KEPUASAN PERNIKAHAN PADA PASANGAN SUAMI DAN ISTERI YANG TERLIBAT DALAM DUAL CAREER FAMILY :Studi Kasus pada Tiga Pasangan Suami Isteri di Kota Bandung

Dalimunte, Renanda Maulani (2013) KEPUASAN PERNIKAHAN PADA PASANGAN SUAMI DAN ISTERI YANG TERLIBAT DALAM DUAL CAREER FAMILY :Studi Kasus pada Tiga Pasangan Suami Isteri di Kota Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PSI_0900631_Title.pdf

Download (510kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900631_Abstract.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900631_Table_of_Content.pdf

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900631_Chapter1.pdf

Download (328kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0900631_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (310kB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900631_Chapter3.pdf

Download (315kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0900631_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (512kB)
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900631_Chapter5.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSI_0900631_Bibliography.pdf

Download (272kB) | Preview
[img] Text
S_PSI_0900631_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)

Abstract

Bentuk keluarga yang dominan terjadi sekarang ini adalah dual career family. Dual career family dicirikan sebagai pasangan suami istri yang memiliki karir masing-masing dan mencoba untuk menyeimbangkan karir mereka dengan urusan rumah tangga. Berbagai keuntungan dan kerugian dirasakan oleh pasangan dual career family yang memberikan makna bagi kepuasan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kepuasan pernikahan pada pasangan dual career family dan bagaimana pengaruh pekerjaan dan kehadiran anak bagi pernikahannya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang atau 3 pasangan dengan karakteritik subjek yaitu pasangan bekerja fulltime, pendidikan minimal D3, berusia 20-45 tahun, memiliki anak, usia pernikahan minimal 5 tahun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa setiap pasangan memiliki konsekuensi tersendiri terhadap pekerjaan dan kehadiran anak dalam pernikahannya. Kepuasan pernikahan dapat dilihat dari sepuluh aspek yaitu komunikasi, aktivitas waktu luang, orientasi keagamaan, penyelesaian konflik, pengelolaan keuangan, orientasi seksual, keluarga dan teman, anak dan pengasuhan, penyesuaian tingkah laku dan kesetaraan peran .Aspek kepuasan pernikahan yang dirasakan berbeda pada setiap pasangan. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah dapat mengembangkan penelitian mengenai jilbab sehingga menjadi penelitian yang lebih baik lagi.Selain itu, pasangan dual career family sebaiknya mengetahui aspek-aspek kepuasan pernikahan yang mungkin menjadi masalah dalam pernikahan mereka supaya dapat mencari cara mengoptimalkan dan meningkatkan aspek kepuasan pernikahan tersebut. Kata kunci: Kepuasan pernikahan, Pasangan dual career family. The dominant family form that happening right now is a dual career family. The couple in dual career family is characterized as a married couple who have their own career and trying to balance their careers with domestic matters. Various advantages and disadvantages perceived by dual career couples family that gives meaning to marital satisfaction. This study aimed to obtain a picture of marital satisfaction in dual career couples family and how the influence of the work and the presence of children for marriage. The approach used is qualitatively with a case study method. Subjects in this study amounted to 6 people or 3 couples with a characteristic subject of couples working fulltime, D3 minimum education, 20-45 years old, have children, a minimum marriage age of 5 years. These results indicated that each pair has its own consequences on employment and the presence of children in the marriage. Marital satisfaction can be seen from the ten aspects of communication, leisure activities, religious orientation, conflict resolution, financial management, sexual orientation, family and friends, children and parenting, behavioral adjustment and the equity of roles. Aspects of marital satisfaction are perceived differently in each pair. The suggestion for further research is being able to develop the research about marital satisfaction the couple in dual career family to be a better research. Beside that , the couple in dual career family should know about the marital satisfaction aspects that probably be a problem in their marriage in order to be the way of increasing the marital satisfaction aspect. Keywords: Marital satisfaction, dual career couples family.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Psikologi
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 07 Nov 2013 02:40
Last Modified: 07 Nov 2013 02:40
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/2913

Actions (login required)

View Item View Item