PENGARUH LATIHAN SHOOTING MENGGUNAKAN MEDIA SHOTLOC TERHADAP HASIL TEMBAKAN DUA ANGKA CABANG OLAHRAGA BOLA BASKET : studi eksperimen terhadap siswa ekstrakurikuler bola basket di SMA Mardiyuana Cianjur

Ardiansyah, Chandra Dwi (2017) PENGARUH LATIHAN SHOOTING MENGGUNAKAN MEDIA SHOTLOC TERHADAP HASIL TEMBAKAN DUA ANGKA CABANG OLAHRAGA BOLA BASKET : studi eksperimen terhadap siswa ekstrakurikuler bola basket di SMA Mardiyuana Cianjur. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_KOR_1301623_Title.pdf

Download (10kB)
[img] Text
S_KOR_1301623_Abstract.pdf

Download (204kB)
[img] Text
S_KOR_1301623_Table_Of_Content.pdf

Download (207kB)
[img] Text
S_KOR_1301623_Chapter1.pdf

Download (221kB)
[img] Text
S_KOR_1301623_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (438kB)
[img] Text
S_KOR_1301623_Chapter3.pdf

Download (519kB)
[img] Text
S_KOR_1301623_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (407kB)
[img] Text
S_KOR_1301623_Chapter5.pdf

Download (271kB)
[img] Text
S_KOR_1301623_Bibliography.pdf

Download (309kB)
[img] Text
S_KOR_1301623_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (990kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Permasalahan yang penulis ajukan pada penelitian ini adalah untuk meneliti lebih jauh mengenai pengaruh latihan shooting menggunakan media shotloc terhadap hasil tembakan dua angka cabang olahraga bola basket, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, penelitian ini masuk dalam bentuk Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Mardiyuana Cianjur yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola basket. Sampling menggunakan Purposive Sampling, dengan kriteria: (1) Siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola basket, (2) mampu melakukan teknik shooting jump shoot, jumlah sampel 22 siswa. Intrumen yang digunakan adalah tes tembakan passing jump shoot yang sudah di validasi, analisis data menggunakan uji t. Hasil analisis menunjukan bahwa: Ada perbedaan hasil menembak shooting setalah melakukan latihan menggunkan shotloc. Dari data hasil uji t dapat dilihat bahwa t hitung lebih besar dari t tabel (-13,239<2,23) hasil ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara latihan menggunakan shotloc dan tanpa menggunakan shotloc. Data kelompok latihan yang menggunakan shotloc memiliki rata-rata 6,91 dan data kelompok latihan yang tanpa menggunakan shotloc rata-rata mencapai 3,91. Kesimpulan latihan shooting dengan menggunakan shotloc mampu meningkatkan hasil tembakan dua angka cabang olahraga bola basket. Besarnya perubahan kemampuan Shooting tersebut dapat dilihat dari perbedaan rata-rata yaitu sebesar 3,00. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan positif terhadap dunia olahraga pada umunya, dan khususnya pada cabang olahraga bola basket. Selain itu diharapkan melalui penelitian ini prestasi atlet akan semakin meningkat. Mengingat untuk berprestasi maka usaha yang harus dilakukan oleh atlet tersebut harus besar disertai dengan keinginannya untuk berprestasi.;---The problem that the author proposes in this research is to examine more about the impact of shooting exercise using Shotloc media towards the result of two-point shoot in Basketball, the method used in this research is experiment method, this research belongs to Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this research is the students of Mardiyuana Senior High School Cianjur who join the extracurricular of Basketball. Purposive Sampling is used as the sampling method with the criteria of: (1) Students who join the extracurricular of Basketball, (2) students are able to execute techniques shooting jump shoot, the number of sample is 22 students. The instrument used is a passing jump shoot test that has been validated, the data were analyzed by using t test. The analysis shows that: There is a difference of shooting results after doing the exercises using Shotloc. From the data of t test result, it can be seen that t count is bigger than t table (-13,239> 2,23). These results show that there is a significant difference between training using Shotloc and without using Shotloc. Training group data using Shotloc has an average of 6.91 and group exercise data without using Shotloc has an average of 3.91. The conclusion of shooting practice by using Shotloc is that it can improve the results of two-point shoot in basketball. The amount of change in shooting ability can be seen from the average difference that is 3.00. The results of this research are expected to provide positive feedback to the world of sports in general, and especially in basketball. It is also expected that through this research, athletes’ achievement will be increasing. Considering that to get achievement the athletes should do big effort and must be accompanied by the desire to get achievement.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S KOR ARD p-2017; Pembimbing : I. Alen Rismayadi; NIM : 1301623.
Uncontrolled Keywords: media shotloc, tembakan dua angka, bola basket
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Kepelatihan
Depositing User: DAM staf
Date Deposited: 20 Dec 2018 08:00
Last Modified: 20 Dec 2018 08:00
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/32890

Actions (login required)

View Item View Item