HUBUNGAN RELIGIUSITAS KELUARGA DENGAN PERILAKU KEBERAGAMAAN SISWA

Iman, Zahrial Nurul (2016) HUBUNGAN RELIGIUSITAS KELUARGA DENGAN PERILAKU KEBERAGAMAAN SISWA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PAI_10011255_Title.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_10011255_Abstract.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_10011255_Table_of_content.pdf

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_10011255_Chapter1.pdf

Download (319kB) | Preview
[img] Text
S_PAI_10011255_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (464kB)
[img]
Preview
Text
S_PAI_10011255_Chapter3.pdf

Download (453kB) | Preview
[img] Text
S_PAI_10011255_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (498kB)
[img]
Preview
Text
S_PAI_10011255_Chapter5.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PAI_10011255_Bibliography.pdf

Download (137kB) | Preview
[img] Text
S_PAI_10011255_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (1MB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Keluarga merupakan pemberi pendidikan yang utama dan pertama bagi seorang anak. Keluarga sejatinya memberikan pendidikan yang baik dan benar yang sesuai dengan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. Pendidikan di dalam keluarga menjadi sangat penting mengingat pengaruh globalisasi pada saat ini, bukan tidak mungkin apabila suatu keluarga tidak memberikan pendidikan yang terbaik untuk anaknya, tetapi anaknya menjadi anak yang sangat religius dan dekat dengan agama, atau bahkan sebaliknya. Orang tua sejatinya menjadi contoh dalam pendidikan keluarga, disamping memberikan pengertian dan pembelajaran tentang penanaman aqidah kepada anaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana hubungan religiusitas keluarga dengan perilaku keberagamaan siswa. Nilai religiusitas tersebut diukur dari dua aspek, yakni ibadah mahdah dan ibadah ghair mahdah. Contoh kecilnya seperti sopan santun, membiasakan makan dan minum duduk, melaksanakan amalan yang di sunnahkan dan menjauhi perbuatan yang diharamkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Angket yang berupak skala dalam bentuk checklist disebar kepada para pelajar. Sementara data yang diperoleh dari angket diolah melalui analisis deskriptif dengan menggunakan bantuan dari aplikasi SPSS versi 20. Setelah data diperoleh, diolah dan dianalisis melalui aplikasi SPSS versi 20 tersebut, maka diperoleh bahwa terjadi hubungan yang signifikan yang diberikan orang tua terhadap siswa. Kesimpulannya, terjadi hubungan antara kedua orang tua antara ayah dan ibu terhadap siswa, terutama ibu yang memiliki hubungan yang lebih tinggi dari pada ayah. Sedangkan kakak atau adik tidak memberikan hubungan yang signifikan.;---Family is the main and first provider of education for children. The family actually the one which provides good education that corresponds to what that has been exemplified by the Prophet Muhammad. Education in the family becomes very important considering the impact of globalization at the moment. It is not impossible if a family does not provide good education, children will become delinquents and in more serious condition they will be far from religion. Parents are the role models in family education, in addition they give knowledge of faith to their children. The purpose of this study is to find out to the extent of relationship between family religiosity the students religious behavior. The religiosity value is measured from two aspects, which is mahdah worship and ghairmahdah worship. For examples politeness, accustom to eat and drink while sitting, doing circumcision deeds, and avoiding actions that are forbidden. The method used in this study employed descriptive and quantitative approach. Questionnaire in the form of scale in the form of checklist was distributed to the students. The data that was obtained from the questionnaire was processed through descriptive analysis using SPSS version 20. After the data was acquired, processed and analyzed through the SPSS version 20, it shows that there is a significant relationship of religiosity from the parents to the students behavior. In conclusion, there is relationship between the parents to the student, especially mothers who have higher relationship than fathers. While the siblings does not provide a significant relationship considering they are also children of their parents.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S PAI IMA h-2016; Pembimbing : I. Asyafah, II. Elan Sumarna.
Uncontrolled Keywords: religiusitas keluarga, pendidikan keluarga, keberagamaan siswa, religiosity family, family education, religious students.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 12 Oct 2017 03:48
Last Modified: 12 Oct 2017 03:48
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/27116

Actions (login required)

View Item View Item