PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Rohmansyah, _ (2016) PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PSGD_1106914_Title.pdf

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSGD_1106914_Abstract.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSGD_1106914_Table_of_content.pdf

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSGD_1106914_Chapter1.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] Text
S_PSGD_1106914_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (247kB)
[img]
Preview
Text
S_PSGD_1106914_Chapter3.pdf

Download (193kB) | Preview
[img] Text
S_PSGD_1106914_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (205kB)
[img]
Preview
Text
S_PSGD_1106914_Chapter5.pdf

Download (56kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PSGD_1106914_Bibliography.pdf

Download (53kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini berjudul “penerapan pendekatan konstektual dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa” .penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkrmbangan pelaksanaan pembelajaran IPA pada pokok bahasan wujud benda dan sifatnya dengan menerapkan pendekatan konstektual dan peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan pendekatan konstektual .subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 43 siswa pada tahun pelajaran 2015-2016 di SDN SKM kabupaten cianjur . penelitian ini berawal dari rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA yang masih di bawah KKM yaitu 70. Berdasarkan pengalaman peneliti ,bahwa guru selama ini terbiasa dengan menerapkan pendekatan yang konvensional.oleh karena itu,peneliti melakukan penelitian tindakan ini dengan menerapkan pendekatan konstektual yang sebelumnya belum pernah dilakukan oleh peneliti sebagai guru dalam pembelajar yang terdiri dari tujuh prinsip yaitu: (1) konstruktivisme;(2) masyarakat belajar ; (3) pemodelan; (4) penemuan; (5) bertanya; (6) penilaian otentik ; (7) refleksi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dimulai dari perencanaan tindakan,pelaksanaan tindakan,observasi,dan refleksi kemudian dibuat perencanaan perbaikan yang digunakan dalam siklus selanjutnya. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Pada suklus I,submateri yang menjadi topic pembahasan adalah wujud benda cair dan sifatnya , sedangkan pada siklus II tentang sub materi wujud benda padat dan gas serta sifatnya.pada siklus I terdapat lima prinsip yang belum terlaksana dengan baik yaitu prinsip konstruktivisme,masyarakat belajar,bertanya,penemuan dan refleksi.sedangkan pada siklus II hanya satu prinsip yang belum terlaksana dengan baik yaitu prinsip penemuan.instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dan instrument lembar evaluasi hasil belajar IPA siswa.hasil penelitian menunjukan telah terjadi perkembangan pelaksanaan pembelajaran dari siklus I ke siklus II yang diiringi dengan peningkatan hasil belajar IPA siswa dari siklus I ke siklus II .data menunjukan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I termasuk criteria sedang dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar sebesar 60,16.pada siklus II mengalami peningkatan nilai rata-rata yang cukup besar , sebesar 10,31 point,data perolehan nilai rata-rata hasil belajar pada siklus II sebesar 70,47 dengan criteria hasil belajar siswa sedang.persentase jumlah siwa pada batas dan di atas KKM juga meningkat dari siklus I dan siklus II.pada siklus I persentase jumlah siswa pada batas dan di atas KKM sebesar 28% .pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 38% data persentasi jumlah siswa pada batas dan di atas KKM pada siklus II sebesar 66%. --- This study entitled "contextual approach implementation in science teaching to improve student learning outcomes" .penelitian perkrmbangan aims to describe the implementation of the science lesson on the subject of the states of matter and nature by applying contextual approach and improving student learning outcomes after application of contextual approach in research .subjek this is the fourth grade students numbering 43 students in the academic year 2015-2016 in cianjur district SKM SDN. This study originated from low learning outcomes of students in science subjects are still under KKM is 70. Based on the experience of researchers, that the teacher had been accustomed to applying the approach konvensional.oleh Therefore, researchers conducted a study of this action by applying a contextual approach previously has never been done by the researchers as a teacher in a learner consists of seven principles: (1) constructivism; (2) the learning society; (3) modeling; (4) the invention; (5) ask; (6) authentic assessment; (7) reflection. This study uses classroom action research (PTK) which starts from action planning, action, observation, and reflection then made planning improvements used in the next cycle. This study was conducted by two cycles. In suklus I, submateri which became a discussion topic is the liquid form and nature, while in the second cycle of the sub-material form as well as solids and gas sifatnya.pada first cycle there are five principles that has not done well, namely the principles of constructivism, learning community, ask , discovery and refleksi.sedangkan the second cycle is only one principle that has not done well is the principle penemuan.instrumen observation sheet consisted of the implementation of learning and learning outcomes evaluation sheets instrument IPA siswa.hasil research shows there has been a progress in implementing the lessons learned from the first cycle to the second cycle is accompanied by an increase in science learning outcomes of students from the first cycle to the second cycle the data showed that results for students in the first cycle including acquisition criteria being the average value of the learning outcomes of the second cycle 60,16.pada increased average value average sizeable, amounting to 10.31 points, the data acquisition of the average value of learning outcomes in the second cycle of 70.47 with the criteria of student learning outcomes sedang.persentase number of Siwa on the boundary and above KKM also increased from the first cycle and the second cycle .In the first cycle of the percentage of the number of students on the boundary and above KKM 28% .In the second cycle increased by 38% the percentage of data limit the number of students at and above KKM on the second cycle of 66%.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil : S PGSD ROH p-2016; Pembimbing : 1. Sandi Budi Irawan, 2. Dwi Heryanto
Uncontrolled Keywords: penerapan, pendekatan, kontekstual, pembelajaran hasil, siswa, hasil siswa, IPA, pendektan kontekstual, science, teaching science, student, teaching student, contextual approach , contextual, outcomes, learning
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 11 Aug 2017 03:40
Last Modified: 11 Aug 2017 03:40
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/24735

Actions (login required)

View Item View Item