ANALISIS MATERI LANDESKUNDE YANG TERINTEGRASI DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BAHASA JERMAN

Megawardhani, Nadia (2017) ANALISIS MATERI LANDESKUNDE YANG TERINTEGRASI DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BAHASA JERMAN. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_JRM_1305389_Title.pdf

Download (321kB)
[img] Text
S_JRM_1305389_Table_of_Content.pdf

Download (194kB)
[img] Text
S_JRM_1305389_Abstract.pdf

Download (345kB)
[img] Text
S_JRM_1305389_Chapter 1.pdf

Download (462kB)
[img] Text
S_JRM_1305389_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (493kB)
[img] Text
S_JRM_1305389_Chapter 3.pdf

Download (187kB)
[img] Text
S_JRM_1305389_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (2MB)
[img] Text
S_JRM_1305389_Chapter 5.pdf

Download (192kB)
[img] Text
S_JRM_1305389_Bibliography.pdf

Download (363kB)
[img] Text
S_JRM_1305389_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Landeskunde dalam pembelajaran bahasa Jerman merupakan sebuah aspek yang diwujudkan melalui penyampaian pengalaman tentang bahasa dan informasi kebudayaan. Informasi mengenai Landeskunde dalam pembelajaran banyak terdapat pada pemahaman teks maupun kemampuan berkomunikasi secara lisan. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa Landeskunde memiliki peranan yang penting dalam pembelajaran berbahasa. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku Schritte International A1/2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk integrasi Landeskunde dengan keterampilan berbahasa Jerman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif. Melalui metode ini data dikumpulkan, diklasifikasikan dan dianalisis berdasarkan teori dari Penning (1995) dan Europarat (2001). Sebagai hasil penelitian ditemukan 44 materi mengenai Landeskunde yang diklasifikasikan ke dalam delapan kategori tema Landeskunde menurut Penning. Hasil penelitian menunjukkan dalam buku Schritte International A1/2 terdapat 7 aspek dari 8 tema Landeskunde yang dikemukakan Penning (1995). Dalam penelitian ini terdapat 8 aspek tema “Land und Leute”, 14 aspek tema “Alltag und gesselschafliches Leben “, 4 aspek tema “Massen Medien und offentliche Meinung”, 5 aspek tema “Bildung und Wissenschaft”, 6 aspek tema “Wirtschaft und Technik “(6), 2 aspek tema” Geschichte “ dan 6 aspek tema Kulturelles, tetapi tidak terdapat aspek Landeskunde dengan tema “ Staat und Politik. Selain itu, Landeskunde diklasifikasikan ke dalam tiga aspek teori yang dikemukakan oleh Europarat (2001) yaitu Weltwissen (11), Soziokulturelles Wissen (28), dan Interkulturelle Bewusstsein (5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan Landeskunde terintegrasi dengan pembelajaran berbahasa.---------- Landeskunde in learning German is a principle embodied through the delivery of experiences on language and cultural information. Information on Landeskunde in learning is mostly in the understanding of texts as well as the ability to communicate orally. In this case it can be said that Landeskunde has an important role in language learning. Sources of research in this study is Schritte International A1 / 2. The purpose of this research is to know the form of Landeskunde integration with German language skills. The method used in this research is descriptive analysis. Through this method the data were collected, classified and analyzed based on theories of Penning (1995) and Europarat (2001). As a result of the research, 44 material on Landeskunde were classified into eight Landeskunde theme categories according to Penning. The results show that in Schritte International A1 / 2 there are 7 aspects of Landeskunde's 8 themes proposed by Penning (1995). In this research there are 8 aspects of the theme "Land und Leute", 14 aspects of the theme "Alltag und gesselschafliches Leben", 4 aspects theme "Massen Medien und offentliche Meinung", 5 aspects theme "Bildung und Wissenschaft", 6 aspects theme "Wirtschaft und Technik "(6), 2 aspects of the theme" Geschichte "and 6 aspects of the theme of Kulturelles, but there is no Landeskunde aspect with the theme" Staat und Politics. In addition, Landeskunde is classified into three aspects of theory proposed by Europarat (2001) namely Welltwissen (11), Soziokulturelles Wissen (28), and Interkulturelle Bewusstsein (5). The results show that Landeskunde's introduction is integrated with language learning.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S JRM MEG a-2017; Pembimbing: I. Lucky Herliawan. Y. A , II. Pepen Permana; NIM: 1305389
Uncontrolled Keywords: Materi Landeskunde, Pembelajaran, Bahasa Jerman, Material Landeskunde, Learning, German
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman
Depositing User: DAM staf
Date Deposited: 26 Sep 2018 06:23
Last Modified: 26 Sep 2018 06:23
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/31872

Actions (login required)

View Item View Item