PENERIMAAN MASYARAKAT ADAT TERHADAP KOMODIFIKASI BUDAYA: Studi Kasus pada Masyarakat Adat Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya

Nurfarida, Viana Ruhiyat (2017) PENERIMAAN MASYARAKAT ADAT TERHADAP KOMODIFIKASI BUDAYA: Studi Kasus pada Masyarakat Adat Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img] Text
S_IKOM_1300989_Title.pdf

Download (61kB)
[img] Text
S_IKOM_1300989_Abstract.pdf

Download (149kB)
[img] Text
S_IKOM_1300989_Table_of_content.pdf

Download (226kB)
[img] Text
S_IKOM_1300989_Chapter1.pdf

Download (250kB)
[img] Text
S_IKOM_1300989_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (483kB)
[img] Text
S_IKOM_1300989_Chapter3.pdf

Download (197kB)
[img] Text
S_IKOM_1300989_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (669kB)
[img] Text
S_IKOM_1300989_Chapter5.pdf

Download (153kB)
[img] Text
S_IKOM_1300989_Bibliography.pdf

Download (159kB)
[img] Text
S_IKOM_1300989_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (365kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: 1) untuk mendeskripsikan unsur budaya adat masyarakat Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya, 2) untuk mendeskripsikan komodifikasi budaya adat yang terjadi di Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya, 3) untuk mendeskripsikan model penerimaan masyarakat adat Kampung Naga terhadap komodifikasi budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Informan utama adalah lembaga adat masyarakat Kampung Naga serta informan pendukung adalah pengunjung dan pengelola Kampung Naga. Hasil penelitian ini diketahui bahwa budaya adat masyarakat Kampung Naga masih mempertahankan tradisi dari leluhurnya. Unsur-unsur pembentuk budaya adat di Kampung Naga terdiri atas sistem kepercayaan/agama, sistem kemasyarakatan/organisasi sosial, bahasa, sistem pengetahuan, kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem peralatan hidup dan teknologi. Komodifikasi budaya adat yang terjadi meliputi produksi berarti mengemas Kampung Naga dengan fasilitas untuk pengunjung meliputi lahan parkir, jasa pemandu, dan penginapan. Distribusi dilakukan oleh pihak lain, seperti pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya, bisnis dibidang wisata, pengunjung, dan kaum akademisi. Konsumsi Kampung Naga dilakukan karena kebutuhan pariwisata dan pendidikan/penelitian. Model penerimaan masyarakat adat Kampung Naga terhadap komodifikasi budaya berada pada posisi negosiasi, dengan tidak menerima sebagai objek wisata, berdasarkan pada persepsi, pemikiran, dan pengalaman masa lalu. Kata kunci: Komodifikasi, Budaya, Kajian Budaya, Penerimaan Khalayak, Masyarakat Adat, Kampung Naga The purposes of this research are: 1) to describe the traditional cultural elements of Kampung Naga in Tasikmalaya distict, 2) to describe the commodification of traditional culture occured in Kampung Naga, 3) to describe the model of reception of of Kampung Naga indigenous peoples to the commodification culture. Applied method in this research is case study with qualitative approach. The primary source of the study is the traditional institution of Kampung Naga society, along with the assistance of the administrator and visitor of Kampung Naga. The result of this study shows the traditional culture of Kampung Naga society conserve every tradition from its attourney. The formation elements of Kampung Naga society's traditional culture consists of religion system, social organization, language, knowledge system, arts, livelihood system and along with the system of working tools as well as technology. The traditional cultural commodification covers the packaging of Kampung Naga as a commercial subject with the provision of such facilities to the visitors like parking lot, guide services, and hostelry. The marketing distribution is completed by other parties like Tasikmalaya regency's government, tourism business stakeholders, visitors, and academics. The commercialization purpose of Kampung Naga are as a tourist attraction and as an educational object. The model of the reception is in the position of negotiation, by the Kampung Naga society's rejection to the idea of making their village as a tourist attraction that is based on their past experience, reflection, and perception. Key Words: Commodification, Culture, Cultural Studies, Indigenous Peoples, Kampung Naga

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S IKOM NUR p-2017; Pembimbing: I. H. Achmad Hufad, II. Firman Aziz; NIM 1300989
Uncontrolled Keywords: komodifikasi, budaya, kajian budaya, penerimaan khalayak, masyarakat adat, kampung naga
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Mr. Cahya Mulyana
Date Deposited: 14 Aug 2018 08:57
Last Modified: 14 Aug 2018 08:57
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/30660

Actions (login required)

View Item View Item