BIMBINGAN PRIBADI UNTUK MENGEMBANGKAN PENALARAN MORAL : Penelitian Quasi-experiment di Kelas VIII SMPN 2 Ciledug, Kab. Cirebon Tahun Pelajaran 2016/2017

Laras, Palasara Brahmani (2017) BIMBINGAN PRIBADI UNTUK MENGEMBANGKAN PENALARAN MORAL : Penelitian Quasi-experiment di Kelas VIII SMPN 2 Ciledug, Kab. Cirebon Tahun Pelajaran 2016/2017. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_BK_1402585_Title.pdf

Download (264kB)
[img] Text
T_BK_1402585_Abstract.pdf

Download (150kB)
[img] Text
T_BK_1402585_Table_of_content.pdf

Download (164kB)
[img] Text
T_BK_1402585_Chapter1.pdf

Download (198kB)
[img] Text
T_BK_1402585_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (602kB)
[img] Text
T_BK_1402585_Chapter3.pdf

Download (475kB)
[img] Text
T_BK_1402585_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (609kB)
[img] Text
T_BK_1402585_Chapter5.pdf

Download (151kB)
[img] Text
T_BK_1402585_Bibliography.pdf

Download (309kB)
[img] Text
T_BK_1402585_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (314kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus pelanggaran nilai-nilai moral yang terjadi menjurus pada tindakan kriminal yang menggambarkan rendahnya penalaran moral di kalangan masyarakat, khususnya para pelajar. Salah satu upaya dalam mengembangkan penalaran moral peserta didik adalah dengan menggunakan bimbingan pribadi. Penelitian bertujuan menghasilkan bimbingan pribadi yang efektif untuk mengembangkan penalaran moral. Pendekatan, metode dan desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experiment dan desain penelitian non-equivalent pretest-posttest control group design. Pengumpulan data menggunakan instrumen penalaran moral meliputi aspek kepatuhan, kebenaran dan keadilan. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP N 2 Ciledug, Tahun Pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 66 peserta didik (33 peserta didik pada kelas eksperimen dan 33 peserta didik pada kelas kontrol). Hasil penelitian menunjukan bimbingan pribadi efektif untuk mengembangkan penalaran moral, dibuktikan dengan peningkatan skor pada setiap aspek beserta indikatornya. Aspek kepatuhan dengan indikator peraturan sebagai keputusan yang bebas tidak bersifat kaku dan dapat disesuaikan, menghormati peraturan yang disepakati bersama. Aspek kebenaran dengan indikator mengatakan sesuatu yang benar, melihat intensi ketika membuat keputusan benar dan salah. Aspek keadilan dengan indikator melakukan tindakan atas dasar kesamaan hak dan kewajiban. Sedangkan indikator yang tidak signifikan pada aspek keadilan dengan indikator memilih hukuman yang dirasa dapat membuat pelaku menyadari kesalahan dan merubah perilakunya. Rekomendasi penelitian ini ditujukan kepada berbagai pihak di antaranya program studi bimbingan dan konseling, guru bimbingan dan konseling (konselor), dan penelitian selanjutnya.---- The research effected by the large number of cases of violation of moral values that occurred leading to the criminal actions that illustrate the low moral reasoning among the public, especially students. One of the efforts in developing the moral reasoning learners is to use personal guidance. This study aims to produce effective personal guidance to developing moral reasoning. The approach, method and design of research used quantitative approach with quasi-experiment method and research design with non-equivalent pretest-posttest control group design. Data was collected by moral reasoning instruments includes aspects of obedience, truth and justice. The sample in this study were students of class VIII SMP N 2 Ciledug, Lesson Year 2016/2017, which amounted to 66 students (33 students in the experimental class and 33 students in the control class). The results showed personal guidance effective to develop moral reasoning, as evidenced by the improvement of scores on each aspect and its indicators: The aspect of compliance comprised regulatory indicators as a free decision is not rigid and adaptable, respecting mutually agreed rules. The aspect of truth comprised the indicator say something right, looking at the intention when making the right and wrong decisions. Aspects of justice comprised indicators of action on the basis of equality of rights and obligations. indicators were not significant that is on the aspect of justice comprised an indicator to choose the punishment that feels can make doer realize mistakes and change his behavior. Recommendations are shown in the to various guidance and counseling program study, teacher guidance and counseling, and further research.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil: T BK LAR b-2017 ; Pembimbing: I. Juntika Nurihsan, II. Mamat Supriatna ; NIM: 1402585
Uncontrolled Keywords: Moral reasoning, Personal guidance, Penalaran moral, Bimbingan pribadi.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
H Social Sciences > HM Sociology
L Education > L Education (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Bimbingan dan Konseling S-2
Depositing User: Mr. Arif Rezkyana Nugraha
Date Deposited: 04 Jan 2019 08:54
Last Modified: 04 Jan 2019 08:54
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/33271

Actions (login required)

View Item View Item