PENERAPAN MODEL SPATIAL AUTOREGRESSIVE (SAR) POISSON PADA KASUS CHIKUNGUNYA DI KOTA BANDUNG TAHUN 2015

Halimatussa’diah, Mutia Jasmin (2017) PENERAPAN MODEL SPATIAL AUTOREGRESSIVE (SAR) POISSON PADA KASUS CHIKUNGUNYA DI KOTA BANDUNG TAHUN 2015. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_MAT_1303695_Title.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MAT_1303695_Abstract.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MAT_1303695_Table_of_Content.pdf

Download (286kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MAT_1303695_Chapter1.pdf

Download (225kB) | Preview
[img] Text
S_MAT_1303695_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (573kB)
[img]
Preview
Text
S_MAT_1303695_Chapter3.pdf

Download (355kB) | Preview
[img] Text
S_MAT_1303695_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (534kB)
[img]
Preview
Text
S_MAT_1303695_Chapter5.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_MAT_1303695_Bibliography.pdf

Download (233kB) | Preview
[img] Text
S_MAT_1303695_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Analisis regresi bertujuan menganalisis hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Adanya pengaruh spasial pada suatu data seringkali mempengaruhi pemodelan regresi pada data tersebut. Analisis regresi yang mengikutsertakan pengaruh spasial pada pemodelannya ialah regresi spasial. Regresi spasial ditandai dengan adanya dependensi spasial antar lokasi. Salahsatu model dependensi spasial yang dapat terbentuk ialah model Spatial Autoregressive (SAR), dimana terdapat dependensi nilai respon antar lokasi. Model Spatial Autoregressive (SAR) telah dikembangkan mengikuti distribusi suatu data tertentu, salahsatunya model Spatial Autoregressive (SAR) poisson dimana variabel terikat pada model ini berdistribusi poisson. Pada penelitian ini akan dikaji mengenai penerapan model Spatial Autoregressive (SAR) poisson pada kasus Chikungunya di Kota Bandung tahun 2015. Penyakit Chikungunya saat ini masih menjadi ancaman bagi masyarakat. Penyebarannya yang mewabah pada saat tertentu di suatu daerah tertentu dianggap mengikuti sifat distribusi poisson. Virus Chikungunya yang disebarkan oleh nyamuk sebagai vektor perantara dapat berpindah dari suatu lokasi ke lokasi lain yang berdekatan, sehingga diasumsikan terdapat pengaruh spasial yang mempengaruhi penyebaran penyakit Chikungunya di suatu daerah. Hasil penerapan model Spatial Autoregressive (SAR) poisson pada kasus Chikungunya di Kota Bandung pada tahun 2015 diperoleh kesimpulan bahwa dari pengaruh spasial dan tiga faktor yang menjadi variabel bebas pada penelitian ini yaitu persentase Angka Bebas Jentik, persentase rumah sehat dan persentase kepadatan penduduk, hanya pengaruh spasial dan persentase kepadatan penduduk yang secara signifikan berpengaruh terhadap penyebaran penyakit Chikungunya.----------Regression analysis aims to analyze the relationship between independent variables and dependent variables. The existence of spatial effect on a data often affect the regression modeling in the data. Regression analysis that involves spatial effect on the modeling is spatial regression. Spatial regression is characterized by spatial dependencies between locations. One of the spatial dependency model that can be formed is Spatial Autoregressive (SAR) model, where there is dependency of response value between locations. The Spatial Autoregressive (SAR) model has been developed following the distribution of a particular data, one of which is the Poisson Spatial Autoregressive (SAR) model in which the dependent variable in this model is Poisson distributed. In this research will be studied about the implementation of model of Spatial Autoregressive (SAR) poisson in Chikungunya case in Bandung city on 2015. Chikungunya disease is still a threat to society. Its spreading epidemic at a given moment in a given area is considered to follow the nature of the poisson distribution. The Chikungunya virus propagated by mosquitoes as an intermediate vector may move from one location to another adjacent, so it is assumed that there is a spatial effect affecting the spread of Chikungunya disease in an area. The result of the implementation of Spatial Autoregressive (SAR) Poisson model in Chikungunya case in Bandung City on 2015 obtained the conclusion that from spatial effect and three factors become free variable in this research that is percentage of free rate of larvae, percentage of healthy house, and percentage of population density, only spatial effect and the percentage of population density that significantly affects the spread of Chikungunya disease

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S MAT HAL p-2017; Pembimbing: I. Nar Herrhyanto, II. Fitriani Agustina; NIM 1303695
Uncontrolled Keywords: spatial autoregressive poisson, chikungunya
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Matematika > Program Studi Pendidikan Matematika
Depositing User: Mrs. Santi Santika
Date Deposited: 23 Mar 2018 06:57
Last Modified: 23 Mar 2018 06:57
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/29161

Actions (login required)

View Item View Item