INTERNALISASI NILAI-NILAI PAMALI SEBAGAI SOCIAL CONTROL PEMUDA KAMPUNG CIREUNDEU

Resmi Putri Sulaeman, - (2018) INTERNALISASI NILAI-NILAI PAMALI SEBAGAI SOCIAL CONTROL PEMUDA KAMPUNG CIREUNDEU. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SOS_1406882_Title.pdf

Download (122kB)
[img] Text
S_SOS_1406882_Abstract.pdf

Download (153kB)
[img] Text
S_SOS_1406882_Table_of_content.pdf

Download (157kB)
[img] Text
S_SOS_1406882_Chapter1.pdf

Download (302kB)
[img] Text
S_SOS_1406882_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (352kB)
[img] Text
S_SOS_1406882_Chapter3.pdf

Download (259kB)
[img] Text
S_SOS_1406882_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (516kB)
[img] Text
S_SOS_1406882_Chapter5.pdf

Download (205kB)
[img] Text
S_SOS_1406882_Bibliography.pdf

Download (258kB)
[img] Text
S_SOS_1406882_Appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (168kB)
[img] Text
S_SOS_1406882_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (176kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh salah satu ungkapan tradisional Sunda yaitu pamali yang sudah tidak banyak digunakan oleh masyarakat Sunda itu sendiri, akan tetapi terdapat satu kelompok masyarakat khususnya pemuda Kampung Cireundeu yang masih menjunjung tinggi hal tersebut, dimana pamali sebagai kearifan lokal berperan sebagai suatu alat dalam membatasi perilaku mereka. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menjelaskan jenispamali yang terdapat di masyarakat Kampung Cireundeu berperan sebagai social control, mendeskripsikan gambaran internalisasi nilai-nilai pamali di kalangan pemuda Kampung Cireundeu dengan menggunakan teori pengendalian sosial Hirschi, dan menjelaskan kendala yang dihadapi serta upaya yang dilakukan untuk melestarikan pamali sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat Kampung Cireundeu. Metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi literatur untuk memperkuat analisis. Sumber data adalah key actors dari masyarakat adat Cireundeu yang terdiri atas tokoh-tokoh masyarakat, beberapa generasi muda dan juga masyarakat biasa. Hasil dari penelitian ini adalah (1) 24 jenis pamali yang ada di Kampung Cireundeu dapat berperan sebagai social control (pengendalian sosial) pemuda, dimana pamali masuk ke dalam jenis pengendalian sosial preventif (pencegahan) (2) Internalisasi nilai pamali terhadap pemuda berjalan baik, dengan melewati tiga tahap yaitu tahap transformasi nilai, tahap transaksi nilai dan tahap transinternalisasi, kemudian terdapat empat faktor mengapa pemuda tidak melanggar pamali tersebut, pertama attachment (kasih sayang), commitment (kesepakatan), involvement (partisipasi diri) dan juga believe (kepercayaan) (3) Adanya kesadaran dari orang tua dan juga tokoh masyarakat untuk terus memberitahu dan menanamkan pamali agar tidak hilang. Penelitian ini berimplikasi terhadap (1) Bidang pendidikan sosiologi, sebagai bahan penyampaian materi mata pelajaran sosiologi yang berkaitan dengan pengendalian sosial dan juga kearifan lokal (2) Masyarakat secara umum untuk membuka wawasan maupun pola pikir bahwa tidak semua pamali hanya mitos belaka, melainkan terdapat nilai yang dapat kita ambil jika kita memang jeli membacanya (3) Penguatan kearifan lokal masyarakat, khususnya bagi masyarakat Sunda.---- The research was distributed by one of the expressions of traditional Sundanese is pamali already not much used by the Sundanese itself, however there is one community groups especially youths of Kampung Cireundeu which still upholding it, where as the pamali local wisdom serves as a tool in restricting their behavior. This research was conducted with the aim for describes the type of pamali in Kampung Cireundeu acts as social control, describe the image of internalization values of pamali among the youth of Kampung Cireundeu using theory Hirschi's social control, and describe the efforts made to preserve local wisdom as the pamaliKampung Cireundeu. The case study method used in this research. Data gathered with interview techniques, observation, study of documentation and literature studies to strengthen the analysis. Data sources are the key actors of indigenous Cireundeu consisting of community leaders, some of the young generation and also the community. The results of this study were (1) 24 kinds of pamali in Kampung Cireundeu can act as youth social control, where pamali are entered into a kind of social control prevention (prevention) (2) Internalization value pamali for youth went well, to go through three phases: the transformation of values, the transaction phase value and phase transinternalisasi, then there are four factors why youth do not violate of pamali, the first attachment (affection), commitment (agreement), involvement (participation themselves) and also believe (trust) (3) lack of awareness of parents and community leaders to continually inform and infuse pamali that is not lost.This study has implications for (1) The field of education sociology, as a material delivery subjects of sociology related to social control and also local knowledge (2) The public in general to broaden and mindset that not all pamali are just a myth, but there is value we can take if we are observant reading (3) Strengthening of indigenous communities, especially for the Sunda people.

Item Type: Tugas Akhir,Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S SOS RES i-2018 ; Pembimbing: I. Elly Malihah, II. Siti Nurbayani ; NIM: 1406882
Uncontrolled Keywords: Pamali, Kearifan lokal, Pengendalian Sosial, Pemuda, Internalisasi, Local wisdom, Social control, Youth, Internalization
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr. Arif Rezkyana Nugraha
Date Deposited: 03 May 2019 09:01
Last Modified: 03 May 2019 09:01
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/34678

Actions (login required)

View Item View Item