UNGKAPAN YANG MENYATAKAN DUGAAN DALAM BAHASA JEPANG DAN BAHASA INDONESIA: KAJIAN KONTRASTIF

Darningsih, Sri Rahma (2017) UNGKAPAN YANG MENYATAKAN DUGAAN DALAM BAHASA JEPANG DAN BAHASA INDONESIA: KAJIAN KONTRASTIF. S2 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
T_JEP_1502951_Title.pdf

Download (92kB)
[img] Text
T_JEP_1502951_Abstract.pdf

Download (196kB)
[img] Text
T_JEP_1502951_Table_of_content.pdf

Download (270kB)
[img] Text
T_JEP_1502951_Chapter1.pdf

Download (320kB)
[img] Text
T_JEP_1502951_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (954kB)
[img] Text
T_JEP_1502951_Chapter3.pdf

Download (260kB)
[img] Text
T_JEP_1502951_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
[img] Text
T_JEP_1502951_Chapter5.pdf

Download (260kB)
[img] Text
T_JEP_1502951_Bibliography.pdf

Download (193kB)
[img] Text
T_JEP_1502951_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (796kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Modalitas epistemik kamoshirenai, darou dan to omou memiliki persamaan dan perbedaan yang cukup sulit untuk dipahami, dikarenakan kamoshirenai, darou, dan to omou memiliki fungsi yang hampir sama yaitu menyatakan kemungkinan (kanousei) dan keteramalan (suiryou). Selain itu to omou juga dapat digunakan untuk menunjukkan penilaian subjektif. Oleh karena itu, untuk dapat memahami penggunaan kamoshirenai, darou dan to omoudalam bahasa Jepang, perlu diadakan penelitian kontrastif terhadap padanannya dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan yang ditimbulkan oleh pengekspresian kedua bahasa tersebut, sehingga dapat mengurangi tingkat kesulitan dalam pemahaman kamoshirenai, darou dan to omou. Melalui penelitian ini diperoleh persamaan dan perbedaan kamoshirenai, darou dan to omou beserta padanannya dalam bahasa Indonesia yang ditandai dengan kata ‘mungkin, barangkali, boleh jadi, dapat saja, kira, pikir, menurut’ baik dari segi makna, konteks tuturan maupun penempatan kata yang mendampingi pengekspresian tersebut. Epistemik Modality kamoshirenai, darou and to omou have similarities and differences of meaning which difficult to understand, it is kamoshirenai, darou and to omou have the same functionality that expressed kanousei (prediction) and suiryou (allegation), furthermore to omouare used to express the utterer’s subjective thought to the interlocutors. To understand the using of kamoshirenai, darou, and to omou in Japanese is necessary to study contrastive counterpart meaning in Indonesian. The purpose of this research are able to find out the similarities and differences posed by the expression, so that it can reduce the degree of difficulty in understanding to use expression kamoshirenai, darou and to omou. Through researching is showed similarities and differences kamoshirenai, darou, to omou and Indonesian counterpart in ‘mungkin, barangkali, boleh jadi, dapat saja, kira, pikir, menurut’ in terms of meaning, context of speech, and placement of words that accompany the expression.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S2)
Additional Information: No. Panggil:T JEP DAR u-2017; Pembimbing: I. Dedi Sutedi, II.Wawan Danasasmita; NIM: 1502951
Uncontrolled Keywords: analisis kontrastif , modalitas, modalitas epistemik
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Sekolah Pasca Sarjana > Pendidikan Bahasa Jepang S-2
Depositing User: Mr. Cahya Mulyana
Date Deposited: 27 Aug 2018 02:05
Last Modified: 27 Aug 2018 02:05
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/31126

Actions (login required)

View Item View Item