PERAN JURNALIS DALAM MENCEGAH UJARAN KEBENCIAN DI MEDIA SOSIAL SEBAGAI USAHA UNTUK MENINGKATKAN SOLIDARITAS MASYARAKAT MULTIETNIK MELALUI LITERASI MEDIA : Studi Kasus Pada Jurnalis Di Kota Manado

Ricky Engel Mawara, - (2018) PERAN JURNALIS DALAM MENCEGAH UJARAN KEBENCIAN DI MEDIA SOSIAL SEBAGAI USAHA UNTUK MENINGKATKAN SOLIDARITAS MASYARAKAT MULTIETNIK MELALUI LITERASI MEDIA : Studi Kasus Pada Jurnalis Di Kota Manado. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_PKn_1602852_Title.pdf

Download (505kB)
[img] Text
T_PKn_1602852_Abstract.pdf

Download (112kB)
[img] Text
T_PKn_1602852_Table_of_Content.pdf

Download (413kB)
[img] Text
T_PKn_1602852_Chapter1.pdf

Download (744kB)
[img] Text
T_PKn_1602852_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (934kB)
[img] Text
T_PKn_1602852_Chapter3.pdf

Download (492kB)
[img] Text
T_PKn_1602852_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (948kB)
[img] Text
T_PKn_1602852_Chapter5.pdf

Download (298kB)
[img] Text
T_PKn_1602852_Bibliography.pdf

Download (573kB)
[img] Text
T_PKn_1602852_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (321kB)
Official URL: http://www.repository.upi.edu

Abstract

Jurnalis memegang peranan penting dalam proses penyaluruan beragam informasi. Sebagai pendidik multi bidang, jurnalis selayaknya memberikan informasi yang mendidik kepada masyarakat luas. Literasi media pun tak lepas dari tanggung jawab jurnalis. Mengingat jurnalis memiliki fitur covering both side yang berfungsi untuk memverifikasi kebenaran sebuah informasi, guna menangkal berbagai informasi palsu, juga informasi yang bernuansa ujaran kebencian yang bersifat memprovokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran jurnalis dalam proses pengkonstruksian warga negara yang cerdas bermedia sosial melalui literasi media. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) Proses pengkonstruksian warga negara yang melek media sosial di kota Manado dilakukan dengan cara menyajikan berita yang meneduhkan suasana, menghindari berita bombastis yang cenderung terkesan memprovokasi, serta berita yang disertai dengan solusi, juga dengan menggelar workshop, melalui program goes to school dan goes to campus. (2) Kurangnya pengetahuan tentang dampak hate speech, Undang-Undang ITE, terlalu responsif terhadap sebuah informasi yang sensitif, dendam pribadi kepada pihak-pihak tertentu, merupakan alasan-alasan mengapa warga Manado memposting ujaran kebencian. (3) Banyak masyarakat belum memahami beragam informasi yang beredar luas di media sosial. Informasi-informasi ini berpotensi bisa menyesatkan pemikiran mereka, bahkan pada akhirnya bisa berujung pada pertikaian antar masyarakat akibat beradu argumentasi yang bersifat negatif di media sosial. Inilah yang mendasari mengapa literasi media begitu urgen dalam mencegah ujaran di kota Manado.;--Journalists play an important role in the process of diverse information dissemination. As multi-field educators, journalists should provide educational information to the public at large. Media literacy can not be separated from the responsibility of journalists. Given that journalists have a feature covering both side that serves to verify the truth of information, to counteract various false information, as well as information that nuanced provocative hatred. This study aims to identify the role of journalists in the process of constructing intelligent citizens social media through media literacy. The approach used in this research is qualitative by using case study method. The results of the study found that (1) The process of constructing citizens who are literate social media in Manado city conducted by presenting the news that make the atmosphere, avoiding the bombastic news which tend to be provoked, and the news accompanied by solution, also by holding workshop, through program goes to school and goes to campus. (2) Insufficient knowledge of the impact of hate speech, information laws and electronic transactions, being overly responsive to sensitive information, personal vendetta to certain parties, are the reasons why people in Manado post hate speech. (3) Many people have not understood the wide variety of information circulating in social media. This information could potentially mislead their thinking, even in the end it could lead to interpersonal dispute as a result of negative arguments in social media. This is what underlies why media literacy is so urgent in preventing speech in the city of Manado.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil : T PKn RIC p-2018; Pembimbing : I. Endang Danial AR; NIM : 1602852.
Uncontrolled Keywords: Jurnalis, Media Sosial, Literasi Media, Journalist, Social Media, Media Literacy.
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Kewarganegaraan S-2
Depositing User: Cintami Purnama Rimba
Date Deposited: 09 Aug 2019 06:59
Last Modified: 09 Aug 2019 06:59
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/37438

Actions (login required)

View Item View Item