PEMBIAYAAN BANK UMUM SYARIAH PADA SEKTOR PERTANIAN DI INDONESIA: ANALISIS TINGKAT NON PERFORMING FINANCING SEKTOR PERTANIAN, DANA PIHAK KETIGA, NILAI TUKAR RUPIAH DAN IMBAL HASIL SERTIFIKAT BANK INDONESIA SYARIAH PERIODE OKTOBER 2014 – DESEMBER 2018

Yayu Yuliana, - (2019) PEMBIAYAAN BANK UMUM SYARIAH PADA SEKTOR PERTANIAN DI INDONESIA: ANALISIS TINGKAT NON PERFORMING FINANCING SEKTOR PERTANIAN, DANA PIHAK KETIGA, NILAI TUKAR RUPIAH DAN IMBAL HASIL SERTIFIKAT BANK INDONESIA SYARIAH PERIODE OKTOBER 2014 – DESEMBER 2018. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_EKI_1503866_Title.pdf

Download (844kB)
[img] Text
S_EKI_1503866_Chapter1.pdf

Download (420kB)
[img] Text
S_EKI_1503866_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_EKI_1503866_Chapter3.pdf

Download (315kB)
[img] Text
S_EKI_1503866_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (795kB)
[img] Text
S_EKI_1503866_Chapter5.pdf

Download (297kB)
[img] Text
S_EKI_1503866_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (551kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu berkontribusi positif dalam mewujudkan pembangunan ekonomi Indonesia. Namun, kinerja sektor pertanian dalam tiga tahun terakhir mengalami perlambatan, dan pada jangka panjang akan mengurangi peran sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto. Permasalahan utama sektor pertanian di Indonesia adalah terbatasnya akses permodalan petani, sehingga diperlukan peran institusi perbankan, salah satunya bank umum syariah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan bank umum syariah pada sektor pertanian. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Vector Error Correction Model (VECM) dengan data bulanan periode Oktober 2014 hingga Desember 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang NPF sektor pertanian, DPK dan imbal hasil SBIS berpengaruh negatif signifikan terhadap pembiayaan BUS sektor pertanian, sedangkan nilai tukar rupiah tidak berpengaruh secara signifikan. Dalam jangka pendek yang berpengaruh secara signifikan terhadap pembiayaan BUS sektor pertanian hanya imbal hasil SBIS. Selanjutnya hasil uji Impluse Response Function (IRF) menunjukkan bahwa pembiayaan BUS pada sektor pertanian paling cepat mencapai kestabilan ketika berhadapan dengan guncangan NPF sektor pertanian dan DPK dibandingkan guncangan pada variabel lainnya. Sementara analisis Forecasting Error Variance Decomposition (FEVD) dapat disimpulkan bahwa variabel yang memberikan kontribusi paling besar hingga akhir periode terhadap pembiayaan BUS sektor pertanian adalah pembiayaan BUS sektor pertanian itu sendiri. Kata Kunci: Pembiayaan Sektor Pertanian, Bank Umum Syariah, NPF Sektor Pertanian, DPK, Nilai Tukar Rupiah, Imbal Hasil SBIS, VECM ----------- Agriculture sector is one of the sector which has a positive contribute to Indonesian economic depelovment. But the performance of agriculture sector in the last three years ]\has slowed, and in the future will diminish agriculture sector in Product Domestic Bruto. The main problem of agriculture sector in Indonesia is limited access to agricultural capital, therefore Islamic banking have an important role. The aim of this research is to analyze factors that influence a financing of Islamic bank in agriculture sector. Methodology of this research is Vector Error Correction Model with Islamic banking financial report from October 2014 until December 2018. The result of this research shows in the long term, Non Performing Financing in the agriculture sector, third-party funds and yield of bank Indonesia sharia certificate have a negative influence toward Islamic banking financing in agriculture sector, while the rupiah exchange rate has no significant effect. In the short term bonus of SBIS has a significant influence on financing Islamic banks in the agricultural sector. And then, result of Impluse Response Function (IRF) tests shows that NPF in agriculture sector and third-party funds is faster in stabilizing Islamic banking financing in agriculture sector, while analysis of Forecasting Error Variance Decomposition (FEVD) conclude that variable which give a big contribution until the last periode toward Islamic banking financing in agriculture sector is Islamic banking financing in agreculture sector itself. Keywords: Islamic Bank, Financing of the Agricultural Sector, NPF Agriculture Sector, Third-Party Funds, Rate of Exchange, Yield of Bank Indonesia Sharia Certificate, VECM.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S EKI YAY p-2019 ; Pembimbing: I. Agus Rahayu, II. Neni Sri Wulandari ; NIM: 1503866
Uncontrolled Keywords: Pembiayaan Sektor Pertanian, Bank Umum Syariah, NPF Sektor Pertanian, DPK, Nilai Tukar Rupiah, Imbal Hasil SBIS, VECM
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis > Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam
Depositing User: Yayu Yuliana
Date Deposited: 11 Dec 2019 07:44
Last Modified: 11 Dec 2019 07:44
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/38270

Actions (login required)

View Item View Item