REALISASI METAPRAGMATIK PADA ANAK USIA DINI

Indah Melisa, - (2018) REALISASI METAPRAGMATIK PADA ANAK USIA DINI. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_LING_1502446_Title.pdf

Download (92kB)
[img] Text
T_LING_1502446_Abstract.pdf

Download (197kB)
[img] Text
T_LING_1502446_Table_of_content.pdf

Download (137kB)
[img] Text
T_LING_1502446_Chapter1.pdf

Download (337kB)
[img] Text
T_LING_1502446_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (564kB)
[img] Text
T_LING_1502446_Chapter3.pdf

Download (245kB)
[img] Text
T_LING_1502446_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (382kB)
[img] Text
T_LING_1502446_Chapter5.pdf

Download (134kB)
[img] Text
T_LING_1502446_Bibliography.pdf

Download (213kB)
[img] Text
T_LING_1502446_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (467kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bentuk metapragmatik yang direalisasikan oleh anak usia 4-6 tahun. Selain itu, mengetahui fungsi dari bentuk metapragmatik yang direalisasikan oleh anak usia 4-6 tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui upaya yang ingin ditunjukkan anak usia 4–6 tahun untuk bisa berkomunikasi dengan baik terhadap lawan tuturnya. Penelitian ini menggunakan teori metapragmatik eksplisit dari Verschueren (2000). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dalam penelitian ini, ditemukan bentuk metapragmatik yang didominasi oleh kategori self-referential dan deiksis. Berdasakan kategori tersebut, dalam setiap tuturan anak merujuk pada dirinya sendiri dan sekitarnya. Pada beberapa konteks anak sangat detail dalam menyampaikan sesuatu yang berkaitan dengan tempat, waktu, dan lain-lain. Sementara itu, berdasarkan fungsinya, anak dalam menyampaikan tuturannya lebih didominasi pada bentuk konteks Act sehingga dalam kognisi anak lebih berpengaruh pada hal-hal yang konkrit. Berdasarkan temuan tersebut, penggunaan metapragmatik berpengaruh pada kemampuan literasi anak dalam mengembangkan tuturan yang mereka gunakan dalam bentuk tulisan.;----This study describes the metapragmatic form realized by children aged 4-6 years. In addition, know the function of the metapragmatic form that is realized by children aged 4-6 years. The purpose of this research is to know the effort to be shown by children aged 4-6 years to be able to communicate well to the opponent he said. This study uses explicit metapramatic theory from Verschueren (2000). The method used in this research is qualitative method. In this study, metapragmatic forms are found that are dominated by self-referential categories and deiksis. Based on the category, in every child's speech refers to himself and his surroundings, in some contexts the child is very detailed in conveying something related to place, time, and others. Meanwhile, based on its function, the child in delivering his speech is more dominated in the context of the Act so that in the child's cognition more influential on the things that concrete. Based on these findings, the use of metapragmatik affects the ability of children's literacy in developing the speech they use in written form.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil : T LING IND r-2018; Pembimbing : I. Eri Kurniawan, II. Wawan Gunawan; NIM. : 1502446.
Uncontrolled Keywords: Metapragmatik, Bentuk Metapragmatik, Konteks, Kognisi, Metapragmatic, Metapragmatic Form, Context, Cognition.
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Linguistik S-2
Depositing User: Isma Anggini Saktiani
Date Deposited: 24 Jul 2019 02:51
Last Modified: 24 Jul 2019 02:51
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/36225

Actions (login required)

View Item View Item