HUBUNGAN ANTARA PROBLEM SOLVING APPRAISAL DENGAN PENYESUAIAN DIRI NAPI ANAK : Studi Korelasi pada Napi Anak Penghuni Lapas di Bandung

Septiani, Novi (2013) HUBUNGAN ANTARA PROBLEM SOLVING APPRAISAL DENGAN PENYESUAIAN DIRI NAPI ANAK : Studi Korelasi pada Napi Anak Penghuni Lapas di Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PSI_0800930_Title.pdf

Download (538kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0800930_Abstract.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0800930_Table_Of_Content.pdf

Download (306kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0800930_Chapter1.pdf

Download (296kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0800930_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (408kB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_0800930_Chapter3.pdf

Download (378kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0800930_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_0800930_Chapter5.pdf

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0800930_Bibliography.pdf

Download (194kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0800930_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_PSI_0800930_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (815kB)
[img] Text
S_PSI_0800930_Appendix3.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Bagi remaja, masuk ke penjara merupakan kehilangan yang berat. Napi anak akan mengalami kehilangan kontrol, kehilangan keluarga, kurangnya stimulasi, bahkan gangguan psikologis. Permasalahan ini akan menyulitkan untuk dapat dihadapi terutama saat mereka berada di dalam penjara. Untuk menyesuaikan diri dengan permasalahan dan situasi tersebut, napi anak membutuhkan problem solving appraisal untuk mendukung penyelesaian masalah yang mereka hadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat adakah hubungan antara problem solving appraisal dan penyesuaian diri pada napi anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara antara problem solving appraisal dan penyesuaian diri pada napi anak penghuni Lapas dengan tingkat korelasi sebesar +0,379. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diartikan bahwa napi anak yang meyakini dirinya sebagai ineffective problem solvers cenderung sulit untuk menyesuaikan diri di Lapas dan napi anak yang meyakini dirinya sebagai effective problem solvers cenderung dapat menyesuaikan diri yang baik di Lapas. For young offenders, imprisonment is severe loss periode. Young inmates would face loss of control, loss of family, lack of stimulation, and even psychological disturbance. All these problems would cause difficulties and being inside prison make them even harder to cope with. To adjust with that kind of problems and situations, young inmates need problem solving appraisal to support them to cope with all of losses. Purpose of this study is to explores ties between problem solving appraisal and adjustment of young inmates. In explore ties between this two variable, author used correlation method with quantitive approach. The Results from this study indicate that problem solving appraisal contribute to young inmates adjustment in correctional institution (prison) with correlation score +0,379. Result of this research means young inmates who believe he is ineffective problem solvers tend to less adjusted in correctional institution (prison) and effective problem solvers tend to have well-adjustment in correctional institution (prison).

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 06 Dec 2013 06:20
Last Modified: 06 Dec 2013 06:20
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/3819

Actions (login required)

View Item View Item