HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DAN EMOTIONAL QUOTIENT PADA PRESTASI KERJA KARYAWAN DIVISI PRODUKSI PT. MEPROFARM BANDUNG

Siburian, Tetty P.W (2013) HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DAN EMOTIONAL QUOTIENT PADA PRESTASI KERJA KARYAWAN DIVISI PRODUKSI PT. MEPROFARM BANDUNG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PSI_0900813_Title.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900813_Abstract.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900813_Table of Content.pdf

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900813_Chapter1.pdf

Download (242kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0900813_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (371kB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900813_Chapter3.pdf

Download (473kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0900813_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (563kB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900813_Chapter5.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900813_Bibliography.pdf

Download (221kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0900813_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT. Meprofarm divisi Produksi. Sebagai produksi obat tentunya sangat membutuhkan karyawan yang berprestasi tinggi di tengah banyaknya produksi obat saat ini. Oleh karena itu hal-hal yang mendukung prestasi kerja karyawan ini adalah lingkungan kerja dan diri karyawan. Maka permasalahan yang dibahas adalah terkait sejauh mana hubungan budaya organisasi dan emotional quotient dengan prestasi kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran tentang budaya organisasi, emotional qoutient, prestasi kerja dan sejauh mana hubungan budaya organisasi dan emotional quotient pada prestasi kerja karyawan divisi Produksi PT. Meprofarm Bandung. Penelitian ini menggunakan metode korelasi deskriptif, teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah penyebaran angket dan studi dokumentasi. Angket yang digunakan adalah menggunakan skala likert. Jumlah anggota populasi adalah 243 karyawan , diambil sampel dengan menggunakan teknik Slovin yaitu sebesar 78 karyawan sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, emotional quotient dan prestasi kerja berada pada kategori sedang. Hasil perhitungan korelasi antara budaya organisasi dengan pretasi kerja adalah 0,240, dan korelasi emotional quotient dengan prestasi kerja adalah 0,211. Budaya organisasi memiliki hubungan yang postif dan signifikan dengan prestasi kerja. Emotional quotient memiliki hubungan yang positif dengan prestasi kerja tetapi tidak signifikan. Sebaiknya perusahaan lebih mengoptimalkan budaya organisasi dan memperhatikan emotional quotient karyawan karena keduanya mempunyai hubungan yang positif dengan prestasi kerja karyawan. Kata kunci : Budaya Organisasi, Emotional Quotient, Prestasi Kerja

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 20 Nov 2013 07:10
Last Modified: 20 Nov 2013 07:10
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/3268

Actions (login required)

View Item View Item