PERANAN WANGARI MAATHAI DALAM MENYELESAIKAN KRISIS LINGKUNGAN DI KENYA MELALUI GREEN BELT MOVEMENT : Tahun 1990 – 2004

Risal Maulana, - (2019) PERANAN WANGARI MAATHAI DALAM MENYELESAIKAN KRISIS LINGKUNGAN DI KENYA MELALUI GREEN BELT MOVEMENT : Tahun 1990 – 2004. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SEJ_1504948_Title.pdf

Download (860kB)
[img] Text
S_SEJ_1504948_Chapter1.pdf

Download (120kB)
[img] Text
S_SEJ_1504948_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (148kB)
[img] Text
S_SEJ_1504948_Chapter3.pdf

Download (151kB)
[img] Text
S_SEJ_1504948_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (655kB)
[img] Text
S_SEJ_1504948_Chapter5.pdf

Download (126kB)
[img] Text
S_SEJ_1504948_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (476kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Skripsi berjudul “Peranan Wangari Maathai Dalam Menyelesaikan Krisis Lingkungan Di Kenya Melalui Green Belt Movement (Tahun 1990 – 2004)”. Masalah utama yang diangkat dalam skripsi ini adalah “Bagaimana Perjuangan Wangari Maathai dalam mengatasi Deforestasi di Kenya?”. Dari masalah utama tersebut kemudian dibagi menjadi tiga pertanyaan yaitu: (1) Bagaimana latar belakang kehidupan Wangari Maathai?; (2) Bagaimana upaya yang dilakukan Wangari Maathai bersama Green Belt Movement dalam menyelesaikan krisis lingkungan di Kenya?; (3) Bagaimana dampak yang diberikan oleh Green Belt Movement di bawah kepemimpinan Wangari Maathai terhadap kelangsungan hidup masyarakat Kenya?. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode historis, dilakukan melalui empat tahapan yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Untuk memperdalam analisis, peneliti menggunakan bantuan dari ilmu politik dan teori ekofeminisme. Peneliti juga mengkaji sumber-sumber yang relevan dengan tema penelitian. Wangari Maathai merupakan seorang aktivis lingkungan dan pejuang kesetaraan hak perempuan Kenya. Perjuangan yang dilakukan oleh Wangari Maathai berawal dari kekhawatirannya terhadap keadaan lingkungan Kenya yang rusak akibat adanya deforestasi. Menanam pohon menjadi aktivitas rutin yang dilakukan oleh Maathai bersama Green Belt Movement sebagai gerakan yang berorientasi pada penghijauan kembali wilayah Kenya sebagai salah satu upaya menanggulangi deforestasi. Aktivitas menanam pohon ini sangat berguna bagi masyarakat dengan membantu meyediakan kayu bakar untuk kebutuhan sehari-hari. Tergabung dengan National Council Women of Kenya atau dikenal dengan NCWK. Kata Kunci: Deforestasi, Green Belt Movement,Konservasi hutan, Wangari Maathai ABSTRACT The mini thesis entitle “Peranan Wangari Maathai Dalam Menyelesaikan Krisis Lingkungan Di Kenya Melalui Green Belt Movement (Tahun 1990 – 2004)” The main problem raised in this thesis is "How is Wangari Maathai's struggle in dealing with deforestation in Kenya?". The main problems are then divided into three questions, namely: (1) What is the background of the life of Wangari Maathai ?; (2) What efforts did Wangari Maathai and the Green Belt Movement make in resolving the environmental crisis in Kenya ?; (3) What is the impact of the Green Belt Movement under Wangari Maathai's leadership on the survival of the Kenyan community? The research method used by researcher is the historical method, carried out through four stages namely heuristics, criticism, interpretation and historiography. To deepen the analysis, researchers used assistance from political science and ecofeminism theory. The researcher also reviews sources that are relevant to the research theme. Wangari Maathai is an environmental activist and champion of Kenyan women's equality. The struggle carried out by Wangari Maathai originated from his concern about the state of Kenya's environment damaged by deforestation. Planting trees is a routine activity carried out by Maathai with the Green Belt Movement as a movement that is oriented towards reforesting Kenya as an effort to tackle deforestation. This tree planting activity is very useful for the community by helping to provide firewood for their daily needs. Joined with the National Council of Women of Kenya or known as NCWK. Keyword: Deforstation, Forest Conservation, Green Belt Movement, Wangari Maathai.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S SEJ r-2019 ; Pembimbing: I. Nana Supriatna, II. Murdiyah Winarti ; NIM: 1504948
Uncontrolled Keywords: Deforestasi, Green Belt Movement ,Konservasi hutan, Wangari Maathai
Subjects: D History General and Old World > DT Africa
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Risal Maulana
Date Deposited: 29 Nov 2019 01:25
Last Modified: 29 Nov 2019 01:25
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/38213

Actions (login required)

View Item View Item