PERKEMBANGAN INDUSTRI TAHU DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI DESA KULUR KECAMATAN MAJALENGKA (1999-2017)

Imas Siti Masitoh, - (2019) PERKEMBANGAN INDUSTRI TAHU DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI DESA KULUR KECAMATAN MAJALENGKA (1999-2017). S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SEJ_1503818_Title.pdf

Download (384kB)
[img] Text
S_SEJ_1503818_Chapter1.pdf

Download (194kB)
[img] Text
S_SEJ_1503818_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (300kB)
[img] Text
S_SEJ_1503818_Chapter3.pdf

Download (269kB)
[img] Text
S_SEJ_1503818_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_SEJ_1503818_Chapter5.pdf

Download (138kB)
[img] Text
S_SEJ_1503818_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (4MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Perkembangan Industri Tahu dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Kulur Kecamatan Majalengka (1999-2017)”. Permasalahan utama yang dibahas dalam skripsi ini yaitu bagaimana perkembangan industri tahu dan dampaknya terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Desa Kulur Kecamatan Majalengka tahun 1999-2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam terkait perkembangan industri tahu baik mengenai awal kemunculannya, upaya yang dilakukan dalam mengembangkan industri tahu, maupun dampak yang terjadi pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Desa Kulur Kecamatan Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis yang meliputi beberapa langkah, yaitu heuristik (pengumpulan sumber) baik sumber lisan maupun tulisan, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Untuk memperdalam analisis, penulis menggunakan pendekatan interdisipliner melalui kajian ilmu sosiologi dan ekonomi. Konsep-konsep yang digunakan seperti industri, masyarakat industri, masyarakat agraris, perubahan sosial, mobilitas sosial, dan lain-lain. Teknik penelitian yang digunakan ialah studi literatur dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa Desa Kulur merupakan pusat industri tahu yang menjadi salah satu industri kecil yang berkembang di Kecamatan Majalengka. Sebelum berkembangnya industri tahu, masyarakat Desa Kulur bercorak agraris. Keberadaan industri tahu terus mengalami perkembangan baik dari jumlah industri maupun dari kuantitas produksinya. Perkembangan yang terjadi pada industri tahu ini telah menimbulkan perubahan terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Desa Kulur. Perubahan tersebut memberikan pengaruh terhadap berbagai aspek sosial ekonomi diantaranya mata pencaharian, pendapatan, tingkat kesejahteraan, tingkat pendidikan, dan gaya hidup masyarakat. Keberadaan industri tahu ini juga telah membuka kesempatan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat sekitar. Kata Kunci: Industri Kecil, Perubahan Sosial Ekonomi, Desa Kulur ABSTRACT This research entitled "The Development of Tahu Industry and Its Impact to the Social Economic Life of Kulur Village, Majalengka Subdistrict (1999-2017)". The main problem discussed in the research was how the development of the tahu industry and its impact to the social economic life of the communities in Kulur Village, Majalengka Subdistrict, 1999-2017. The purpose of the research was to examine more deeply about the development of tahu industry which were the initial appearance, the efforts to develop the tahu industry and also the impacts that happened to the social economic life of Kulur Village, Majalengka Subdistrict. The research method used was historical method which included several steps, namely heuristic (source collection), source criticism, interpretation, and historiography. To deepen the analysis, the author used the interdisciplinary approach through studies in the field of sociology and economics. The author also used the concepts such as industrial, industrial society, agrarian society, social change, social mobility, and others. The study of literature and interview were used as the research technique. According to the result of the research, it could be found that Kulur Village was the center of the tahu industry which was one of the small industries developed in Majalengka Subdistrict. Before the development of the tahu industry, the societies of Kulur village patterned agrarian. The existence of the tahu industry continued to develop both from the number of industries and from the quantity of production. This development in the tahu industry had an impact changes to several social-economic aspects of the communities in the Kulur village. The change affected on job change, income, welfare, education, and community’s lifestyle. The existence of the tahu industry had also opened opportunities for employment and business for the local communities. Keywords: Small Industry, Social Economic Changing, Kulur Village

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S SEJ IMA p-2019 ; Pembimbing : I. Murdiyah Winarti, II. Wawan Darmawan ; NIM : 1503818
Uncontrolled Keywords: Industri Kecil, Perubahan Sosial Ekonomi, Desa Kulur
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Imas Siti Masitoh
Date Deposited: 03 Jul 2019 02:09
Last Modified: 03 Jul 2019 02:09
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/35797

Actions (login required)

View Item View Item