PERKEMBANGAN PERTANIAN KOPI RAKYAT DI DESA MARGAMULYA KECAMATAN PANGALENGAN TAHUN 1990-2015: DARI TRADISIONAL KE SISTEM AGRIBISNIS

Widiana, _ (2017) PERKEMBANGAN PERTANIAN KOPI RAKYAT DI DESA MARGAMULYA KECAMATAN PANGALENGAN TAHUN 1990-2015: DARI TRADISIONAL KE SISTEM AGRIBISNIS. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SEJ_1307240_Title.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1307240_Abstract.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1307240_Table_of_content.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1307240_Chapter1.pdf

Download (238kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1307240_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (390kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1307240_Chapter3.pdf

Download (267kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1307240_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (700kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1307240_Chapter5.pdf

Download (61kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1307240_Bibliography.pdf

Download (210kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1307240_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (537kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Skripsi ini berjudul Pekembangan Pertanian Kopi Rakyat di Desa Margamulya Kecamatan Pangalengan Tahun 1990-2015: Dari Tradisional ke Sistem Agribisnis. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah perkembangan pertanian kopi yang pada awalnya menerapkan sistem tradisional berubah menjadi pertanian dengan sistem agribisnis, upaya peningkatan pertanian serta perubahan sistem pertanian pada pertanian kopi rakyat memberikan pula kontribusi terhadap perubahan kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya khususnya petani. Kajian penelitian ini lebih difokuskan pada tahun 1990-2015, karena pada periode tersebut terjadinya perubahan sistem pertanian serta peningkatan pertanian di desa Margamulya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kehidupan sosial-ekonomi petani kopi di Desa Margamulya sebagai kontribusi dari adanya pelaksanaan sistem agribisnis kopi. Metode penelitian yang digunakan sesuai dengan kaidah penelitian sejarah yaitu metode historis yang di dalamnya meliputi Heuristik, Kritik (Eksternal dan Internal), Interpretasi dan Historiografi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan interdisipliner dengan menggunakan konsep dari ilmu Sosiologi, ilmu Antropologi, ilmu Ekonomi, dan ilmu Pertanian khususnya agribisnis. Konsep yang diambil dari ilmu Sosiologi adalah Masyarakat, Stratifikasi Sosial, Mobilitas Sosial, Petani. Konsep dari Ekonomi adalah Mata Pencaharian, Pendapatan, dan konsep yang diambil dari ilmu pertanian adalah agribisnis. Alasan peneliti mengambil konsep-konsep tersebut adalah sangat relevan untuk menjelaskan mengenai perkembangan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Desa Margamulya dengan adanya pertanian kopi. Letak geografis desa Margamulya sangat cocok untuk dikembangkan sebagai wilayah pertanian yang menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat. Namun, pemanfaatan lahan hutan sebagai lahan pertanian sayur menyebabkan terjadinya kerusakan yang memicu konflik antara perhutani dengan petani pada tahun 1998. Untuk mengatasi konflik ini dilakukan musyawarah dengan menghasilkan kesepakatan bersama yang tidak merugikan keduabelah pihak yaitu alih komoditas. Alih komoditas petanian sayuran menjadi kopi. Pertanian kopi tradisional yang telah dirintis pada tahun 1990 hanya mencukupi kebutuhan pokok petani saja karena pendapatannya rendah, sehingga minat untuk membudidayakan kopi masih kurang. Dengan adanya kesepakatan petani dan perhutani, pertanian kopi kemudian dikembangkan menjadi pertanian berbasis agribisnis pada tahun 1998 dengan menggunakan sistem pertanian agribisnis hasil produksi para petani mengalami peningkatan dalam segi kuantitas maupun kualitas pertanian yang dihasilkan. Adanya perubahan sistem pertanian yang diikuti oleh keinginan petani dan dukungan pemerintah yang baik sangat memperngaruhi keberhasilan pertanian yang berdampak terhadap peningkatan kehidupan sosial ekonomi masyarakat khususnya petani ke arah yang lebih baik.;---The tittle of this research is “The Coffee Farming Development at Margamulya Village, Pangalengan District 1990-2015: Traditional to Agribusiness System”. The object of this research is the development of coffee farming which once was traditional, now turned into modern agribusiness system, the effort of increasing harvest and the shifting of farming’s system on coffee are also giving contribution to economy-social life especially for the farmers’ society. This research is emphasized on year 1990-2015, because at that period, there was a shifting in the farming system also the effort of increasing harvest at Margamulya village. The aim of this research is to be involve in a farmer’s life who was developing the farming system with technology. The method of this research is historical, which include heuristik, critics (external and internal), interpretation and graphical history. The approach of this research is interdisciplinary concept of sociology, anthropology, economics, and farming especially agribusiness. Concept which are taken from sociology are the society, social stratification, social mobility, farmer. Concept which are taken from economics are occupation, income. Also the concept which are taken from farming is agribusiness. The writer used that concept because thoe are very relevant to explain the social development of Margamulya Village’s life regarding the coffee farming. The geographical area of Margamulya Village is very suitable to be developed as a farming area which is the economic source of their people. Meanwhile, the usage of forest area as farming vegetable’s ones cause several damages that lead to conflict between the forest worker and the farmer in 1998. To solve this conflict, there was a discussion which produce an agreement that are beneficial for both parties, which is changing commodity. Changing commodity from vegetables to coffee. The traditional coffee farming which was pioneered at 1990 only covered the main necessities of the farmer because of its low income, hence the interest of developing coffee was lacked. With the agreement between the forest worker and the famer, coffee farming then developed into agribusiness system on 1998 which influenced to the increased of the harvest, in quantitiy also quality. The shifting of the farming system that pioneered by the farmer’s desire and supported well by the government are very influencing to the success of farming business which led to the wealth of the farming’s society.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S SEJ WID p-2017; Pembimbing : I. Murdiyah Winarti, II. Tarunsena; NIM : 1307240.
Uncontrolled Keywords: Masyarakat, pertanian kopi, pertanian tradisional, agribisnis, ekonomi petani, perusahan sosial dan ekonomi, Society, Coffee farming, Traditional farming method, Agribusiness, Famer’s economy, social and economic company.
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Isma Anggini Saktiani
Date Deposited: 15 Mar 2018 04:10
Last Modified: 15 Mar 2018 04:10
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/29861

Actions (login required)

View Item View Item