PENDIDIKAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN MASYARAKAT KAMPUNG NAGA TASIKMALAYA MENGENAI KONSERVASI LINGKUNGAN

Pertiwi, Sopi Endah (2016) PENDIDIKAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN MASYARAKAT KAMPUNG NAGA TASIKMALAYA MENGENAI KONSERVASI LINGKUNGAN. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_BIO_1205162_Title.pdf

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BIO_1205162_Abstract.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BIO_1205162_Table_of_content.pdf

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BIO_1205162_Chapter1.pdf

Download (218kB) | Preview
[img] Text
S_BIO_1205162_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (377kB)
[img]
Preview
Text
S_BIO_1205162_Chapter3.pdf

Download (183kB) | Preview
[img] Text
S_BIO_1205162_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (541kB)
[img]
Preview
Text
S_BIO_1205162_Chapter5.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_BIO_1205162_Bibliography.pdf

Download (195kB) | Preview
[img] Text
S_BIO_1205162_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (282kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Masalah lingkungan saat ini menjadi salah satu isu sosial yang paling sering dibahas oleh pemerintah maupun masyarakat. Karena besarnya pengaruh lingkungan terhadap manusia menjadikan manusia bergantung pada lingkungan. Cara pandang manusia terhadap lingkungan sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai yang diyakini kebenarannya oleh mereka. Pendidikan baik formal atau informal mampu membentuk kepribadian melalui pendidikan lingkungan yang bisa dipelajari baik secara sengaja maupun tidak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pendidikan pengetahuan lingkungan masyarakat Kampung Naga Tasikmalaya mengenai konservasi lingkungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, wawancara, catatatan hasil observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa seluruh penduduk Kampung Naga beragama Islam. Mereka menjalani kehidupan yang sangat sederhana dan menjunjung tinggi sikap gotong royong. Masyarakat Kampung Naga menjunjung tinggi dan tetap melestarikan adat istiadat dan budaya leluhurnya. Jenjang pendidikan formal yang ditempuh masyarakat Kampung Naga masih terbilang rendah karena 12 dari 15 (80%) responden (orangtua) hanya tamat SD. Pendidikan konservasi lingkungan yang mereka terima berasal dari pendidikan formal dan pendidikan informal. Pengetahuan lingkungan yang diperoleh masyarakat baik dari pendidikan formal di sekolah maupun pendidikan informal di Kampung Naga relatif sama. Kepedulian masyarakat Kampung Naga terhadap lingkungan baik, karena terlihat dari sikap/perilaku mereka yang tidak membuang sampah di sungai; Upaya mereka dalam memanfaatkan sampah daun dan kotoran hewan untuk dijadikan pupuk kompos; Serta kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan yang selalu mereka lakukan. ;---The environmental issues is now becoming one of the social issues most frequently discussed by government and community. Due to the large influence of environtment on human make them dependent on the environment. The human perspective on the environmental is strongly influenced by values that are believed by them. Whether formal or informal education is capable of forming a personality through environmental education can be studied either intentionally or unintentionally. The purpose of this research is to assess the level of environmental knowledge Kampung Naga Tasikmalaya populations about environmental conservation. The method in this research is descriptive qualitative. Instruments are questionnaires, interviews, observation notes, and documentation. Based on the result study, all of the populations of Kampung Naga are Muslim. They live a very simple life and upholds the attitude of mutual cooperation. The populations of Kampung Naga upholds and still preserve the customs and culture of their ancestors. The formal education of Kampung Naga community still low because 12 of 15 (80%) respondents (parents) only finished primary school. Their education of environmental conservation comes from formal education and informal education. The environmental knowledge from formal education in the school relatively the same with informal education in Kampung Naga. Concern of Kampung Naga community for the environment is good, as seen from the behavior of those who do not throw garbage in the river; Their efforts in utilizing the leaf litter and animal waste to be used as compost; And mutual cooperation activities to clean the environment they always do.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S BIO PER p-2016; Pembimbing : I. Hertien, II. Ammi Syulasmi.
Uncontrolled Keywords: pendidikan, lingkungan, masyarakat Kampung Naga, konservasi, education, environment, Kampung Naga community, conservation.
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history
Divisions: Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Biologi > Program Studi Pendidikan Biologi
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 12 Oct 2017 03:27
Last Modified: 12 Oct 2017 03:27
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/26864

Actions (login required)

View Item View Item