FUNGSI TOKOH-TOKOH DARI TEKS LUAR DALAM KUMPULAN PUISI EFROSINA KARYA CECEP SYAMSUL HARI: Kajian Semiotika-Intertekstual

Fitrah,, Fajar Muhammad (2016) FUNGSI TOKOH-TOKOH DARI TEKS LUAR DALAM KUMPULAN PUISI EFROSINA KARYA CECEP SYAMSUL HARI: Kajian Semiotika-Intertekstual. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_IND_1103990_Title.pdf

Download (102kB)
[img] Text
S_IND_1103990_Abstract.pdf

Download (58kB)
[img] Text
S_IND_1103990_Table_of_content.pdf

Download (291kB)
[img] Text
S_IND_1103990_Chapter1.pdf

Download (227kB)
[img] Text
S_IND_1103990_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (255kB)
[img] Text
S_IND_1103990_Chapter3.pdf

Download (149kB)
[img] Text
S_IND_1103990_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
S_IND_1103990_Chapter5.pdf

Download (136kB)
[img] Text
S_IND_1103990_Bibliotherapy.pdf

Download (186kB)
[img] Text
S_IND_1103990_Appendix.pdf

Download (127kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Cecep Syamsul Hari adalah salah satu penyair Indonesia yang cukup dikenal masyarakat sastra. Selain menggunakan materi alam untuk menciptakan impresi pada penggambaran suasana puisinya, iakerap menghadirkan tokoh-tokoh dari teks luar. Teks luar tersebut berasal dari literasi Barat dan Timur, baik literasi klasik (mitologi dan dongeng) maupun literasi modern (karya-karya sastra ternama dunia). Kehadiran tokoh-tokoh tersebut dirangkai dalam majas alusi. Beberapa sastrawan menilai puisi-puisi Cecep memiliki keotentikan, baik dari segi bentuk maupun estetika. Penelitian ini bertujuan untuk 1) memperoleh gambaran struktur puisi Cecep Syamsul Hari; 2) mengetahui fungsi kehadiran tokoh-tokoh tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Objek penelitiannya yaitu tiga puisi karya Cecep Syamsul Hari. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur. Teknik analisis berdasarkan kajian semiotika dan intertekstual. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama, gaya tutur menyerupai prosa atau naratif karena pola kalimat menggunakan kalimat luas dengan enjabemen kurang rapi; metafora dan personifikasi dominan menggunakan materi alam; dan aku-lirik dalam tiap puisi terkesan impresif ketika menyampaikan penghayatannya atas peristiwa dan suasana. Kedua, kehadiran tokoh-tokoh dari teks luar berfungsi sebagai penguat citraan suasana dan kesan penghayatan suasana batin yang melankoli sehingga membuat pembaca lebih masyuk ketika membaca puisinya. Tokoh-tokoh tersebut dihadirkan untuk dibandingkan, disetarakan, dan ditentang oleh aku-lirik. Nini Anteh, Sisiphus, Malin, dan Zamzam merupakan tokoh-tokoh yang berpengaruh penting bagi terciptanya makna dan tersampaikannya pandangan ideologis penyair yang tersirat dalam tiga puisi tersebut. ----- Cecep Syamsul Hari is one of the well-known Indonesian poet literary society. In addition to using natural materials to create the impression in the depiction of the atmosphere of the poem, presenting figures from outside the text. The text comes from the outside of the Western and Eastern literacy, literacy both classic (mythology and fairy tales) and modern literacy (literary works of renowned world). The presence of these figures assembled in a figure of speech allusions. Some writers assess the poems Cecep own authenticity, both in terms of form and aesthetics. This study aims to 1) obtain a picture of the structure of poetry Cecep Syamsul Hari; 2) determine the function of the presence of such figures. The method used is descriptive analytic method. The research object of three poems by Cecep Syamsul Hari. The data collection is done with the study of literature. The analysis technique based on the study of semiotics and textual. These results indicate that the first, resembling prose narrative style or narrative for broad patterns of sentences using words with enjabemen less neat; metaphors and personification of the dominant use of natural materials; and I-lyrics in each poem impressed impressive when expressed soul on the events and atmosphere. Second, the presence of leaders from outside the text serves as a reinforcement imagery atmosphere and the impression that the appreciation of the inner atmosphere of melancholy that makes the reader serious when reading his poetry. These figures are presented for comparison, synchronized, and opposed by I-lyrics. Nini Anteh, Sisiphus, Malin, and Zamzam are influential figures important for the creation of meaning and poet ideological views implicit in the three poems

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S IND FIT f-2016; Pembimbing: I. Memen Durachman, II. Nenden Ulis Aisyah; NIM: 1103990
Uncontrolled Keywords: Semiotika, Intertekstual, Puisi., Semiotics, Intertextual, Poetry.
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (nonpendidikan)
Depositing User: Mrs. Santi Santika
Date Deposited: 17 Dec 2018 04:11
Last Modified: 17 Dec 2018 04:11
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/32731

Actions (login required)

View Item View Item