PENILAIAN DIRI DAN INTERAKSI NEGATIF SEBAGAI FAKTOR PENYEBAB KETIDAKBERDAYAAN REMAJA PUTUS SEKOLAH : Studi pada Program Pemberdayaan Sosial Melalui Sistem Panti di Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja

Witarsa, Wina Desi Fitriana (2013) PENILAIAN DIRI DAN INTERAKSI NEGATIF SEBAGAI FAKTOR PENYEBAB KETIDAKBERDAYAAN REMAJA PUTUS SEKOLAH : Studi pada Program Pemberdayaan Sosial Melalui Sistem Panti di Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PLS_0800887_Title.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PLS_0800887_Abstract.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PLS_0800887_Table of Content.pdf

Download (308kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PLS_0800887_Chapter1.pdf

Download (242kB) | Preview
[img] Text
S_PLS_0800887_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (301kB)
[img]
Preview
Text
S_PLS_0800887_Chapter3.pdf

Download (384kB) | Preview
[img] Text
S_PLS_0800887_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (468kB)
[img]
Preview
Text
S_PLS_0800887_Chapter5.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PLS_0800887_Bibliography.pdf

Download (144kB) | Preview
[img] Text
S_PLS_0800887_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (184kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan terhadap faktor penyebab ketidakberdayaan pada remaja putus sekolah yang mengikuti program pemberdayaan sosial melalui sistem panti di Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja (BPSBR) Provinsi Jawa Barat. Adapun tujuan dari penelitian yang dirumuskan ini yaitu untuk: 1) Mengungkap data tentang gambaran penilaian diri dan interaksi negatif sebagai faktor penyebab ketidakberdayaan remaja putus sekolah pada lingkungannya. 2) Mengetahui apakah penilaian diri dan interaksi negatif sebagai faktor penyebab ketidakberdayaan remaja putus sekolah. 3) Mengungkap data tentang harapan remaja putus sekolah setelah mengikuti program pemberdayaan sosial melalui sistem panti di Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja. Kajian teori yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari konsep diri, penilaian diri, konsep interaksi sosial, konsep pemberdayaan dan ketidakberdayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket yang diberikan kepada 115 remaja putus sekolah, wawancara kepada pengelola program pemberdayaan dan observasi sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan mendeskripsikan data yang diperkuat dengan persentase dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan 1) gambaran penilaian diri negatif terutama penilaian diri pada daya tarik fisik yang membuat ketidakberdayaan pada diri remaja putus sekolah dan interaksi negatif melalui penilaian sosial terhadap diri remaja putus sekolah yaitu ketidakberdayaan karena sulit untuk mengungkapkan perasaan yang sedang dirasakan. 2) Benar bahwa penilaian diri dan interaksi negatif sebagai salah satu faktor penyebab ketidakberdayaan remaja putus sekolah pada program pemberdayaan sosial melalui sistem panti di BPSBR. 3) Harapan remaja putus sekolah setelah mengikuti program pemberdayaan sosial melalui sistem panti adalah tingginya harapan keberdayaan dalam berbagai aspek terutama harapan keberdayaan pada keterlibatan dalam keputusan-keputusan rumah tangga dan harapan keberdayaan pada kesadaran hukum dan politik merupakan harapan para remaja putus sekolah setelah mengikuti program pemberdayaan sosial melalui sistem panti di Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja. Kata Kunci: Ketidakberdayaan, Penilaian Diri, Interaksi Negatif dan Remaja Putus Sekolah.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: DAM STAF Editor
Date Deposited: 28 Oct 2013 07:08
Last Modified: 28 Oct 2013 07:08
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/2614

Actions (login required)

View Item View Item