POLA KOMUNIKASI KELUARGA TIRI DALAM RESOLUSI KONFLIK KELUARGA : Studi Kasus pada Dua Keluarga Tiri Batak di Kota Bandung

Sagala, Desy Mariana (2017) POLA KOMUNIKASI KELUARGA TIRI DALAM RESOLUSI KONFLIK KELUARGA : Studi Kasus pada Dua Keluarga Tiri Batak di Kota Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_IKOM_1306700_Title.pdf

Download (114kB)
[img] Text
S_IKOM_1306700_Abstract.pdf

Download (207kB)
[img] Text
S_IKOM_1306700_Table_of_content.pdf

Download (166kB)
[img] Text
S_IKOM_1306700_Chapter1.pdf

Download (241kB)
[img] Text
S_IKOM_1306700_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (371kB)
[img] Text
S_IKOM_1306700_Chapter3.pdf

Download (326kB)
[img] Text
S_IKOM_1306700_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (656kB)
[img] Text
S_IKOM_1306700_Chapter5.pdf

Download (226kB)
[img] Text
S_IKOM_1306700_Bibliography.pdf

Download (227kB)
[img] Text
S_IKOM_1306700_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini akan memaparkan mengenai pola komunikasi keluarga tiri Batak dalam resolusi konflik keluarga. Keluarga tiri yang terdiri dari anak, orang tua kandung, dan orang tua tiri yang awalnya tidak saling mengenal namun harus tinggal satu rumah dan mengambil peran masing-masing. Masalah dalam penelitian ini adalah karena menurut beberapa penenlitian yang dimasukkan dalam penelitian terdahulu, keluarga tiri lebih rentan mendapatkan konflik dibandingkan keluarga kandung, maka dari itu penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola komunikasi dalam keluarga tiri yang rentan dengan streotipe orangtua tiri yang kejam dan jahat. Selain itu penelitian ni juga bertujuan untuk mengetahui gambaran resolusi konflik antar pasangan keluarga tiri dan konflik antara orangtua dan anak. Penelitian yang digunakan ialah metode studi kasus dan pendekatan kualitatif. Teori yang dipakai untuk mendukung jalannya penelitian ini adalah Teori Dialektika Relasional. Adapun partisipan utama dalam penelitian ini adalah dua keluarga tiri Batak, satu keluarga disebabkan oleh perceraian sedangkan satu keluarga tiri terbentuk karena salah satu pasangan meninggal dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus dengan menggunakan teknik wawancara mendalam serta observasi terus terang atau tersamar. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis Milles-Huberman. Hasil penelitian yang telah dilakukan adalah bahwa pola komunikasi pada keluarga tiri Batak cukup unik dan tersamar, intensitas komunikasi jarang, namun dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing saling terlibat, keterbukaan antara anggota keluarga minim namun saling mengakui. Simpulannya, dengan pola komunikasi keluarga tiri yang tersamar atau semu ini, resolusi konflik yang biasa dilakukan adalah kompromi dan diselingi candaan antar anggota keluarga tiri Batak untuk konflik antara suami istri. Sedangkan konflik yang melibatkan seluruh anggota keluarga, pertemuan keluarga serta diselingi lelucon adalah resolusi konflik yang sering dilakukan. ----- This research will describe the communication pattern of Batak step family in family conflict resolution. A stepfamily of children, biological parents, and stepparents who do not know each other must have to live in one house and take on their respective roles. The problem in this study is because according to some penenlitian in previous research, a stepfamily is more prone to conflict from biological family, hence this research done. The purpose of this research is to know the mindset in stepfamily that is susceptible to stereotype. The cruel and evil step. In addition, it is also mandatory to look at the comparative figures of the couples of the stepfamily and the intermediate conflict. Research using case study method and qualitative approach. The theory used to support the course of this research is the Theory of Relational Dialectics. The main participants in this study were two Batak step families, one family caused by a private divorce of a stepfamily formed by one of the world's partners. This study uses a qualitative approach by using a frank observation technique or disguise. The data have been analyzed using Milles-Huberman analysis method. The results of the research have been done is the communication pattern on Batak family is quite unique and disguised, the intensity of communication is rare, but in the implementation of duties and responsibilities of each involved, openness between family members is minimal but print each other. In conclusion, with this disguised or pseudo-step family communication pattern, the usual conflict resolution is compromised and interspersed between the members of the Batak step family for the conflict between husband and wife. While conflicts involving all family members, family gatherings and joke interspersed are frequent resolution of the conflict.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S IKOM SAG p-2017 ; Pembimbing: I. Ridwan Effendi, II. Tito Edy Priandono ; NIM: 1306700
Uncontrolled Keywords: pola komunikasi keluarga, keluarga tiri, dialektika relasional, resolusi konflik. family communication pattern, stepfamily, relational dialectic, conflict resolution.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Mr. Arif Rezkyana Nugraha
Date Deposited: 30 Nov 2018 02:42
Last Modified: 30 Nov 2018 02:42
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/32208

Actions (login required)

View Item View Item