APLIKASI MOTIF BATIK DERMAYON PADA MEDIA TOPENG KAYU INDRAMAYU

Sutarno, Sutarno (2017) APLIKASI MOTIF BATIK DERMAYON PADA MEDIA TOPENG KAYU INDRAMAYU. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SRP_1305964_Title.pdf

Download (207kB)
[img] Text
S_SRP_1305964_Abstract.pdf

Download (136kB)
[img] Text
S_SRP_1305964_Table_of_content.pdf

Download (62kB)
[img] Text
S_SRP_1305964_Chapter1.pdf

Download (330kB)
[img] Text
S_SRP_1305964_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (875kB)
[img] Text
S_SRP_1305964_Chapter3.pdf

Download (537kB)
[img] Text
S_SRP_1305964_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (6MB)
[img] Text
S_SRP_1305964_Chapter5.pdf

Download (137kB)
[img] Text
S_SRP_1305964_Bibliogrphy.pdf

Download (201kB)
[img] Text
S_SRP_1305964_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (141kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Batik adalah bagian dari perjalanan panjang sejarah Indonesia. Karena sehelai tetesan malam pada kain batik dapat mewakili makna yang terkandung dalam motif batik. Sebagai warga Negara Indonesia dan pelaku seni, disinilah saatnya penulis mencoba bereksplorasi dalam mengembangkan batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia yang turun-temurun diwariskan oleh nenek moyang kita. Indramayu sebagai kota kelahiran penulis, merupakan salah satu kota penghasil batik dan disisi lain juga penghasil topeng kayu, namun penerapan dan publikasi ke masyarakat luas masih belum berkembang. Oleh karena itu penulis mencoba menciptakan aplikasi motif batik Dermayon pada media topeng kayu sebagai inovasi baru di bidang batik dan topeng, dengan metode yang digunakan yaitu metode penciptaan dengan batik tulis. Motif batik yang digunakan pada penciptaan penulis yaitu, motif batik Jati Rombeng, Iwak Petek, dan Tapak Kebo, sedangkan Topeng yang digunakan dalam penciptaan penulis yaitu, topeng Panji, Samba, Rumyang, Tumenggung, Klana dan Bodor. Penulis menciptakan enam buah karya motif yang diaplikasikan pada media topeng kayu. Pada karya pertama dan kedua penulis menggunakan motif batik Jati Rombeng yang di aplikasikan pada topeng Samba dan topeng Tumenggung. Pada karya yang ketiga dan keempat penulis menggunakan motif Iwak Petek pada media topeng Klana dan topeng Panji. Pada karya yang kelima dan keenam penulis mengunakan motif batik Tapak Kebo pada media topeng Rumyang dan topeng Bodor. Setelah melakukan penciptaan ini penulis semakin menyadari bahwa tidak mudah untuk menciptakan suatu karya seni khususnya batik. Diperlukan Keuletan, ketelatenan, dan kesabaran untuk dapat menyelesaikannya dengan baik. Penulis berharap karya ini dapat menambah kekayaan budaya daerah khususnya Indramayu. --------------- Batik is part of the long journey of Indonesian history. Because a drip of night on batik cloth can represent the meaning contained in batik motif. As an Indonesian citizen and artist, this is the time when the writer tries to explore in developing batik as the heritage of Indonesian culture passed down inherited by our ancestors. Indramayu as the hometown of writer, is one of the batik-producing cities and on the other side is also producer of wooden mask, but the application and publication to widespread masyarakata still not developed. Therefore, the author tries to create application dermayon batik motif on wood mask media as a new innovation in the field of batik and mask. With the method used is the method of creation with batik tulis. Batik motif used in the creation of the writer is, batik motif Jati Rombeng, Iwak Petek, and Tapak Kebo, while the mask used in the creation of the writer, mask Panji, Samba, Rumyang, Tumenggung, Klana and Bodor. The author created six pieces of motifs that are applied on wood mask media. The first and second works of the authors use batik motif Jati Rombeng which is applied on Samba mask and Tumenggung mask. The work of the third and fourth authors use the motive of Iwak Petek on the medium of Klana mask and mask of Panji. The work of the fifth and sixth authors use batik motif Tapak Kebo on Rumyang mask medium and Bodor mask. After doing this creation the authors increasingly realize that it is not easy to create a work of art, especially batik. Toughness, patience and patience to get it done well. The author hopes this work can increase the richness of regional culture, especially Indramayu.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: No. Panggil :S STR SUT a-2017 ; Pembimbing : I.Tity Soegiarti , II.Zakiali Parwitan; NIM: 1305964
Uncontrolled Keywords: motif batik dermayon, topeng kayu Indramayu, batik tulis.
Subjects: N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
Divisions: Fakultas Pendidikan Seni dan Desain > Jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan
Depositing User: Mr Herli Bahtiar
Date Deposited: 28 Aug 2018 01:17
Last Modified: 28 Aug 2018 01:17
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/31211

Actions (login required)

View Item View Item