PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAME TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

Karimah, Hanna (2016) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAME TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_PGSD_1200335_Table_of_content.pdf

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1200335_Title.pdf

Download (350kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1200335_Abstract.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1200335_Chapter1.pdf

Download (228kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1200335_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (360kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1200335_Chapter3.pdf

Download (362kB) | Preview
[img] Text
S_PGSD_1200335_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (719kB)
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1200335_Chapter5.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_PGSD_1200335_Bibliography.pdf

Download (269kB) | Preview
Official URL: http://repository.upi.edu

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya gejala rendahnya keterampilan sosial pada diri siswa, seperti kurangnya sikap toleransi, kerja sama dan tanggung jawab dalam mengerjakan tugas kelompok yang diberikan oleh guru. Hal tersebut membuat peneliti perlu menumbuhkan keterampilan sosial siswa dengan cara menyusun strategi dalam pembelajaran. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang penerapan model kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT) untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas V salah satu sekolah dasar di kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas menurut Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Partisipan dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas 5 SDN CK Bandung yang berjumlah 22 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan siswa dan catatan lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi yang digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif dan tes hasil belajar sebagai data kuantitaif. Hasil observasi diolah dengan reduksi data, klasifikasi data, display data dan verifikasi data. Sedangkan tes diolah dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan model kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT) ini dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas VA. Hal ini terlihat dari peningkatan persentase keterampilan sosial siswa pada siklus I mencapai 68,2% . sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 87,2% dan pada siklus III meningkat menjadi 91,5%.; Background of this research is the lack of social skill of students. This can be seen from the absence of tolerance, cooperation and responsibility in the task group. It makes researchers feel the need to develop the students' social skills by how to strategize in learning. The general objective of this research was to describe implementation Teams Game Tournament (TGT) the type of cooperative learning model to improve the social skills of fifth grade students in CK elementary schools. This study uses methods classroom action research according to Kemmis and Mc. Taggart consisting of planning, implementation, observation, and reflection. Participants in this study were teachers and students in fifth grade CK elementary school Bandung, amounting to 22 peoples. The research instrument used is the observation sheet teacher and student activities and field notes. The data collection is done by observation techniques used to collect qualitative data and test results of learning as quantitative data. The results of observations processed with data reduction, data classification, data display and data verification. While, the test processed by calculating the average value and the percentage of mastery learning. The conclusion from this research is the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) the type of cooperative learning model can improve social skills fifth grade students. It’s evident from the increase in the percentage of social skills of students in the first cycle reached 68.2%, in the second cycle increased to 87.2% and in the third cycle increased to 91.5%.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Additional Information: No. Panggil: S PGSD KAR p-2016; Pembimbing: I. Tatang Syaripudin, II. Dwi Heryanto
Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT (Teams Game Tournament), Keterampilan Sosial, TGT (Teams Games Tournament) type Cooperative Learning Model, Social Skills
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pedagogik > PGSD Bumi Siliwangi
Depositing User: Mr mhsinf 2017
Date Deposited: 10 Aug 2017 00:41
Last Modified: 10 Aug 2017 00:41
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/24612

Actions (login required)

View Item View Item