PENGGUNAAN GAYA BAHASA DI LINGKUNGAN TERMINAL :Studi Kasus terhadap Sopir, Kernet, dan Calo di Terminal Ledeng Kota Bandung

Iskandar, Deni (2013) PENGGUNAAN GAYA BAHASA DI LINGKUNGAN TERMINAL :Studi Kasus terhadap Sopir, Kernet, dan Calo di Terminal Ledeng Kota Bandung. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
S_IND_0808218_Title.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_0808218_Abstract.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_0808218_Table_of_Content.pdf

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_0808218_Chapter1.pdf

Download (338kB) | Preview
[img] Text
S_IND_0808218_Chapter2.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (302kB)
[img]
Preview
Text
S_IND_0808218_Chapter3.pdf

Download (291kB) | Preview
[img] Text
S_IND_0808218_Chapter4.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (861kB)
[img]
Preview
Text
S_IND_0808218_Chapter5.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text
S_IND_0808218_Bibliography.pdf

Download (265kB) | Preview
[img] Text
S_IND_0808218_Appendix.pdf
Restricted to Staf Perpustakaan

Download (335kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya penggunaan gaya bahasa sarkasme di lingkungan terminal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa, situasi komunikasi, dan respon pendengar terhadap gaya bahasa di terminal Ledeng Kota Bandung. Teori yang melandasi penelitian ini diutarakan oleh Leech mengenai situasi tutur serta Keraf dan Tarigan mengenai gaya bahasa. Analisis penelitian ini beranjak dari tiga pokok permasalahan, yaitu: (1) Gaya bahasa apa sajakah yang digunakan dalam tuturan sopir, kernet, dan calo di terminal Ledeng Kota Bandung, (2) Dalam situasi tuturan komunikasi apakah gaya bahasa tersebut digunakan oleh sopir, kernet, dan calo di terminal Ledeng Kota Bandung, (3) Bagaimanakah respon pendengar terhadap penggunaan gaya bahasa yang digunakan oleh sopir, kernet, dan calo di terminal Ledeng Kota Bandung. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sejalan dengan pendekatan penelitian yang digunakan, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penulis akan mendeskripsikan masalah yang ada yaitu tentang gaya bahasa dalam tuturan sopir, kernet, dan calo di terminal Ledeng Kota Bandung.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik observasi, rekam, simak, libat, dan cakap. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan berupa kartu data dan angket penelitian yang di dalamnya terdapat poin-poin yang berkorelasi dengan masalah yang akan di teliti. Terdapat tiga temuan dalam penelitian ini. Pertama, berdasarkan hasil analisis data, gaya bahasa sarkasme (93,6%) dan sinisme (6,4%) mendominasi penggunaan gaya bahasa dalam 45 peristiwa tuturan sopir, calo, dan kernet di terminal Ledeng pada bulan Oktober- November tahun 2012. Kedua, berdasarkan hasil analisis dalam kartu data, ditemukan bahwa pemakaian gaya bahasa sarkasme dan sinisme dalam 45 peristiwa tutur antara sopir, kernet dan calo di terminal Ledeng cukup bervariasi. Sebanyak 32 peristiwa tutur (71, 2%) di antaranya dianggap hal yang biasa saja dan tidak menyakiti perasaan. Namun, sebanyak 13 peristiwa tutur (28, 8%) lainnya dianggap sebagai hal yang bisa menyakiti perasaan dan dapat menimbulkan perkelahian. Ketiga, berdasarkan kuesioner yang dibagikan kepada 20 responden yang berasal dari profesi dan lingkungan yang berbeda menyatakan bahwa gaya bahasa sarkasme dan sinisme yang dituturkan oleh para sopir, kernet, dan calo tergolong tuturan kasar dan bisa menyakiti hati, bahkan menimbulkan perkelahian. Berdasarkan tiga temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa sarkasme dan sinisme tidak dapat dilihat dari apa yang diucapkan, akan tetapi dilihat dari konteks penggunaannya. Tanpa melibatkan konteksnya suatu percakapan dapat dianggap hambar dan biasa saja. This research is motivated many stylistic use of sarcasm in the terminal environment . The purpose of this study to describe the style of language , communication situation , and audience response to the style of language in Bandung Plumbing terminal . The theory underlying this research expressed by Leech said of the situation and Tarin Keraf and stylistic abilities. This study analyzes moved from the three main issues , namely : ( 1 ) what are the style of language used in the speech driver , helper , and brokers in Bandung Plumbing terminal , ( 2 ) In situations of speech communication is the language style used by the driver , helper , and brokers in Bandung Plumbing terminal , ( 3 ) How to use listener response style that is used by the driver , helper , and brokers in Bandung Plumbing terminal. The research approach used in this study is a qualitative approach . In line with the approach used in this study , the method used in this research is descriptive method . Authors will describe the problems that exist with respect to the language in the speech style driver , helper , and brokers in the City Plumbing Bandung. Teknik terminal data collection is to use observation techniques , record , see , involved , and competent . In this study , the instrument used in the form of a data card and a questionnaire study in which there are points that correlate with the problems that will be investigated. There are three findings in this study . First , based on the results of data analysis, stylistics sarcasm ( 93.6 % ) and cynicism ( 6.4 % ) dominates the use of force in the 45 events of speech language driver , brokers , and helper in Plumbing terminal in October-November of 2012 . Secondly , based on the analysis of the data card , it was found that the use of language style sarcasm and cynicism in speech events among 45 drivers, conductors and touts at the terminal Plumbing quite varied . Said a total of 32 events ( 71 , 2 %) were considered normal thing and not hurt feelings . However , said as many as 13 events ( 28 , 8 % ) are being considered as things that could hurt feelings and can lead to fights . Third , based on questionnaires distributed to 20 respondents from different professions and environment stating that the style of sarcasm and cynicism language spoken by the drivers , conductors and touts considered rude and speech can hurt , even cause fights . Based on these three findings , it can be concluded that the sarcasm and cynicism can not be seen from what was said , but viewed from the context of its use . Without involving the context of a conversation can be considered bland and ordinary.

Item Type: Skripsi,Tesis,Disertasi (S1)
Subjects: Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (nonpendidikan)
Divisions: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (nonpendidikan)
Depositing User: Riki N Library ICT
Date Deposited: 21 Oct 2013 02:25
Last Modified: 21 Oct 2013 02:25
URI: http://repository.upi.edu/id/eprint/2428

Actions (login required)

View Item View Item