PERISTIWA MALARI DALAM PANDANGAN PARA PELAKU SEJARAH : Sebuah Kajian Analisis Biografi

Megiawati, Euis (2016) PERISTIWA MALARI DALAM PANDANGAN PARA PELAKU SEJARAH : Sebuah Kajian Analisis Biografi. Other thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SEJ_1202817_Title.pdf

Download (234kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1202817_Abstract.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1202817_Table_of_content.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1202817_Chapter1.pdf

Download (316kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1202817_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (354kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1202817_Chapter3.pdf

Download (328kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1202817_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (894kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1202817_Chapter5.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1202817_Bibliography.pdf

Download (273kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1202817_Appendix.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Skripsi ini berjudul “Peristiwa Malari dalam Pandangan Para Pelaku Sejarah (Sebuah Kajian Analisi Biografi)”. Penulis meneliti topik ini dilatar belakangi oleh ketertarikan penulis untuk mengetahui pandangan para pelaku sejarah yang penulis pilih yakni Ali Moertopo, Soemitro, Soeharto, Soedjono Hoemardani, Hariman Siregar dan Sjahrir terhadap peristiwa Malari (Malapetaka 15 Januari). Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis membuat pertanyaan penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana latar belakang kehidupan para pelaku sejarah peristiwa Malari?, (2) Bagaimana proses terjadinya peristiwa Malari?, (3) Bagaimana peranan para pelaku sejarah Peristiwa Malari dalam peristiwa tersebut?, (4) Bagaimana perbedaan dan persamaan pandangan antara para pelaku sejarah peristiwa Malari terhadap peristiwa tersebut?. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode historis yang meliputi empat tahapan , yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Dalam mengkaji pertanyaan penelitian, penulis menggunakan pendekatan interdisipliner dengan menggunakan beberapa konsep dari ilmu ekonomi dan sosial seperti konsep demokrasi ekonomi, penanaman modal asing dan gerakan mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa para pelaku sejarah peristiwa Malari yakni Ali Moertopo, Soemitro, Soeharto, Soedjono Hoemardani, Hariman Siregar dan Sjahrir memiliki pandangan yang berbeda terhadap peristiwa tersebut. Seperti yang dijelaskan dalam penelitian terdahulu bahwa salah satu latar belakang terjadinya peristiwa Malari adalah adanya permusuhan antara dua elit militer yakni Ali Moertopo dan Soemitro. Penulis setuju dengan pendapat tersebut, karena kedua tokoh ini memandang peristiwa Malari sebagai upaya untuk menjatuhkan nama masing-masing. Seperti Ali Moertopo yang pada saat itu merupakan Asisten Pribadi (Aspri) Presiden Soeharto bidang politik memandang peristiwa Malari sebagai upaya Soemitro untuk menjatuhkan kekuasaan Seoharto. Sedangkan Soemitro yang merupakan Panglima Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) memandang Peristiwa Malari sebagai upaya Ali Moertopo untuk merusak dan menjatuhkan namanya. Tidak hanya kedua tokoh ini, empat tokoh yang lainnya pun memiliki pandangan yang berbeda terhadap peristiwa Malari. Seperti Soeharto yang merupakan Presiden Republik Indonesia memandang Peristiwa Malari sebagai kerusuhan anti-Tanaka pada 15-16 Januari 1974, yang dipicu oleh dua masalah yang dihadapi Orde Baru yaitu makin meluasnya kemarahan masyarakat atas meningkatnya usaha dagang Jepang yang berlebihan di Indonesia dan pertarungan dua kelompok dalam Angkatan Darat yang makin meluas untuk mendapatkan perhatian Soeharto- dan mungkin saja- posisinya. Berbeda lagi dengan Soeharto, Soedjono Hoemardani yang merupakan Asisten Pribadi Presiden (Aspri) bidang ekonomi memandang Peristiwa Malari sebagai kerusuhan massa dalam menentang modal asing dan adanya Asisten Pribadi. Hariman Siregar yang pada saat itu adalah Ketua Dewan Mahasiswa UI (DMUI) memandang Peristiwa Malari sebagai puncak dari gerakan kritis terhadap konsep pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. Sedangkan Sjahrir yang pada saat itu menjabat sebagai Sekjen Grup Diskusi Mahasiswa UI (GDUI) memandang Peristiwa Malari sebagai suatu titik balik atau anti-klimaks dari peran gerakan mahasiswa Indonesia itu sendiri sebagai pengontrol kekuasaan. ; This paper entitled “Malari Incident in Principals History point of view (A Study of Analysis of Biography)”. The author examines the topic of this event will be based by author’s interest to know the view of the actors in history that writers choose are Ali Moertopo, Soemitro, Soeharto, Soedjono Hoemardani, Hariman Siregar and Sjahrir to Malari incident (Malapetaka 15 Januari). Based on this background, the author makes the following research questions: (1) How the background of life history events Malari actors?, (2) How is the occurrence of the event Malari?, (3) How is the role of the perpetrators of the history of event Malari in such event?, (4) How do the differences and similarities of view between the perpetrators of the event of history Malari against such events?. The method use in the study is the historical method which includes four stages, namely heuristics, criticism, interpretation and historiography. In reviewing the research question, the author uses an interdisciplinary approach by using some of the concept of economic and social science, such as the concept of economic democracy, foreign investment and the student movement. Based on the research result can be explained that the perpetrators of the history of the events Malari Ali Moertopo, Soemitro, Soeharto, Soedjono Hoemardani, Hariman Siregar and Sjahrir had a different view of the incident. As described in previous studies that one of the background of the events Malari is their animosity between the military elite and Soemitro Moertopo. The author agrees with this opinion, because of these two men looked Malari incident as an attempt to bring down the name of each. As Ali Moertopo which as the time was the Personal Assistant (Aspri) President Soeharto political field Malari view events in an attempt to overthrow Soeharto Soemitro. While Soemitro which is Commander for the Restoration of Security and Order (Pangkopkamtib) view events Malari as an Ali Moertopo attempt to undermine and topple his name. Not only these two characters, four other figures who also have a different view of the events Malari. As Soeharto, who is President of the Republic Indonesia sees event Malari as anti-riot Tanaka on 15-16 January1974, which was triggered by two problems facing the New Order that is increasingly widespread public anger over rising Japanese excessive trading business in Indonesia and the battle of two groups in Army widening to get the attention of Soeharto and perhaps only-position. Different with Soeharto, Soedjono Hoemardani which is the Personal Assistant (Aspri) economics view’s Malari events as a mass riot in opposing foreign capital and their Personal Assistant. Hariman Siregar, who at the time was a Chairman of the Board of the Students (DMUI) looked Malari events as the culmination of the movement critical of the concept of development undertaken by the New Order government. While Sjahrir who at the time served as secretary general of the UI Students Discussion Group (GDUI) looked Malari events as a turning point or an anti-climax of the role of the student movement in Indonesia itself as a power controller.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: No Panggil : S SEJ MEG p-2016 ; Nama Pembimbing : I. Suwirta . II. Eryk Kamsori .
Uncontrolled Keywords: pandangan, para pelaku sejarah, peristiwa malari ;views, offenders history, Malari event
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 16 Oct 2017 01:16
Last Modified: 16 Oct 2017 01:16
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/27340

Actions (login required)

View Item View Item