PERKEMBANGAN KESENIAN GEMBYUNG DI KABUPATEN CIREBON TAHUN 1960-2015.

Bachri, Saiful (2016) PERKEMBANGAN KESENIAN GEMBYUNG DI KABUPATEN CIREBON TAHUN 1960-2015. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SEJ_1103311_Title.pdf

Download (232kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1103311_Abstract.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1103311_Table_of_Content.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1103311_Chapter 1.pdf

Download (240kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1103311_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (380kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1103311_Chapter 3.pdf

Download (277kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1103311_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (901kB)
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1103311_Chapter 5.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SEJ_1103311_Bibliography.pdf

Download (205kB) | Preview
[img] Text
S_SEJ_1103311_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (133kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini bertolak dari kekhawatiran penulis terhadap kesenian Gembyung yang hampir punah. Untuk itu diperlukan upaya untuk mempertahankan seni tradisi tersebut agar tetap bertahan di tengah-tengah seni modern yang berkembang dalam masyarakat. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini mengenai keberadaan kesenian Gembyung di Kabupaten Cirebon mulai dari latar belakang lahirnya kesenian Gembyung, perkembangannya, faktor penghambat perkembangan kesenian Gembyung serta upaya seniman dan pemerintah dalam menjaga dan melestarikan kesenian Gembyung. Dalam penyusunan skripsi ini, penulis menggunakan metode historis yang meliputi empat langkah yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Penulis juga menggunakan pendekatan interdisipliner yaitu dibantu dengan ilmu Sosiologi dan ilmu Antropologi dalam mengkaji permasalahan yang diteliti. Selain itu, penulis bergantung pada penggunaan sejarah lisan (oral history) melalui teknik wawancara. Kesenian Gembyung di Kabupaten Cirebon merupakan kesenian yang telah lama ada di Cirebon. Kesenian Gembyung digunakan sebagai media dakwah penyebaran agama Islam. Kesenian Gembyung dalam perkembangannya mengalami pergeseran fungsi. Kesenian Gembyung yang pada awalnya digunakan sebagai media penyebaran agama Islam serta sebagai pengiring acara hari-hari besar agama Islam seperti Muludan, Isra Mi’raj dan sebagainya kini bersifat hiburan yang dalam hal ini erat kaitannya dengan nilai ekonomis. Dalam perkembangannya kesenian Gembyung mengalami kemunduran. Hal tersebut tidak lepas dari berkurangnya permintaan untuk melakukan pementasan. Sebagian masyarakat seleranya mulai beralih pada seni modern. Sementara itu, kurangnya dukungan dari pemerintah setempat dalam melestarikan kesenian Gembyung adalah faktor penghambat lain yang menyebabkan mundurnya kesenian Gembyung. Upaya yang dilakukan oleh seniman dalam melestarikan kesenian Gembyung yaitu dengan mengajarkan kesenian Gembyung pada anggota keluarganya khususnya generasi muda untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kesenian Gembyung, mengkombinasikan kesenian Gembyung dengan kesenian tradisional lain seperti debus, genjring burok dan sebagainya, memasukan lagu-lagu modern pada saat pertunjukan. Sedangkan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Cirebon dalam melestarikan kesenian Gembyung yaitu dengan cara mengadakan pembinaan terhadap seniman Gembyung, serta memberikan bantuan berupa alat-alat musik Gembyung.;--- The background of this study is from the researcher’s awareness that Gembyung art is in danger of the extinction. Therefore, there should be an effort to maintain the existence of the traditional art in order to survive through the wave of modern art which is growing really fast in the society. The problem that is discussed in this study is the existence of Gembyung art in kabupaten Cirebon, started from the background of the birth of Gembyung art, its development, the growth inhibitor factors and the efforts from the artist and government in maintaining and conserving Gembyung art. In the making of this essay, the researcher used historical method which covers four steps, those are: heuristic, critic, interpretation and historiography. The researcher also used interdisciplinary approach which is helped by sociology and anthropology in observing the problem of this study. Moreover, the researcher depended to the use of oral history through interview. The Gembyung art in kabupaten Cirebon is one of the long last art in Cirebon. The Gembyung art is used as a media of religious proselytizing of Islam. The Gembyung art in its development, experienced the functional movement. The Gembyung art was used as a media in spreading Islam and as accompaniment of the event of Islamic big days, like Muludan, Isra Mi’raj and etc. Now it became an entertainment media and has a strong relation with economic value. In its development, the Gembyung art faced the decreasing phase. It is because of the lack of performing demand. Some of the society chose to be more confident with the modern art. While, the lack of local government’s support in conserving the Gembyung art is also the inhibitor factor that causes the decreasing phase of the Gembyung art. The effort that was given by the artist in conserving the Gembyung art is through spreading the Gembyung art to their families, especially, a youth, in order to grow their love to the Gembyung art, combining the Gembyung art with another traditional art, such as: enjring Burok, Debus, and etc, then add a modern song when performing is one of the solution. Meanwhile, the government’s efforts in conserving the Gembyung art is through accommodating a training for the Gembyung artist, and give helps in providing the instrument of Gembyung.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S SEJ BAC p 2016 Pembimbing: I. Nana Supriatna, II. Syarif Moeis
Uncontrolled Keywords: Gembyung, Kabupaten Cirebon, Kesenian Tradisional, Gembyung, Kabupaten Cirebon, Traditional art
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > CB History of civilization
N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 06 Sep 2017 02:07
Last Modified: 06 Sep 2017 02:07
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/25750

Actions (login required)

View Item View Item