PROFIL KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN REAKSI PENGENDAPAN MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY-INQUIRY

Maemunah, Siti (2013) PROFIL KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA KELAS XI PADA PEMBELAJARAN REAKSI PENGENDAPAN MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY-INQUIRY. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_KIM_0900349_Title.pdf

Download (184kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_0900349_Abstract.pdf

Download (251kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_0900349_Table_of_Content.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_0900349_Chapter1.pdf

Download (272kB) | Preview
[img] Text
S_KIM_0900349_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (388kB)
[img]
Preview
Text
S_KIM_0900349_Chapter3.pdf

Download (432kB) | Preview
[img] Text
S_KIM_0900349_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (621kB)
[img]
Preview
Text
S_KIM_0900349_Chapter5.pdf

Download (184kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_KIM_0900349_Bibliography.pdf

Download (315kB) | Preview
[img] Text
S_KIM_0900349_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (197kB)

Abstract

Penelitian skripsi ini berjudul “Profil Keterampilan Proses Sains Siswa SMA Kelas XI pada Pembelajaran Reaksi Pengendapan Menggunakan Metode Discovery-Inquiry”. Reaksi pengendapan banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, namun seringkali dianggap sulit oleh siswa ketika mempelajari materi tersebut di sekolah. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut maka diperlukan pendekatan keterampilan yaitu keterampilan proses sains (KPS). KPS penting untuk dilatihkan karena merupakan pengembangan dari rasa ingin tahu siswa, sehingga dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif dalam memecahkan masalah yang dihadapkan kepada mereka. Salah satu metode yang sesuai untuk mengembangkan KPS siswa adalah metode discovery-inquiry karena metode ini melibatkan proses mental dalam rangka pemecahan masalah untuk menemukan suatu konsep. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi pencapaian setiap sub indikator KPS pada setiap kelompok siswa, pencapaian keseluruhan sub indikator KPS pada setiap kelompok siswa dan pencapaian sub indikator KPS pada seluruh siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-experimental. Subjek penelitian terdiri dari 40 orang siswa pada salah satu SMA Negeri di Kota Cimahi. Teknik pengumpulan data menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS), lembar observasi, soal tes, dan pedoman wawancara. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pencapaian KPS siswa kelompok tinggi meliputi keterampilan membuat hipotesis, menentukan alat dan bahan, mengetahui alasan penggunaan alat dan bahan, menggunakan alat dan bahan, menggunakan indera penglihatan, mencatat setiap pengamatan secara terpisah, menghubungkan hasil-hasil analisis dengan hipotesis dan membuat kesimpulan tergolong baik sekali; merumuskan pertanyaan dan menerapkan konsep tergolong baik. Pencapaian KPS siswa kelompok sedang meliputi keterampilan menentukan alat dan bahan, menggunakan alat dan bahan, menggunakan indera penglihatan, mencatat setiap pengamatan secara terpisah dan membuat kesimpulan tergolong baik sekali; merumuskan pertanyaan serta mengetahui alasan penggunaan alat dan bahan tergolong baik; menerapkan konsep dan menghubungkan hasil-hasil analisis dengan hipotesis tergolong cukup; serta membuat hipotesis tergolong kurang. Pencapaian KPS siswa kelompok rendah meliputi keterampilan menentukan alat dan bahan, menggunakan alat dan bahan, menggunakan indera penglihatan dan mencatat setiap pengamatan secara terpisah tergolong baik sekali; mengetahui alasan penggunaan alat dan bahan serta membuat kesimpulan tergolong baik; merumuskan pertanyaan, membuat hipotesis, menerapkan konsep dan menghubungkan hasil-hasil analisis dengan hipotesis tergolong cukup. Pencapaian keseluruhan sub indikator KPS untuk siswa kelompok tinggi tergolong baik sekali, sementara kelompok sedang dan kelompok rendah tergolong baik. Secara keseluruhan, pencapaian KPS pada seluruh siswa tergolong baik. Saran dari penelitian ini adalah pembelajaran hendaknya berpusat pada siswa untuk mengubah kebiasaan belajar mereka. Selain itu, keterampilan membuat hipotesis dan menerapkan konsep belum terkembangkan dengan baik, sehingga kedua keterampilan ini perlu dilatihkan melalui pembelajaran. This research entitled "Science Process Skills Profile of Class XI High School Students in Reaction Precipitation Using Discovery-Inquiry Method". Precipitation reactions are found in daily life, but are often considered difficult by students when studying this material in school. To resolve these problems, it is necessary to approach the skills of science process skills (SPS). SPS is important to be trained as a student's curiosity development to provide the opportunity for them to get an active role in solving the problems that confronted them. One method that suitable for developing SPS is discovery-inquiry method because this method involves a mental process of solving problems in order to find a concept. The purpose of research is to identify achievement of each SPS sub indicators in each students’s group, achievement of the overall SPS sub indicators in each students’s group, and achievement of SPS sub indicators in all students. The research method used was a pre-experimental methods. Subject consist of 40 students at one high school in Cimahi . The technique of data collection using student work sheet, observation sheets, test questions and interview guides. Results of this research is SPS achievement of high student groups include skills to make hypothesis, determine tools and materials, determine why using tools and materials, using tools and materials, using the senses of sight, note observations separately, connect the result of analysis with hyphotesis and make conclusion classified as excellent; skills to formulate questions and apply concepts classified as good. SPS achievement of medium student groups include skills to determine tools and materials, using tools and materials, using the senses of sight, note observations separately and make conclusion classified as excellent; skills to formulate questions and determine why using tools and materials classified as good; skills to apply concepts and connect the result of analysis with hyphotesis classified as enough; and skills to make hypothesis classified as less. SPS achievement of low student groups include skills to determine tools and materials, using tools and materials, using the senses of sight, and note observations separately classified as excellent; skills to determine why using tools and materials and make conclusion classified as good; skills to formulate questions, make hypothesis, apply concepts, and connect the result of analysis with hyphotesis classified as enough. Achievement of the overall SPS sub indicators for student’s high group classified as excellent, while student’s medium group and low group classified as good. Suggestion from this research is learning should be centered on student to change their study habits. In addition, the skills to make hypothesis and apply concepts not developed yet, so both of these skills need to be practiced through learning.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Kimia > Program Studi Pendidikan Kimia
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Kimia > Program Studi Pendidikan Kimia
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 30 Oct 2013 03:51
Last Modified: 30 Oct 2013 03:51
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/2694

Actions (login required)

View Item View Item