POLA PEMBINAAN NARAPIDANA BERBASIS PESANTREN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II-B CIANJUR DALAM MENINGKATKAN INTEGRITAS DIRI NARAPIDANA

Fadilahudini, - (2017) POLA PEMBINAAN NARAPIDANA BERBASIS PESANTREN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II-B CIANJUR DALAM MENINGKATKAN INTEGRITAS DIRI NARAPIDANA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SOS_1301915_Title.pdf

Download (14kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1301915_Abstract.pdf

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1301915_Table_of_content.pdf

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1301915_Chapter1.pdf

Download (282kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1301915_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (454kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1301915_Chapter3.pdf

Download (323kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1301915_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (486kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1301915_Chapter5.pdf

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1301915_Bibliography.pdf

Download (143kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1301915_Appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (235kB)
[img] Text
S_SOS_1301915_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (140kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan merupakan tempat pembinaan bagi warga binaan agar menjadi manusia yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai program pembinaan berbasis pesantren yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Cianjur dalam meningkatkan integritas diri warga binaan. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik, pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) program pembinaan berbasis pesantren dibentuk atas kerjasama Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Cianjur, MUI Kabupaten Cianjur dan Pemerintah Kabupaten Cianjur. (2) Materi yang diberikan adalah baca tulis Al-Quran, fiqih, tauhid, akhlak dan pengkajian kitab kuning. Asatidz sebagai pembina berperan sebagai guru, orangtua, dan teman bagi warga binaan. (3) Kendala yang timbul dalam pelaksanaan pembinaan adalah belum tercukupinya ruangan sebagai tempat pembelajaran dan terdapat beberapa santri yang belum terbiasa dengan pembinaan berbasis pesantren. Untuk mengatasi kendala tersebut asatidz dan warga binaan membentuk riungan dan memanfaatkan ruang kosong seperti perpustakaan dan teras masjid untuk belajar. (4) Pembinaan ini berdampak pada aspek spiritual dimana warga binaan menjadi rajin dan disiplin dalam beribadah, aspek sosial dilihat dengan tidak adanya statifikasi antar warga binaan, dalam aspek mental ditunjukkan dengan kesadaran warga binaan atas jati diri dan potensi yang dimiliki dan fisik warga binaan ditandai dengan kebugaran jasmani warga binaan. Kata kunci: integritas diri, lembaga pemasyarakatan, pembinaan, pesantren. Correctional institution is a formation place that make inmates become a better person. This study aimed to reveal about the formation based pesantren program that implemented in Correctional Institution Class II-B Cianjur in increasing self integrity of inmates. This research using qualitative approach, descriptive analytical method, and data obtained through observation, in-depth interviews, documentary studies, and literature studies. The results of this study showed that (1) the formation based pesantren in correctional institution hold by cooperation between Correctional Institution Class II-B Cianjur, MUI Kabupaten Cianjur, and Kabupaten Cianjur Government. (2) The subjects of the formation are fiqih, tauhid, akhlak, Al-Quran, and classic holy books. Asatidz as tutor acts as teacher, parent, and friend of inmates. (3) The obstacles that occur are the limited rooms and inmates who are not accustomed to do this program. To overcome the obstacles the teacher and inmates made a riungan , use library and terrace of mosque for studying. (4) The impact of this program in spiritual aspect showed that inmates more diligent and discipline in praying, in social aspect showed that there is no more cluster between inmates, in mental aspect showed that inmates get self awareness and know his potency, and in physical aspect showed that inmates become healthier. Keyword: formation program, correctional institution, self integrity, pesantren.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S_SOS_FAD_p-2017; Pembimbing : I. Cecep Darmawan, II. Hj. Siti Nurbayani K
Uncontrolled Keywords: Integritas diri, lembaga pemasyarakatan, pembinaan, pesantren.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
H Social Sciences > HM Sociology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr. Cahya Mulyana
Date Deposited: 30 Apr 2018 03:24
Last Modified: 30 Apr 2018 03:24
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/30156

Actions (login required)

View Item View Item