PERAN PANTI WREDHA DALAM PEMENUHAN FUNGSI SOSIALISASI BAGI LANJUT USIA (LANSIA) : Studi Deskriptif di Panti Sosial Tresna Wredha Budi Pertiwi Lengkong Bandung

Melinda Nurmaya, - (2018) PERAN PANTI WREDHA DALAM PEMENUHAN FUNGSI SOSIALISASI BAGI LANJUT USIA (LANSIA) : Studi Deskriptif di Panti Sosial Tresna Wredha Budi Pertiwi Lengkong Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SOS_1403579_Title.pdf

Download (91kB)
[img] Text
S_SOS_1403579_Abstract.pdf

Download (217kB)
[img] Text
S_SOS_1403579_Table_of_content.pdf

Download (220kB)
[img] Text
S_SOS_1403579_Chapter1.pdf

Download (275kB)
[img] Text
S_SOS_1403579_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (367kB)
[img] Text
S_SOS_1403579_Chapter3.pdf

Download (303kB)
[img] Text
S_SOS_1403579_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (480kB)
[img] Text
S_SOS_1403579_Chapter5.pdf

Download (165kB)
[img] Text
S_SOS_1403579_Bibliography.pdf

Download (222kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia khususnya di Kota Bandung, pertambahan jumlah penduduk tersebut akan memicu timbulnya permasalahan bagi lansia jika tidak ditangani dengan serius seperti masalah kemiskinan, lansia telantar, dan rentan mengalami kesakitan baik fisik, maupun psikologis. Kemudian terjadinya perubahan makna tua dalam keluarga masa kini, untuk itu salah satu alternatif pilihan dengan menempatkan lansia tinggal di Panti Wredha. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana peran Panti Wredha dalam upaya pemenuhan fungsi sosialisasi bagi lansia di Panti Sosial Tresna Wredha Budi Pertiwi, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi literatur untuk memperkuat analisis dan hasil temuan penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pertama, dalam melakukan sosialisasi lansia menjalin hubungan dengan orang-orang yang ada di lingkungan panti seperti menjalin hubungan baru dengan teman yang sebaya, dengan petugas, pengurus, dan masyarakat. Kedua, model sosialisasi yang digunakan oleh pengurus panti untuk memfasilitasi lansia bersosialisasi melalui model pelayanan sosial yang di prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar lansia terdiri dari pelayanan fisik, kesehatan, hiburan, keterampilan, bimbingan keagamaan, sosial, dan pelayanan pemakaman. Pola sosialisasi yang dilakukan oleh pengurus panti yaitu sosialisasi ke luar dan ke dalam. Ketiga, cara yang dilakukan oleh lansia dalam rangka memberdayakan diri di lingkungan panti melalui partisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan panti diantaranya kegiatan yang sifatnya rutinan, kegiatan tidak rutinan, melakukan kegiatan secara personal dalam mengembangkan minat serta hobi, lansia juga melakukan aktivitas sehari-hari (activity of daily living) secara mandiri. Model sosialisasi yang dirancang oleh pihak panti dalam rangka pemenuhan fungsi sosialisasi terbukti menjadikan lansia memiliki pribadi yang mandiri, tetap aktif, produktif, sehat, sejahtera, dan bahagia di usia yang tidak lagi muda.---- This research is based on the rising number of elder people in Indonesia especially in Bandung City, the rising number of elderly would stimulate problems to occur for elder people if it is not be handled seriously like poverty issues, the elder people would be displaced, and easy to have health issues both physically and psychology, thus one of the alternatives is placing elder people to live in nursing home. This research is aimed to find out the role of nursing home in accomplishing the function of socialization for elderly in Budi Pertiwi Social and Nursing Home, the researcher used qualitative approach which also used participative observation, in-depth interview, documentation study and literature study as data collection techniques to strengthen analysis and findings of the research. The findings of this research show that, firstly, in socializing the elder people build relationship with people around the nursing home such as having friendship with people in the same age as they are, employees, caretakers and other people. Secondly, the type of socialization used by the nursing home’s caretakers to provide the elderly in socializing through the type of social service that is prioritized to complete the basic needs for elderly consists of physical service, health, entertainment, skill, religious guidance, social and funeral service. Thirdly, elder people are actively participated in all activities that are held by the nursing home which are the routine activities, non-routine activities, having personal activities to develop interest and hobby, also having daily-live activity independently in order to develop themselves in the nursing home environment. The type of socialization that is designed by the employees of the nursing home in order to accomplish the function of socialization is proven to make the elderly have the independent character, stay activated, productive, healthy, prosperous and happy in their elderly lives.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S SOS MEL p-2018 ; Pembimbing: I. Siti Nurbayani, II. Encep Syarief ; NIM: 1403579
Uncontrolled Keywords: Lanjut usia, Panti Wredha, Sosialisasi, Elderly, Nursing Home, Socialization
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr. Arif Rezkyana Nugraha
Date Deposited: 09 May 2019 03:10
Last Modified: 09 May 2019 03:10
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/34772

Actions (login required)

View Item View Item