ANALISIS PENGGUNAAN ONOMATOPE YANG MENYATAKAN PERASAAN DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG

Karlina, Rina (2016) ANALISIS PENGGUNAAN ONOMATOPE YANG MENYATAKAN PERASAAN DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_JEP_1200681_Title.pdf

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1200681_Abstract.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1200681_Table_of_Content.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1200681_Chapter 1.pdf

Download (247kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1200681_Chapter 2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (424kB)
[img]
Preview
Text
S_JEP_1200681_Chapter 3.pdf

Download (240kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1200681_Chapter 4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (838kB)
[img]
Preview
Text
S_JEP_1200681_Chapter 5.pdf

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_JEP_1200681_Bibliography.pdf

Download (328kB) | Preview
[img] Text
S_JEP_1200681_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (554kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Di dalam bahasa Jepang terdapat onomatope yang merupakan kata yang mewakili arti dari suatu bunyi, perbuatan, dan tindakan yang terjadi di dalam suatu situasi. Onomatope dalam bahasa jepang tidak hanya digunakan untuk menggambarkan tiruan suara ataupun keadaan benda mati saja, namun juga mengungkapkan perasaan manusia dan psikologis manusia. Secara lebih khusus lagi onomatope yang mengungkapkan perasaan disebut gijougo. Gijougo merupakan onomatope yang menjelaskan tentang keadaan yang dirasakan oleh manusia dalam suatu keadaan tertentu yang tidak dapat didengar bunyinya. Gijougo ini berfungsi menggambarkan seberapa dalam emosi dari perasaan yang dirasakan agar mudah dipahami dalam proses komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan penggunaan dan makna onomatope yang menyatakan perasaan dalam kalimat bahasa Jepang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data-data yang relevan mengenai onomatope yang menyatakan perasaan dalam berbagai buku, artikel dan website yang relevan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan keseleruhan penelitian yang dilakukan, penelitian ini menemukan 25 onomatope, yaitu 5 onomatope perasaan senang, 5 onomatope perasaan sedih, 5 onomatope perasaan takut, 5 onomatope perasaan marah dan 5 onomatope perasaan kaget. Penelitian ini menunjukan pentingnya onomatope dalam percakapan sehari-hari, sebagai kata yang mengakrabkan. Serta memperoleh kesimpulan bahwa setiap masing-masing perasaan memiliki penggunaan kalimat yang hampir sama dari setiap onomatope, memiliki makna yang berbeda meskipun sama-sama diungkapkan untuk mengungkapkan suatu perasaan, misalnya perasaan senang, sedih, takut, dan marah. Dan jika dilihat dari maknanya dapat diketahui tingkatan atau derajat seberapa dalam emosi atau perasaan itu dirasakan.;--- In Japanese there is an onomatopoeic word representing the meaning of a sound, deeds, and actions that occurred in the situation. Onomatope in Japanese language is not only used to describe the state of an imitation sound or an inanimate object, but also express human feelings and psychological. More particularly, onomatopes which express the feeling are called gijougo. Gijougo is an onomatope which describes the circumstances perceived by humans in a particular situation that you cannot hear the sound. This Gijougo functions to illustrate how deeply the emotions of feeling that is felt to be easily understood in the communication process. This study aims to describe the use of onomatopoeic words and meanings that express feelings in Japanese. The method used in this research is analytical qualitative descriptive by collecting relevant data about the onomatope to state feelings in various books, novels, articles and relevant websites. Based on the analysis of data and discussion of the research, the study found 25 onomatopes to express feelings, that are 5 onomatopes to express excitement, 5 onomatopes to express sadness, 5 onomatopes to express fear, 5 onomatopes to express angry and 5 onomatopes to express shock. This study shows the importance of onomatope in everyday conversation, as a familiarizing word. As well as the conclusion that every individual has a feeling of use of the phrase is almost the same from each onomatopoeic, each feeling has different meanings though equally disclosed to express a feeling, such as feeling happy, sad, scared, and angry. When be seen from the meaning, it can be seen how deep the level or degree of emotion or feeling in its feel

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S JEP KAR a 2016 Pembimbing: I. Herniwati, II. Noviyanti Aneros
Uncontrolled Keywords: Analisis, Onomatope, Penggunaan, Perasaan, Analysis, Onomatope, Using, Feeling
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 04 Sep 2017 09:07
Last Modified: 04 Sep 2017 09:07
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/25674

Actions (login required)

View Item View Item