REKONSTRUKSI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) PADA TOPIK ENERGI MELALUI ANALISIS KESULITAN LITERASI SAINS SISWA SMP KELAS VII

Shofiah, Hanni (2015) REKONSTRUKSI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) PADA TOPIK ENERGI MELALUI ANALISIS KESULITAN LITERASI SAINS SISWA SMP KELAS VII. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_FIS_1103030_Title.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1103030_Abstract.pdf

Download (335kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1103030_Table_of_content.pdf

Download (407kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_FIS_1103030_Chapter1.pdf

Download (334kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_1103030_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (752kB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_1103030_Chapter3.pdf

Download (691kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_1103030_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (967kB)
[img]
Preview
Text
S_FIS_1103030_Chapter5.pdf

Download (249kB) | Preview
[img] Text
S_FIS_1103030_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (690kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Literasi sains adalah kemampuan menggunakan pengetahuan sains untuk mengambil suatu keputusan dalam menyelesaikan permasalahan. LS ini merupakan kemampuan yang penting untuk dimiliki manusia agar kelak manusia dapat hidup bersama dan mampu berperan aktif dalam mengatasi berbagai permasalahan dengan cara yang bijaksana. LS ini dapat dilatihkan dalam pembelajaran sains di sekolah. Namun pada kenyataannya pembelajaran sains kurang memfasilitasi LS siswa, sebagai contoh adalah kegiatan eksperimen yang bersifat verifikasi (cookbook) yang kurang melatihkan siswa untuk membangun pertanyaan penyelidikan dan membuat rancangan percobaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei yang dilakukan di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Bandung Barat dengan subyek penelitian sebanyak 114 orang siswa kelas VII. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa profil LS siswa dan analisis proses pembelajaran yang dijadikan sebagai dasar dalam pembuatan RPP pada topik energi. Profil literasi sains yang diperoleh pada penelitian ini dibedakan ke dalam dua profil menurut domain kompetensi dan pengetahuan. Pada domain kompetensi, ketercapaian siswa sebesar 57,28% untuk aspek menjelaskan fenomena ilmiah (K1); 37,61% mengevaluasi dan merancang penelitian ilmiah (K2); serta 58,28% untuk menginterpretasikan data dan bukti ilmiah (K3). Sedangkan pada domain pengetahuan, ketercapaian siswa sebesar 58,99% untuk konten; 61,95% prosedural; dan 29,50% untuk epistemik. Maka dapat disimpulkan bahwa ketercapaian literasi sains siswa cukup rendah terutama pada kompetensi K2 dan pengetahuan epistemik. Sehingga diperlukan rancangan pembelajaran yang dapat memfasilitasi literasi sains siswa terutama pada kompetensi K2 dan pengetahuan epistemik.;--- Scientific literacy defined as ability of using scientific knowledge to make a decision in order to solve a problem. This ability is needed by human for living together and playing each role in solving the problems in society. Scientific literacy can be practiced to the student by learning process in the class. But the fact show that the science classes does not enough facilitate students' scientific literacy, e.g. experiment activity only verifying (cookbook) that does not train students to build question in inquiry and propose experiment procedure. This research is a descriptive research that use survey method on 114 7th grade students in one of junior high school at West Bandung District. The gained data in this research are scientific literacy profile and learning process analysis as the base on reconstructing the lesson plan of energy topic. Students’ scientific literacy profile on this research is divided into two categories/domains. The achievements rating on domain of competencies is 57.28% for explain phenomena scientifically (K1); 37.61% for evaluate and design scientific enquiry (K2) and 58.28% for interpret data and evidence scientifically. On domain of knowledge, the achievement is 58.99% on content knowledge; 61.95% on procedural knowledge and 29.50% on epistemic knowledge. Based on the data, researcher concludes that students' scientific literacy are low achievements, especially on competency K2 and epistemic knowledge. Therefore we need learning design that facilitates the students’ scientific literacy, especially on competency K2 and epistemic knowledge.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No.panggil : S FIS SHO r-2015; Pembimbing : I.Setiya Utari, II.Muhamad Gina.
Uncontrolled Keywords: Rekonstruksi, literasi sains, energi, Reconstruction, Scientific Literacy, Energy.
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 15 Nov 2017 00:16
Last Modified: 15 Nov 2017 00:16
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/27853

Actions (login required)

View Item View Item