HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA

Rizalsen Sirait, - (2017) HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_B.INGG_1503375_Title.pdf

Download (454kB)
[img] Text
T_B.INGG_1503375_Abstract.pdf

Download (223kB)
[img] Text
T_B.INGG_1503375_Table_of_Content.pdf

Download (320kB)
[img] Text
T_B.INGG_1503375_Chapter1.pdf

Download (354kB)
[img] Text
T_B.INGG_1503375_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (780kB)
[img] Text
T_B.INGG_1503375_Chapter3.pdf

Download (320kB)
[img] Text
T_B.INGG_1503375_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (596kB)
[img] Text
T_B.INGG_1503375_Chapter5.pdf

Download (328kB)
[img] Text
T_B.INGG_1503375_Bibliography.pdf

Download (321kB)
[img] Text
T_B.INGG_1503375_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (634kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh asumsi yang menyatakan bahwa kecanduan media sosial terjadi karena kurangnya kontrol diri seseorang. Keberadaan media sosial pun sudah semakin diterima di Indonesia. Data Kominfo pada tahun 2013, jumlah pengguna telah mencapai 82 juta lebih serta menduduki peringkat ke-8 terbesar di dunia, juga menunjukkan bahwa usia 15-19 tahun (pelajar) menjadi pengguna media sosial dengan jumlah terbesar. Secara umum penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dengan kecanduan media sosial pada peserta didik kelas X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi deskriptif, dan desain korelasional. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 10 Bandung dengan sampel penelitian yang ditetapkan sebanyak 228 peserta didik kelas X Tahun Ajaran 2017/2018 yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan koefisien korelasi (r) = - 0,102 yang artinya terdapat hubungan yang negatif antara kontrol diri dengan kecanduan media sosial. Yang artinya semakin tinggi kontrol diri maka kecanduan media sosial semakin rendah, atau sebaliknya. Hubungan keduanya tergolong kategori sangat rendah. ------- The research is motivated by the assumption that social media addiction is due to lack of self-control. The existence of social media has been increasingly accepted in Indonesia. Data Kominfo in 2013, the number of users has reached 82 million more and was ranked the 8th largest in the world, also shows that the age of 15-19 years (students) become the largest social media users. In general, research conducted aims to determine the relationship of self control with social media addiction in class X students. Research using quantitative approach with descriptive study, and correlational design. The study was conducted in SMA Negeri 10 Bandung with the sample of research that was determined as many as 228 students of X Class of School Year 2017/2018 which was determined using simple random sampling. The results showed the correlation coefficient (r) = - 0.102 which means there is a negative correlation between self-control with social media addiction. Which means the higher the self-control of social media addiction is lower, or vice versa. Correlations are both very low categories.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No panggil : S PPB RIZ h-2017; Pembimbing l : Agus Taufiq , ll : Sudaryat Nurdin ; NIM : 1304842
Uncontrolled Keywords: Kontrol Diri, Kecanduan Media Sosial, Remaja
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Psikologi dan Bimbingan
Depositing User: DAM staf
Date Deposited: 16 Jan 2019 10:08
Last Modified: 16 Jan 2019 10:08
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/33392

Actions (login required)

View Item View Item