PERANAN KOMUNITAS PEDULI LINGKUNGAN DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT AKAN KELESTARIAN LINGKUNGAN.

Ahmad, Rizal (2016) PERANAN KOMUNITAS PEDULI LINGKUNGAN DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT AKAN KELESTARIAN LINGKUNGAN. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_SOS_1104853_Title.pdf

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104853_Abstrak.pdf

Download (270kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104853_Table_of_content.pdf

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104853_Chapter1.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1104853_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (510kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104853_Chapter3.pdf

Download (275kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1104853_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (845kB)
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104853_Chapter5.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_SOS_1104853_Bibliography.pdf

Download (194kB) | Preview
[img] Text
S_SOS_1104853_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (174kB)
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Menurunnya tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan saat ini, menuntut kita sebagai umat manusia untuk melakukan sebuah upaya yang nyata agar keadaan lingkungan kembali asri seperti semula. Melalui ide-ide yang kreatif dan inovatif yang digagas oleh komunitas Kuya Tilubelas, peranan masyarakat sebagai subjek pembangunan berusaha dibangkitkan kembali, supaya proses revitalisasi kebersihan sungai Cikapundung dapat segara diwujudkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif guna mengungkap proses penyebaran gagasan dan respon yang diberikan oleh masyarakat setelah tersebarnya inovasi ke dalam sistem sosial. Hasil penelitian mengungkapkan model konseptual yang sedang disebarkan oleh komunitas kepada masyarakat RW 13 Tamansari yaitu berupa gagasan yang bernama gerakan Cikapundung bersih. Gagasan ini bertujuan untuk menyadarkan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan ikut mengelola kebersihan lingkungan di sekitar sungai Cikapundung. Bentuk Implementasi dari gagasan tersebut yaitu berupa kegiatan yang terdiri dari delapan program kegiatan, dimana setiap program memiliki tahapan-tahapan yang dikhususkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sesuai dengan kemampuan komunitas di tiap periodenya. Kemudian untuk mengkomunikasikan gagasan ini kepada masyarakat, komunitas menggunakan dua saluran komunikasi (intrapersonal dan media massa) untuk mempermudah masyarakat mencari informasi tentang gagasan gerakan Cikapundung bersih, dari hasil penelitian menunjukkan empat RT dapat menerima dan mengadaptasi gagasan yang disebar kan oleh komunitas, sementara tiga RT yang telah mencoba kegiatan dari komunitas memilih untuk tidak lagi mengadaptasi gagasan gerakan Cikapundung bersih. Kendala yang dialami selama proses penyebaran gagasan sangat beragam, mulai dari masalah dana, kekonsistenan dalam menjaga ketertiban, hingga diskontinuansi inovasi.;--- Lack of people’s awareness in maintaining environment demands human being to keep it clean. Thorugh thoughts of creativity and innovative are poured into action by Kuya Tilubelas, people’s role as agent of change is trying to be risen again so that revitalization process to keep river staying clean will immediatelly occur as it was before. This study uses qualitative approach with descriptive method to reveal the diffusion of ideas and response given by society after inovation to be part of social system. The result of this study exposes that conceptual mode has been spreaded by community to society of RW 13 Tamansari outcoming a thought of movement “Cikapundung clean”. This idea aims to wake up all elements to get involved and maintain environment staying clean around Cikapundung’s river. Implementation of these thoughts have eight programs where every propgram has steps to increase participation. To communicate this idea, community uses two approaches (intrapersonal and mass media) to ease society in looking for information about movement of Cikapundung clean, from this study shows that four RTs receive and adapt ideas while three of them choose no longer to adapt this diffusion and innovation. Barriers in spreading these ideas are variative which is lack of financial support, inconsistent and unsustainable innovation.

Item Type: Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
Additional Information: No.panggil : S SOS AHM p-2016; Pembimbing : I.Siti Komariah, II.Cecep Darmawan.
Uncontrolled Keywords: Komunitas Peduli Lingkungan, Partisipasi Masyarakat, Kelestarian Lingkungan, Inovasi, Community of environment, people’s participation, environment maintenance, innovation.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 28 Aug 2017 06:01
Last Modified: 28 Aug 2017 06:01
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/25231

Actions (login required)

View Item View Item