PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS STEM TERHADAP KETERAMPILAN REKAYASA DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI PENCEMARAN UDARA

Lestari, Dini (2017) PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS STEM TERHADAP KETERAMPILAN REKAYASA DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI PENCEMARAN UDARA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_BIO_1305317_Title.pdf

Download (343kB)
[img] Text
S_BIO_1305317_Abstact.pdf

Download (442kB)
[img] Text
S_BIO_1305317_Table_of_content.pdf

Download (430kB)
[img] Text
S_BIO_1305317_Chapter1.pdf

Download (383kB)
[img] Text
S_BIO_1305317_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (443kB)
[img] Text
S_BIO_1305317_Chapter3.pdf

Download (664kB)
[img] Text
S_BIO_1305317_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (662kB)
[img] Text
S_BIO_1305317_Chapter5.pdf

Download (341kB)
[img] Text
S_BIO_1305317_Bibliography.pdf

Download (420kB)
[img] Text
S_BIO_1305317_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (6MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Salah satu upaya yang mulai dilakukan untuk meningkatkan kualitas kemampuan peserta didik ialah dengan pembelajaran berbasis STEM yang merupakan integrasi dari keempat disiplin ilmu Science, Technology, Engineering dan Mathematic yang digunakan untuk menemukan solusi optimal dalam memecahkan masalah dikehidupan sehari-hari. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis STEM terhadap keterampilan rekayasa dan penguasaan konsep siswa pada materi pencemaran udara. Metode penelitian yang digunakan ialah quasi experimental dengan jenis pretest – posttest control group design yang melibatkan 71 siswa kelas X SMA. Pengumpulan data dilakukan secara observatif melalui instrumen rubrik keterampilan rekayasa dan melalui test penguasaan konsep materi pencemaran udara. Dalam pembelajaran berbasis STEM siswa diminta untuk membuat alat penjernih udara melalui engineering design process (Pikir-Desain-Buat-Uji/ PDBU). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan antara keterampilan rekayasa dan penguasaan konsep siswa di kelas berbasis STEM dengan kelas Non-STEM. Keterampilan rekayasa dan penguasaan konsep siswa di kelas STEM menunjukan hasil yang lebih tinggi daripada kelas Non-STEM. Dalam pembelajaran STEM di materi pencemaran udara, tingkat keterampilan rekayasa siswa didominasi oleh tingkat desainer berkembang bahkan hingga tingkat desainer lanjut. Untuk indikator keterampilan menggambarkan gagasan semua siswa dengan pembelajaran berbasis STEM menunjukan hasil maksimal yang tergolong dalam tingkat keterampilan tertinggi yaitu tingkat desainer lanjut. Disamping itu, di kelas dengan pembelajaran bebasis STEM menunjukan hasil lebih baik di semua tingkatan kognitif terutama jenjang C3 (mengaplikasikan). ----------------------- One of the efforts to improve students' quality is STEM based learning which is an integration from four disciplines of Science, Technology, Engineering and Mathematics that are used to find the optimal solution in solving daily life problems. The purpose of this study is to analyze the influence of STEM based learning to engineering skill and students’ conceptual understanding on air pollution material. The research method used is quasi experimental with pretest-posttest control group design by involving 71 high school students. The data was collected through rubric observation for engineering skill and the test of air pollution concept for data of students’ conceptual understanding. In STEM based learning students are required to create an air purifier through an engineering design process (Pikir-Desain-Buat-Uji/ PDBU). The results showed engineering skills and students’ conceptual understanding between STEM-based classes with Non-STEM classes is different. The result of engineering skills and students’ conceptual understanding in STEM classes show higher than the Non-STEM class. In STEM learning on air pollution material, students' engineering skill level is dominated by the level of developing designer even up to informed designer level. For the indicator menggambarkan gagasan, all of students with STEM-based learning shows the maximum results which classified in the highest skill level is informed designer. Beside that, in the classroom with STEM based learning showed better results in all levels of cognitive, especially C3 level (applying).

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S BIO LES p-2017 ; Pembimbing : I.Ari Widodo , II.Widi Purwaningsih . NIM : 1305317
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran berbasis STEM, engineering design process (PDBU), keterampilan rekayasa, penguasaan konsep, pencemaran udara,STEM based learning, engineering design process (PDBU), engineering skill, student’s conceptual understanding, air pollution material.
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Biologi
Depositing User: Mr Herli Bahtiar
Date Deposited: 28 Aug 2018 02:52
Last Modified: 28 Aug 2018 02:52
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/31429

Actions (login required)

View Item View Item