TEKNIK HOT SEAT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JEPANG

Dewi, Gadis Oktaviani (2016) TEKNIK HOT SEAT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JEPANG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_JEP_1202321_Title.pdf

Download (314kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1202321_Abstract.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1202321_Table_of_content.pdf

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1202321_Chapter1.pdf

Download (279kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1202321_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (468kB)
[img]
Preview
Text
S_JEP_1202321_Chapter3.pdf

Download (408kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1202321_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (600kB)
[img]
Preview
Text
S_JEP_1202321_Chapter5.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1202321_Bibliography.pdf

Download (273kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1202321_Appendix1.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (296kB)
[img] Text
S_JEP_1202321_Appendix2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (235kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Masalah yang sering ditemukan pada siswa dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Jepang yaitu diantaranya siswa seringkali merasa bingung dan tidak percaya diri untuk berbicara bahasa Jepang. Hal ini dikarenakan kurangnya latihan pada keterampilan berbicara. Peneliti memilih teknik Hot Seat untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam berbicara bahasa Jepang. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui kemampuan berbicara bahasa Jepang siswa sebelum diterapkan teknik Hot Seat, 2) Mengetahui kemampuan berbicara bahasa Jepang siswa setelah diterapkan teknik Hot Seat, 3) Mengetahui ada atau tidaknya perbedaan kemampuan berbicara bahasa Jepang siswa sebelum dan sesudah sebelum dan sesudah diterapkannya teknik Hot Seat, 4) Mengetahui tanggapan siswa mengenai teknik Hot Seat dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Jepang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu dan dengan desain penelitian one group pre-test-post-test design. Instrumen yang digunakan berupa tes lisan dan angket. Sampel yang digunakan adalah siswa anggota ekstrakulikuler Nihon Kai SMAN 10 Bandung tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 15 orang. Hasil analisis data menunjukkan perolehan nilai rata-rata siswa sebelum diterapkannya teknik Hot Seat yaitu sebesar 48 dan setelah diterapkannya teknik Hot Seat meningkat menjadi 67,67. Berdasarkan perhitungan statistik komparasional didapatkan hasil thitung sebesar 7,84 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% adalah 2,14 dan taraf signifikansi 1% adalah 2,95, ini berarti thitung > ttabel , maka Hk diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan berbicara bahasa Jepang siswa sebelum dan sesudah diterapkannya teknik Hot Seat. Kemudian, berdasarkan hasil analisis data angket, sebagian besar siswa memberikan respon positif terhadap Teknik Hot Seat untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Jepang.;--- In a Japanese language course, perplexity and lack of confidence in speaking were two things that students usually found as the most occuring problem. Those were usually caused by the lack of practice. That's why we used this Hot Seat technique in order to improve the students speaking capability in Japanese. The research aimed to: 1) Discover student’s Japanese speaking ability before the aplication of Hot Seat technique, 2) Discover student’s Japanese speaking ability after the aplication of Hot Seat technique, 3) Discover any difference in studetns Japanese speaking ability before and after the application of the Hot Seat technique, 4) Obtain student’s response toward Hot Seat Technique for improving Japanese Speaking Proficiency. This is a quantitative research which uses a quasi-experimental method and a one group pretest-postest design. The applied instruments were verbal questions and a questionnaire. The samples were consisted of 15 participants from SMAN 10 Nihon Kai club member, academci year of 2015/2016. This research indicates that the students' average score after the appliance of hot seat technique went up to 67,67 as compared to the average score before the appliance of the said technique which scored 48. According to the comparative statistics quantification, the number of tcount resulted as 7 84 and ttable on signification level of 5% as 2,14, and on the signification level of 1% as 2,95, which means the amount of tcount>ttable, which also means an acceptable Hk and rejected Ho. So it can be concluded that there was some significant difference concerning the effect of hot seat technique usage. Also, according to the questionnaire's data analysis, most of the students gave a positive response towards the hot seat technique as an improvement method of Japanese language speaking ability.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No.panggil : S JEP DEW t-2016; Pembimbing : I.Dianni Risda, II. Aep Saeful Bachri.
Uncontrolled Keywords: Keterampilan Berbicara, Keterampilan Berbicara Bahasa Jepang, Teknik Hot Seat, Speaking Skill; Japanese Speaking Skill, Hot Seat Technique.
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 04 Sep 2017 09:08
Last Modified: 04 Sep 2017 09:08
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/25688

Actions (login required)

View Item View Item