STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT CINA BENTENG DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MULTIKULTURAL: Studi Kasus pada Masyarakat Cina Benteng di Kota Tangerang

Rizka Lilis Karina, - (2018) STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT CINA BENTENG DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MULTIKULTURAL: Studi Kasus pada Masyarakat Cina Benteng di Kota Tangerang. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SOS_1406161_Title.pdf

Download (61kB)
[img] Text
S_SOS_1406161_Abstract.pdf

Download (181kB)
[img] Text
S_SOS_1406161_Table_of_Content.pdf

Download (297kB)
[img] Text
S_SOS_1406161_Chapter1.pdf

Download (213kB)
[img] Text
S_SOS_1406161_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (472kB)
[img] Text
S_SOS_1406161_Chapter3.pdf

Download (352kB)
[img] Text
S_SOS_1406161_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (713kB)
[img] Text
S_SOS_1406161_Chapter5.pdf

Download (346kB)
[img] Text
S_SOS_1406161_Bibliography.pdf

Download (401kB)
[img] Text
S_SOS_1406161_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (197kB)
Official URL: http://www.repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai keberadaan masyarakat multikultural di Kota Tangerang, tepatnya di Pasar Lama Kota Tangerang yang terdiri dari masyarakat suku minoritas yang berasal dari etnis Tionghoa yang dikenal dengan masyarakat Cina Benteng dan suku mayoritas yang terdiri dari etnis Sunda dan Betawi. Masyarakat Cina Benteng dapat diterima di lingkungannya karena memiliki strategi adaptasi yang dipertahankan hingga saat ini. Meskipun lingkungan tersebut rentan terhadap konflik namun hingga saat ini konflik tidak terjadi. Tujuan penelitian ini dapat mengetahui apa saja faktor pendorong masyarakat Cina Benteng memilih hidup ditengah-tengah suku mayoritas, seperti apa bentuk interaksi yang dilakukan oleh masyarakat Cina Benteng sehingga terjadi suatu kerukunan sosial, bagaimana bentuk strategi adaptasi masyarakat Cina Benteng agar dapat melakukan adaptasi di tengah-tengah suku mayoritas dan bagaimana hambatan-hambatan dalam menerapkan strategi adaptasi masyarakat Cina Benteng dalam kehidupan sehari-hari serta upaya mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Alasan penelitian ini dilakukan yakni adanya keberagaman suku yang masih dilestarikan hingga saat ini namun tidak menimbulkan konflik baik internal maupun eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara secara mendalam, observasi, catatan lapangan (field note), studi literatur, dan juga dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan ini yakni: (1) adanya faktor internal dan eksternnal yang mempengaruhi masyarakat Cina Benteng untuk memutuskan tinggal di tengah-tengah suku mayoritas, (2) adanya bentuk interaksi masyarakat sekitar yang membuat konflik di daerah tersebut dapat dihindari, (3) untuk dapat diterima oleh lingkungannya masyarakat Cina Benteng memiliki strategi adaptasi, (4) adanya pemicu timbulnya hambatan dalam menerapkan strategi adaptasi serta upaya mengatasinya.;-- This study discusses the existence of a multicultural society in Tangerang, precisely in the Old Market Tangerang City consisting of public ethnic minority Chinese ethnic Chinese community, known as the Citadel and the ethnic majority consisting of Sundanese and Betawi. Cina Benteng community can be accepted in the environment because of adaptation strategies that maintained to this day. Although the environment is prone to conflict but until now the conflict does not occur. The purpose of this study to find out what the driving factor Cina Benteng community chose to live in the midst of the ethnic majority, what kind of interactions made by the Cina Benteng community leaving a social harmony, how the shape of Cina Benteng community adaptation strategies in order to adapt in the middle of the ethnic majority and how barriers in implementing adaptation strategies Cina Benteng community in everyday life as well as efforts to overcome these obstacles. The reason this research, namely the existence of ethnic diversity that is still preserved today but did not cause both internal and external conflicts. This study used a qualitative approach and case study method. Data collected by conducting in-depth interviews, observation, field notes (field notes), literature, and documentation. Results of research on this, namely: (1) internal factors and eksternnal affecting Chinese society Fortress to decide to stay in the middle of the ethnic majority, (2) the form of community interaction around which made the conflict in the region can be avoided, (3) to be accepted by their environment Cina Benteng community have adaptation strategies, (4) the existence of the triggers of the barriers in implementing adaptation strategies and efforts to overcome them.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S SOS RIZ p-2018; Pembimbing: I. Cecep Darmawan, II. Syaifullah; NIM: 1406161.
Uncontrolled Keywords: Keberagaman Suku, Masyarakat Cina Benteng, Strategi Adaptasi, Diversity Tribe, The Chinese Society of Citadel, Adaptation Strategies.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mahda
Date Deposited: 04 Sep 2019 04:41
Last Modified: 04 Sep 2019 04:41
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/38319

Actions (login required)

View Item View Item