, antara lain pertama, perencanaan penelitian dirancang dengan menggunakan metode bermain peran sesuai dengan langkah-langkah seperti: Pemanasan, memilih partisipan, menyiapkan pengamat, menata panggung, memainkan peran, diskusi dan evaluasi, memainkan peran ulang, diskusi dan evaluasi kedua, dan berbagi pengalaman dan kesimpulan. Kedua, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan metode bermain peran yaitu: siswa membaca dan mengerti teks percakapan, memainkan peran dan mengobservasi, menyimpulkan keseluruhan penampil dan isi dari teks yang diceritakan. Ketiga, merefleksi kendala yang ditemukan pada setiap siklus serta mengatasi kendala tersebut pada siklus selanjutnya. Keempat, setelah diterapkannya metode bermain peran siswa mengalami perubahan yang positif yaitu keterampilan berbicara siswa meningkat. Peningkatan ini dapat dari nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 69,4 dengan ketuntasan 56% dan pada siklus II rata-rata nilai menunjukkan 79,4 dengan ketuntasan 92%. Hal tersebut mencerminkan ketercapaian seluruh indikator keterampilan berbicara. IMPROVING SPEAKING SKILLS OF ELEMENTARY STUDENTS GRADE III THROUGH THE APPLICATION OF ROLE-PLAY METHOD IN BANDUNG Created by Dinan Hanifa Nugrahaeni 1502152 ABSTRACT This research driven by observations and interviews with the guardians of grade III D in Bandung state schools, that is was of speaking skills in students. Initial data gained from observations only 10% of students were able to speak, it seen when the learning activities of students more silent, when the teacher asks, students did not respond, students answered only when the teacher appointed the student. This made researchers need to improve their speaking skills by role-playing method. The method used was Classroom Action Research (CAR) which conducted in II cycles. Data collection techniques carried out through tests, interviews, observations, field notes, and documentation in each cycle. The results of this research first, research planning designed using role-playing method in accordance with steps such as: Warming up, selecting participants, preparing observers, setting stage, playing-roles, discussing and evaluating, replaying roles, second discussing and evaluating, share experiences and conclusions. Second, learning activities implementation with role-playing method, namely: students read and understand scenario, role play and observe, conclude the whole observer and contents of text being told. Third, reflecting difficulties found in each cycle and overcoming difficulties in next cycle. Fourth, after the implementation of role-playing method student’s involvement positive changes, namely students' speaking skills increase. This increase from the average value of students in the first cycle is 69.4 with 56% completeness and in second cycle the average value shows 79.4 with 92% completeness. This reproduces the achievement of all indicators of speaking skills.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S PGSD DIN p-2019; Pembimbing: I. Babang Robandi, II. Effy Mulyasari; NIM: 1502152
Uncontrolled Keywords: Keterampilan berbicara, sekolah dasar
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Dinan Hanifa Nugrahaeni
Date Deposited: 14 Feb 2020 07:13
Last Modified: 14 Feb 2020 07:13
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/38759

Actions (login required)

View Item View Item