NASIONALISME PERS: Suara Kaoem Kita 1924-1925

Fatah, Dudung Abdul (2017) NASIONALISME PERS: Suara Kaoem Kita 1924-1925. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_SEJ_1202814_Title.pdf

Download (14kB)
[img] Text
S_SEJ_1202814_Abstract.pdf

Download (202kB)
[img] Text
S_SEJ_1202814_Tablt_of_content.pdf

Download (134kB)
[img] Text
S_SEJ_1202814_Chapter1.pdf

Download (237kB)
[img] Text
S_SEJ_1202814_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (352kB)
[img] Text
S_SEJ_1202814_Chapter3.pdf

Download (251kB)
[img] Text
S_SEJ_1202814_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (665kB)
[img] Text
S_SEJ_1202814_Chapter5.pdf

Download (220kB)
[img] Text
S_SEJ_1202814_Bibliography.pdf

Download (234kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis pada kajian sejarah pergerakan nasional Indonesia, terutama yang berkaitan dengan peran suratkabar sebagai media perjuangan perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan Belanda yang jarang terjamah dalam rekaman sejarah bangsa Indonesia. Bagi penulis suratkabar Kaoem Kita merupakan salah satu suratkabar pergerakan yang berperan dalam menebar benih demokrasi dan nasionalisme di Indonesia khususnya di Bandung. Maka dari itu menarik apabila rekam jejak pandangannya ditelusuri lebih lanjut dalam suatu penelitian. Penelitian ini bertujuan mengungkap pandangan politik suratkabar Kaoem Kita dalam kurun waktu 1924-1925. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode historis, yaitu heursitik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian, suratkabar Kaoem Kita merupakan penyokong gerakan nasionalis yang berperan penting dalam perjuangan bangsa Indonesia pada masa pergerakan nasional. Pemberitaan dan opini-opininya yang bercorak nasionalisme disokong oleh semangat perubahan dan turut memberikan pencerdasan politik sekaligus berperan dalam menyebarluaskan benih demokrasi dan nasionalisme kepada masyarakat luas. Pemilihan nama “Kaoem Kita” digunakan sebagai politik identitas yang merepresentasikan kaum bumiputra. Dalam setiap terbitannya, suratkabar ini menggunakan jargon “Djembatan Soeara Rakyat” dengan maksud hendak menjadi jembatan atau penghubung suara bagi rakyat dalam berkeluh kesah. Sebagai suratkabar pergerakan, Kaoem Kita berpendirian pada politik kooperatif dalam upaya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pandangan Kaoem Kita ini sedikit banyaknya dipengaruhi oleh pribadi Abdoel Moeis selaku pemimpin redaksinya yang moderat. Pemerintah kolonial yang memeras rakyat sering kali menjadi bidikan pena kritis redaksinya. Tema artikel kritisnya seputar ‘sentimen kebangsaan’ di satu sisi selalu berdampingan dengan kritik terhadap penguasa di sisi lain. Kata Kunci: Suratkabar, Kaoem Kita, Nasionalisme, Abdoel Moeis, This research is based on writer’s interest in historical review of Indonesia national movement, which is mainly related to the role of press or newspaper as a media of Indonesia nation’s resistence struggle towards Dutch colonialism. Kaoem Kita is one of movement newspaper, which plays role scattering democracy and nationalism germs in Indonesia, particluarly in Bandung. Accordingly, it is enticing if its track record view is further observed in one research. Furthermore, this research will reveal political view of Kaoem Kita in 1924-1925.The method applied in this research is historical method which is conducted through 4 steps: heuristics, critics, interpretation, and historiography. According to result of the research, Kaoem Kita is the newspaper that advocates national movement in which takes prominent roles of Indonesian’s struggle during the national movement period. Its news and opinion, which are nationalism figured, are promoted with the spirit of change and giving politics intelligence, also taking action in spreading out democracy and nationalism germs to wide community. The term of “kaoem kita” is used as identity politics in which represents the class of “Bumiputra”. As the newspaper of movement, Kaoem Kita has a stand of political cooperation in an attempt to defend Indonesia freedom. Abdoel Moeis as a chief editor holds prominent role of deciding viewpoint figure and tint of Kaoem Kita news. The press editors are not only active at yelling the unity within nasional movement, but also active at expressing the improvement of native’s foredoom. Colonial government that blackmails people often times becomes its critical writing redaction. Its theme of article on ‘the nation sentiment’ is constantly adjancency with the critics towards the ruler on the other side, Key Words: Newspaper, Kaoem Kita, Nasionalism, Abdoel Moeis

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S SEJ FAT N-2017; Pembimbing : I. Suwirta, II. Ayi Budi Santosa; NIM. 1202814
Uncontrolled Keywords: suratkabar, kaoem kita, nasionalisme, abdoel moeis, newspaper, kaoem kita, nasionalism, abdoel moeis
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mrs Euis Supriyati
Date Deposited: 21 Aug 2018 06:11
Last Modified: 21 Aug 2018 06:11
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/30816

Actions (login required)

View Item View Item