MODEL PERHITUNGAN CREDITRISK+ DALAM PEMBIAYAAN MIKRO IB PADA SEKTOR PERTANIAN DI PT. BRI SYARIAH OUTLET UMS KK LEMBANG

Rajiansyah, Cudio Selamet (2017) MODEL PERHITUNGAN CREDITRISK+ DALAM PEMBIAYAAN MIKRO IB PADA SEKTOR PERTANIAN DI PT. BRI SYARIAH OUTLET UMS KK LEMBANG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_EKI_1301509_Title.docx.pdf

Download (995kB)
[img] Text
S_EKI_1301509_Table_of_content.docx.pdf

Download (278kB)
[img] Text
S_EKI_1301509_Abstract.docx.pdf

Download (340kB)
[img] Text
S_EKI_1301509_Chapter 1.pdf

Download (778kB)
[img] Text
S_EKI_1301509_Chapter 2.docx.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (924kB)
[img] Text
S_EKI_1301509_Chapter 3.docx.pdf

Download (826kB)
[img] Text
S_EKI_1301509_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (857kB)
[img] Text
S_EKI_1301509_Chapter 5.docx.pdf

Download (265kB)
[img] Text
S_EKI_1301509_Bibiography.docx.pdf

Download (282kB)
[img] Text
S_EKI_1301509_Appendix.docx.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (4MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Usaha mikro khususnya sektor pertanian merupakan salah satu pusat perhatian dalam pembangunan dan perekonomian Indonesia. Salah satu permasalahan utama disektor pertanian adalah pembiayaan. Perhatian pada usaha bisnis sektor pertanian dianggap kurang, selain itu sektor pertanian memiliki risiko yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penilaian dengan prinsip 5C, risiko pembiayaan syariah pertanian dan perhitungan potensi kerugian pembiayaan syariah sektor pertanian di bank BRI Syariah UMS Outlet KK Lembang. Bank BRI Syariah UMS Outlet KK Lembang merupakan salah satu lembaga syariah yang memberikan alokasi pembiayaan mikro iB ke sektor pertanian. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data dengan menganalisis risiko pembiayaan syariah dilakukan dengan menggunakan tahapan Enterprise Risk Management (ERM) dan metode creditrisk+. Hasil penelitian menunjukan bahwa bank BRI Syariah KK Lembang lebih fokus pada 3C (character, capacity, dan colleteral) serta syariah. Terdapat 31 peristiwa risiko di pembiayaan mikro syariah pada sektor pertanian. Satu peristiwa terdapat pada tingkat unacceptable, tingkat ini merupakan tindakan yang segera dilakukan dan dibutuhkan untuk mengelola risiko, terdapat 1 peristiwa yaitu nasabah gagal bayar. Hal ini bisa terjadi karena usahanya mengalami kebangkrutan, gagal panen pengaruh dari iklim/cuaca, hama dan fluktuaktif harga dipasaran. Potensi kerugian pembiayaan mikro sektor pertanian pada bank BRI Syariah KK Lembang di estimasi cukup tinggi sebesar 91,92%. Tindakan mitigasi risiko yang dapat dilakukan adalah restrukturisasi, pencairan jaminan nasabah secara sukarela atau bersama.---------- Micro-enterprises, especially the agricultural sector is one of the centers of attention in the development and economy of Indonesia. One of the main problems in the agricultural sector is financing. Attention to the agricultural sector businesses are considered less, than that the agricultural sector has a fairly high risk. The purpose of this study was to analyze assessment with the principle of 5C, the risk of Islamic finance agriculture and calculating potential losses in the agricultural sector of Islamic finance BRI Syariah UMS KK Outlet Lembang. Bank BRI Syariah Lembang UMS KK Outlet is one of sharia institutions that provide microfinance iB allocation to the agricultural sector. This study uses primary data and secondary data. This study was conducted by quantitative descriptive method. Data analysis techniques to analyze the risks of Islamic finance is done by using stages Enterprise Risk Management (ERM) and methods creditrisk +. The results showed that BRI Syariah KK Lembang focus on 3C (character, capacity, and colleteral) and sharia. There are 31 events in the risk of Islamic micro financing in the agricultural sector. One incident contained in the unacceptable level, this level is conducted and immediate action is needed to manage the risks, there is one event that a customer fails to pay. This can happen because the business went bankrupt, failing to harvest the influence of climate/weather, pests and fluktuaktif market price. Potential losses in the agricultural sector microfinance bank BRI Syariah KK Lembang in estimates is high at 91.92%. Risk mitigation measures that can be done is restructurin, disbursement of voluntary customer guarantee or together.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: S EKI RAJ m-2017; Pembimbing : I. Eeng Ahman, II. Neni Sri Wulandari; NIM: 1301509
Uncontrolled Keywords: Analisis Risiko, Pembiayaan Syariah, Sektor Pertanian
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis > Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam
Depositing User: DAM staf
Date Deposited: 26 Sep 2018 05:26
Last Modified: 26 Sep 2018 05:26
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/31602

Actions (login required)

View Item View Item